Advertisement
Peristiwa Daerah

Banjarnegara Kembali Dirundung Tanah Bergerak 5 Rumah Berpenghuni 21 Jiwa Rusak

Intensitas hujan yang masih cukup tinggi di daerah Banjarnegara Utara Kembali menyebabkan tanah longsor dan tanah bergerak di Dusun Sukawera RT 04/RW 2 Desa Pesuruhan Kecamatan Karangkobar, Minggu siang (13/6/2021).

TIMES Indonesia,
Banjarnegara Kembali Dirundung Tanah Bergerak 5 Rumah Berpenghuni 21 Jiwa Rusak
Tanah bergerak dan rumah penduduk yang rusak di Dusun Sukawera Desa Pesuruhan, Karangkobar, Banjarnegara (FOTO : Forkopimcam Karangkobar for TIMES Indonesia)
A-AA+

BANJARNEGARA Intensitas hujan yang masih cukup tinggi di daerah Banjarnegara Utara Kembali menyebabkan tanah longsor dan tanah bergerak di Dusun Sukawera RT 04/RW 2 Desa Pesuruhan Kecamatan Karangkobar, Minggu siang (13/6/2021).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Hingga berita ini ditulis warga masih dalam kondisi panik karena khawatir terjadi longsor susulan apalagi malam ini cuaca mendung.

Advertisement

Data sementara yang diterima TIMES Indonesia menyebutkan pergeseran tanah sejak hujan deras terus menerus pada Jumat lalu (11/6/2021) sudah mencapai 15 meter Minggu siang.

Bangunan yang terdampak tanah bergerak tercatat  5 (lima) rumah milik Sumaryo (55), Pono (37), Hermanto (38),  Sugi (45) dan Sumardi (60 ) dengan total jiwa penghuni 21 jiwa.

Sebagian besar kondisi  rumah mereka mengalami  retak- retak pada bagian lantai dan dinding tembok. Sementara lahan pertanian produktif yang rusak diperkirakan mencapai 1 ha lebih berada di  Blok Sarangan Desa Pasuruhan berupa Kebun salak, cabe, Kapulaga dan Sawah

Adapun  lahan kebun yang terdampak  adalah milik Ny Kayem (43), Surisno (55), Suparno (56) Sulyono (54), Mismoyo (45), Priantono (alm),  Wartono (50) dan Tursidi (60).

Tanah bergerak dan rumah penduduk yang rusak a

Menurut Nuryono (45) Ketua RT 04 RW 2 dan Ratno (49) Kadus Sukawera, karena hujan lebat pada Jum'at (11/6/202) tersebut, tidak berapa lama  terjadi pergerakan tanah di kebun lebengan  Blok Sarangan RT 04/02 Dsn Sukawera

Desa Pasuruhan  Kecamatan Karangkobar.

Pada Minggu siang terjadi pergeseran pada rumah penduduk yang dihuni 21 jiwa (6KK). Karena pergeseran terus merembet hingga 15 meter maka warga diminta meninggalkan rumah jika terjadi hujan susulan.

Camat Karangkobar Imron Rosyadi SH saat dikonfirmasi TIMES Indonesia, Minggu menyampaikan pihaknya bersama anggota Polsek, Anggota Koramil  Karangkobar dan perangkat Desa Pasuruhan telah ke lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi dengan dinas terkait.

"Kami  mengimbau kepada warga agar selalu waspada  dan apabila terjadi hujan intensitas tinggi terus menerus untuk meninggalkan rumah atau menjauhi rumahnya. Karena masih ada ancaman terjadi pergerakan tanah perlahan lahan yang saat ini sudah  sejauh sekitar 15 meter.

Sementara Kepala BPBD Banjarnegara Aris Sudaryanto mengaku prihatin atas peristiwa ini dan meminta warga untuk tenang dan waspada karena hujan masing sering terjadi di daerah Banjarnegara Utara. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia