Pendidikan

PGRI Desak Pemerintah Batalkan Wacana PPN Sekolah

Jumat, 11 Juni 2021 - 10:41 | 12.94k
PGRI Desak Pemerintah Batalkan Wacana PPN Sekolah
Seorang guru dan siswa saat melakukan aktivitas kegiatan belajar mengajar di dalam kelas (FOTO: Instagram/Sekolah Cikal)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PGRI Dudung Abdul Qodir mendesak pemerintah, tidak melanjutkan wacana memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada sekolah, atau jasa pendidikan melalui Revisi UU Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Menurut Dudung, tidak pantas pemerintah memungut pajak dari lembaga pendidikan yang seharusnya diberi subsidi. Dia mengatakan bahwa rencana itu sangat kejam, karena polemik gaji guru honorer saja belum selesai.

Dia menjelaskan, jika dibiarkan wacana itu bergulir maka guru sangat dirugikan. Mereka yang selama ini berjuang tanpa pamrih selalu dinodai dengan kebijakan yang selalu memberatkan Ekonomi keluarga setiap hari, padah keluarga di rumah butuh makan.

"PGRI meminta pemerintah dan DPR untuk mengkaji ulang (kebijakan ini). Karena dengan kondisi Covid-19 ini, teman-teman swasta mulai PAUD sampai perguruan tinggi dalam suasana berjuang, suasana sulit," kata Dudung Abdul Qodir di Jakarta, Jumat (11/6/2021).

Sebelumnya, ramai-ramai muncul wacana pemerintah ingin memungut pajak pertambahan nilai (PPN) pada jasa pendidikan atau sekolah. Kabar ini langsung menjadi viral dan polemik di kalangan sekolah, terutama guru. Hal ini tertuang dalam revisi Undang-Undang Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). Dalam aturan tersebut, jasa pendidikan dihapus dari daftar jasa yang tak terkena PPN. Artinya, jasa pendidikan akan segera dikenakan PPN jika revisi KUP 'diketok'.

Jasa pendidikan sebelumnya tidak dikenai PPN tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 223/PMK.011/2014 tentang Kriteria Jasa Pendidikan yang Tidak Dikenai PPN

Dalam Pasal 2 disebutkan kelompok jasa pendidikan yang tidak dikenai PPN adalah jasa penyelenggaraan pendidikan sekolah, seperti jasa penyelenggaraan pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan luar biasa, pendidikan kedinasan, pendidikan keagamaan, pendidikan akademik, dan pendidikan profesional.

Lalu, jasa penyelenggaraan pendidikan luar sekolah juga tak dikenai PPN. Hal ini termasuk jasa pendidikan non formal dan pendidikan formal. Dalam Pasal 4 dijelaskan rincian jasa penyelenggaraan pendidikan, baik yang formal, non formal, dan informal. Sebagai Informasi, untuk pendidikan formal terdiri dari jasa penyelenggaraan pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Indonesia Dikhawatirkan Tak Mampu Bayar Utang, Ini Tanggapan Presiden RI Jokowi
    Indonesia Dikhawatirkan Tak Mampu Bayar Utang, Ini Tanggapan Presiden RI Jokowi
    25/06/2021 - 16:05
  • Ketua DPR RI Puan Maharani Sampaikan Duka Cita Gugurnya Nakes di RSD Wisma Atlet
    Ketua DPR RI Puan Maharani Sampaikan Duka Cita Gugurnya Nakes di RSD Wisma Atlet
    25/06/2021 - 15:57
  • Cerita Kesaktian Mbah Kethok Jenggot, Sang Babat Alas Desa Tremas Pacitan
    Cerita Kesaktian Mbah Kethok Jenggot, Sang Babat Alas Desa Tremas Pacitan
    25/06/2021 - 15:53
  • Urus SIM di Polres Probolinggo, Gratis Vaksin Covid-19
    Urus SIM di Polres Probolinggo, Gratis Vaksin Covid-19
    25/06/2021 - 15:40
  • Sudah 154 Orang yang Bekerja di Lingkungan DPR RI Positif Covid-19
    Sudah 154 Orang yang Bekerja di Lingkungan DPR RI Positif Covid-19
    25/06/2021 - 15:32

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Santri, Ulama, dan Kepemimpinan Nasional
    Santri, Ulama, dan Kepemimpinan Nasional
    25/06/2021 - 08:05
  • Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    24/06/2021 - 17:30
  • Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    24/06/2021 - 16:06
  • BTS Meal dan Masyarakat Modern
    BTS Meal dan Masyarakat Modern
    24/06/2021 - 15:35
  • Birokrasi Adaptif di Era Digital
    Birokrasi Adaptif di Era Digital
    24/06/2021 - 14:02
  • Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    24/06/2021 - 13:00
  • Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    24/06/2021 - 12:24
  • Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    23/06/2021 - 09:18

KULINER

  • Sensasi Unik Kopi Serundeng, Cara Berbeda Menikmati Sajian Kopi
    Sensasi Unik Kopi Serundeng, Cara Berbeda Menikmati Sajian Kopi
    25/06/2021 - 03:36
  • Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    24/06/2021 - 12:00
  • Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    24/06/2021 - 02:34
  • Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    23/06/2021 - 09:00
  • Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    22/06/2021 - 01:16