Peristiwa Daerah Fakta atau Hoaks

[CEK FAKTA] Bangkalan Zona Merah Membara Menuju Hitam

Jumat, 11 Juni 2021 - 08:23 | 53.67k
[CEK FAKTA] Bangkalan Zona Merah Membara Menuju Hitam
Narasi terkait status Kabupaten Bangkalan yang berada pada zona merah.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar sebuah narasi terkait status Kabupaten Bangkalan yang berada pada zona merah menuju hitam di media sosial. Narasi ini tersebar secara berantai di WhatsApp Grup.

Informasi yang beredar mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan, agar penyebaran Covid-19 tidak meluas. 

Berikut narasi yang tersebar di WhatsApp Grup:

Sekedar info, Bangkalan merah membara
mohon Saudara2 tidak melakukan perjalanan ke madura dahulu, 
virus dari madura ini variant mutan afrika yg lebih cepat menyebar dan lbh mematikan
Gimana penyebaran ndak cepat la wong meninggal kena covid diarak seperti ini ndak pakai masker lagi memang angel wong meduro ini angel wes 
Just info 

Bangkalan Madura sedang membara... zona hitam.... pasien COVID stagnan di UGD karena iso penuh.... 4 orang dokter spesialis berpulang dalam 1 hari... perjalanan penyakit sangat cepat... dokter radiologi, tanggal 1 gejala awal, tanggal 2 periksa, tanggal 3 swab dan hasil positif, tanggal 5 hari ini meninggal 

Ini akibat gorenga orang2 yg bilang kt ga perlu takut sm corona, kt hanya takut kepada Allah, benar kalimat nya,  ga di ceritakan pd saat jmn Nabi pun kita dsuruh menghindar, bahkan posisi kt di dlm area terjangkit jg ga blh kmana2..

Bangkalan Zona Merah 7Sumber: Tangkapan layar WhatsApp

CEK FAKTA

Penelurusan Tim Cek Fakta TIMES Indonesia menemukan bahwa informasi terkait Kabupaten Bangkalan yang berada pada zona merah membara, tidak benar. Tidak ada sumber informasi resmi ataupun keterangan resmi pihak terkait tentang zona merah Bangkalan.

Tim Cek Fakta TIMES Indonesia menemukan bahwa update situasi per Kamis 9 Juni 2021, Satgas Covid-19 Jatim menyatakan bahwa Kabupaten Bangkalan berada pada zona oranye. Dalam data yang diunggah melalui akun Instagram resmi Pemprov Jatim, @jatimpemprov, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bangkalan mencapai total 1979 kasus, dengan penambahan 80 kasus baru. 

cek fakta Bangkalan Zona MerahSumber: Tangkapan layar Instagram/@jatimpemprov

Hasil penelusuran lebih lanjut, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kenaikan kasus konfirmasi di Kudus salah satunya dipicu kegiatan wisata religi, yaitu ziarah dan tradisi kupatan yang dilakukan warga 7 hari pasca Hari Raya Idulfitri.

Sedangkan yang terjadi di Kabupaten Bangkalan dipicu dari penulatan klaster keluarga setelah mereka melakukan mudik Lebaran,” katanya saat konferensi pers virtual, Rabu (9/6/2021).

Dia menyebutkan pemerintah pusat telah melakukan langkah cepat dengan berkoodinasi bersama pemerintah daerah. Pemerintah juga memberikan bantuan kepada daerah yang mengalami kenaikan kasus.

cek fakta Bangkalan Zona Merah 3Sumber: Pemerintah Pusat Bertindak Cepat Membantu Pemda Atasi Lonjakan Kasus di Daerah | Covid.go.id

Tim Cek Fakta TIMES Indonesia juga menemukan data bahwa kenaikan kasus Covid-19 di Bangkalan, menyebabkan RSUD  Bangkalan menutup layanan IGD. Lantaran ada sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien Covid-19 dinyatakan positif corona. Salah seorang dokter bahkan telah dilaporkan meninggal dunia.

"Di Bangkalan, terjadi peningkatan kasus, dan benar, direktur RSnya (mengatakan) karena ada yang dokter spesialis radiology yang meninggal, lalu ada beberapa nakes juga terkonfirmasi positif, sehingga mereka mulai hari ini menutup IGD-nya," ujar dia.

cek fakta Bangkalan Zona Merah 4Sumber: IGD RSUD Bangkalan Dibuka, Pasien Covid Dirujuk ke Surabaya | CNN Indonesia

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan protokol kesehatan utamanya menggunakan masker. Lalu menjaga jarak, hidup bersih, mencuci tangan dan mengurangi mobilitas.

"Kuncinya itu menggunakan masker, senjata melawan Covid adalah menggunakan masker," kata Ganip, saat rakor Forkopimda di Jawa Timur, Senin (7/6/2021) malam.

Ia juga meminta Pemda setempat memastikan fasilitas pelayanan kesehatan baik ketersediaan tempat tidur, fasilitas rumah sakit dan tenaga kesehatan.

cek fakta Bangkalan Zona Merah 5Sumber: Soal Penanganan Covid-19 di Bangkalan, Kepala BNPB Pesan Empat Hal | TIMES Indonesia

KESIMPULAN

Menurut hasil penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi mengenai Kabupaten Bangkalan yang berada pada zona merah membara, merupakan informasi yang salah. Karena informasi ini tidak mencantumkan sumber atau data resmi.

Menurut misinformasi dan disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi tentang Kabupaten Bangkalan yang berada pada zona merah membara masuk dalam kategori false context (konteks keliru).

False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.

----

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerjasama dengan 23 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: redaksi.timesmedia@gmail.com atau redaksi@timesindonesia.co.id (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

EKORAN

TERBARU

  • Belasan Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Sejumlah Jalan di Sambongpari Disekat
    Belasan Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Sejumlah Jalan di Sambongpari Disekat
    21/06/2021 - 22:28
  • Belasan Warga Sambongpari Terpapar Covid-19, Puskesmas Lakukan Tes Antigen
    Belasan Warga Sambongpari Terpapar Covid-19, Puskesmas Lakukan Tes Antigen
    21/06/2021 - 22:21
  • Digital Center Kabupaten Mojokerto Diresmikan Hari ini
    Digital Center Kabupaten Mojokerto Diresmikan Hari ini
    21/06/2021 - 22:18
  • Dilepas Arema FC, Sandy Ferizal Berlatih Bersama Persela
    Dilepas Arema FC, Sandy Ferizal Berlatih Bersama Persela
    21/06/2021 - 22:07
  • Dampingi Guru TK, Dosen UAA Sosialisasikan Gizi Seimbang
    Dampingi Guru TK, Dosen UAA Sosialisasikan Gizi Seimbang
    21/06/2021 - 22:04

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Mengulik Karya dari Balik Jeruji Nusakambangan
    Mengulik Karya dari Balik Jeruji Nusakambangan
    21/06/2021 - 21:00
  • Dismacth Output Pendidikan Indonesia
    Dismacth Output Pendidikan Indonesia
    21/06/2021 - 20:08
  • Kedaulatan Neohipokritisme
    Kedaulatan Neohipokritisme
    21/06/2021 - 19:00
  • Bagaimana Pendidikan dan Teknologi Menguatkan Ekosistem Start-up di Indonesia?
    Bagaimana Pendidikan dan Teknologi Menguatkan Ekosistem Start-up di Indonesia?
    21/06/2021 - 15:24
  • Dampak Strategis Tuan Rumah API 2021
    Dampak Strategis Tuan Rumah API 2021
    19/06/2021 - 19:00
  • Potensi Mikroalga sebagai Energi Terbarukan di Indonesia
    Potensi Mikroalga sebagai Energi Terbarukan di Indonesia
    19/06/2021 - 14:50
  • Gerakan Menguatkan ”Rumah Kita”
    Gerakan Menguatkan ”Rumah Kita”
    19/06/2021 - 11:12
  • Konsep Dasar Filsafat Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pemikiran Ibnu Taimiyah
    Konsep Dasar Filsafat Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pemikiran Ibnu Taimiyah
    19/06/2021 - 09:33

KULINER

  • Nikmati Hidangan ala Angkringan di Metland Hotel Cirebon
    Nikmati Hidangan ala Angkringan di Metland Hotel Cirebon
    21/06/2021 - 01:22
  • Hidangan Tinggi Serat dan Rendah Lemak, Ini Resep Sayur Oyong
    Hidangan Tinggi Serat dan Rendah Lemak, Ini Resep Sayur Oyong
    19/06/2021 - 05:25
  • Promo Asian Feast Jadi Menu Andalan Baru di Grand Ambarrukmo Yogyakarta
    Promo Asian Feast Jadi Menu Andalan Baru di Grand Ambarrukmo Yogyakarta
    16/06/2021 - 16:48
  • Kampung Adat Segunung, Desa Wisata Alam dengan Kekuatan Budaya Lokal
    Kampung Adat Segunung, Desa Wisata Alam dengan Kekuatan Budaya Lokal
    16/06/2021 - 07:45
  • Segarkan Siang Bersama Dessert Ala Timtong
    Segarkan Siang Bersama Dessert Ala Timtong
    15/06/2021 - 07:32