Peristiwa Nasional

Tolak Panggilan Komnas HAM, KPK RI Jadi Lembaga yang Tak Kooperatif

Kamis, 10 Juni 2021 - 12:22 | 28.83k
Tolak Panggilan Komnas HAM, KPK RI Jadi Lembaga yang Tak Kooperatif
Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) di Jakarta. (FOTO: Moh Ramli/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) selalu meminta bahkan mengultimatum siapapun untuk bisa kooperatif memenuhi panggilan penyidik, dalam setiap kasus tindak korupsi.

Namun kali ini, lembaga yang dinahkodai oleh Filri Bahuri itu berbuat sebaliknya, saat diminta memenuhi panggilan oleh Komnas HAM kemarin, soal adanya pelanggaran dalam jalannya Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam alih status menjadi ASN.

Bahkan, pimpinan lembaga antirasua itu melayangkan sepucuk surat kembali kepada Komnas HAM. Dan minta dijelaskan kesalahan atau pelanggaran apa yang telah dibuat. Mereka mengklaim, bahwa jalannya TWK yang diikuti oleh semua pegawainya, sudah sesuai dengan UU Nomor 19 Tahun 2019, PP Nomor 41 Tahun 2020, dan Perkom Nomor 1 Tahun 2021.

"KPK ingin memastikan terlebih dulu pemeriksaan dugaan pelanggaran HAM apa, terkait pelaksanaan TWK pengalihan pegawai KPK menjadi ASN," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, di Kantor KPK RI, Jakarta kepada awak media.

Diketahui sebelumnya, sebanyak 75 orang dinonaktifkan oleh pimpinan KPK RI karena dinyatakan tak lulus dari TWK tersebut.

Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi 2

Mereka yang tak lulus itu pun melakukan sejumlah langkah hukum, salah satunya melaporkan pimpinan KPK ke Komnas HAM.

Bukan Hal yang Aneh

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyampaikan, memenuhi panggilan dari lembaga negara lain bukanlah sebuah keanehan. Pasalnya kata dia, pihaknya pun pernah dimintai keterangan oleh Ombudsman.

"Kami sangat berharap sikap kooperatif dari pimpinan KPK dan ini bukan hal yang aneh, saya ingin katakan juga Komnas HAM ini pernah dipanggil oleh lembaga negera yang lain, misalnya Ombudsman," katanya dalam keterangannya.

"Karena ada aduan pihak tertentu kepada Ombusdman, suatu kebijakan Komnas HAM yang menurut mereka itu salah. Ya kita kasih keterangan, kemudian ada kesimpulan, kan begitu," jelasnya.

Bahkan bukan hanya KPK RI, lanjut dia, kebijakan Presiden RI Joko Widodo pun juga kerap diuji oleh pihaknya. "Kebijakan bapak presiden Indonesia juga berkali-kali diuji oleh Komnas HAM," katanya lagi.

Dinilai Arogan

Sikap tak kooperatifnya pimpinan KPK RI menuai kritik dari banyak pihaknya. Salah satunya dari Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI).

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, sikap itu merupakan wujud arogansi dan penghinaan terhadap sistem ketatanegaraan di Indonesia. Seharusnya, sikap negatif tersebut tak dilakukan oleh KPK RI.

“Ini betul-betul bentuk arogansi dan penghinaan terhadap sistem ketatanegaraan kita dan KPK ini memberikan contoh yang buruk,” jelasnya dikutip dari Kompas.com.

“Ini memberikan contoh yang buruk terhadap proses penghormatan terhadap lembaga-lembaga negara,” ujarnya lagi soal KPK RI yang tak kooperatif atas panggilan Komnas HAM terkait TWK. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Asosiasi BPD Banyuwangi Minta Inspektorat Pelototi Anggaran PPKM Mikro
    Asosiasi BPD Banyuwangi Minta Inspektorat Pelototi Anggaran PPKM Mikro
    25/06/2021 - 17:33
  • Bupati Bangkalan Terbitkan Surat Edaran tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha
    Bupati Bangkalan Terbitkan Surat Edaran tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha
    25/06/2021 - 17:26
  • Pemkab Gresik Wajibkan Rekanan Proyek Laporkan Progres Pekerjaan Tiap Termin
    Pemkab Gresik Wajibkan Rekanan Proyek Laporkan Progres Pekerjaan Tiap Termin
    25/06/2021 - 17:12
  • Menjabat Sebagai Kepala BPS yang Baru, Inilah Profil Margo Yuwono
    Menjabat Sebagai Kepala BPS yang Baru, Inilah Profil Margo Yuwono
    25/06/2021 - 17:00
  • Sejumlah Karyawan Positif Covid-19, Kantor Dinkes Bondowoso Lockdown
    Sejumlah Karyawan Positif Covid-19, Kantor Dinkes Bondowoso Lockdown
    25/06/2021 - 16:57

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Integrasi Bisnis-SDGs untuk Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19
    Integrasi Bisnis-SDGs untuk Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19
    25/06/2021 - 16:26
  • Santri, Ulama, dan Kepemimpinan Nasional
    Santri, Ulama, dan Kepemimpinan Nasional
    25/06/2021 - 08:05
  • Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    24/06/2021 - 17:30
  • Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    24/06/2021 - 16:06
  • BTS Meal dan Masyarakat Modern
    BTS Meal dan Masyarakat Modern
    24/06/2021 - 15:35
  • Birokrasi Adaptif di Era Digital
    Birokrasi Adaptif di Era Digital
    24/06/2021 - 14:02
  • Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    24/06/2021 - 13:00
  • Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    24/06/2021 - 12:24

KULINER

  • Sensasi Unik Kopi Serundeng, Cara Berbeda Menikmati Sajian Kopi
    Sensasi Unik Kopi Serundeng, Cara Berbeda Menikmati Sajian Kopi
    25/06/2021 - 03:36
  • Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    24/06/2021 - 12:00
  • Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    24/06/2021 - 02:34
  • Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    23/06/2021 - 09:00
  • Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    22/06/2021 - 01:16