Peristiwa Nasional

Yasonna Dukung Pasal Penghinaan Presiden RI akan Dipenjara di RUKHAP

Rabu, 09 Juni 2021 - 16:12 | 9.39k
Yasonna Dukung Pasal Penghinaan Presiden RI akan Dipenjara di RUKHAP
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly. (FOTO: Liputan6.com)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly turut angkat bicara soal adanya pasal penghinaan Presiden dan Wakil Presiden di draf Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).

Politisi PDIP itu menilai, RKUHP itu adalah sah-sah saja. Pasalnya, hal bertujuan untuk mempidanakan pihak-pihak yang menyerang harkat dan martabat presiden secara personal. Dan bukan untuk membungkam kritik terhadap kebijakan.

"Mengkritik presiden itu sah, kritik kebijakan sehebat-hebatnya kritik. Bila tidak puas pun ada mekanisme konstitusi. Tapi sekali soal personal, yang kadang-kadang dimunculkan, presiden kita dituduh secara personal dengan segala macam isu," katanya, dalam rapat kerja bersama Komisi III di Gedung DPR RI, Rabu (9/6/2021).

Yasonna menyampaikan, UU serupa bukan hanya diterapkan di Indonesia saja. Namun sudah banyak dilakukan di Negara lain. Salah satunya yang paling keras kata dia, yakni di Thailand.

"Di Thailand lebih parah, jangan coba-coba menghina raja, itu urusannya berat, bahkan di Jepang dan beberapa negara hal yang lumrah," ujarnya.

Seperti yang diketahui, RKUHP terbaru memang membuka kemungkinan menjerat masyarakat menyerang harkat serta martabat Presiden dan Wakil Presiden melalui media sosial dengan pidana penjara selama 4,5 tahun atau denda paling banyak Rp 200 juta.

Itu tertuang dalam Pasal 219 Bab II. Tentang Tindak Pidana Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden.

"Setiap orang yang menyiarkan, mempertunjukkan, atau menempelkan tulisan atau gambar sehingga terlihat oleh umum, memperdengarkan rekaman sehingga terdengar oleh umum, atau menyebarluaskan dengan sarana teknologi informasi yang berisi penyerangan kehormatan atau harkat dan martabat terhadap Presiden atau Wakil Presiden dengan maksud agar isinya diketahui atau lebih diketahui umum dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun 6 bulan atau pidana denda paling banyak kategori IV," demikian bunyi pasalnya.

Sementara itu, penyerangan kehormatan pada harkat dan martabat Presiden serta Wakil Presiden yang tidak melalui media sosial bisa dijerat dengan pidana penjara maksimal 3,5 tahun atau denda Rp 200 juta. Hal itu tertuang di Pasal 218 ayat 1.

Di Pasal 218 ayat 2 kemudian dinyatakan bahwa tindakan tidak dikategorikan penyerangan kehormatan atau harkat dan martabat jika dilakukan untuk kepentingan umum atau pembelaan diri.

Demikian pasal penghinaan Presiden dan Wakil Presiden di draf Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP). (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Komisi IV DPR RI Dorong Kebijakan Pupuk Bersubsidi Lebih Tepat Sasaran
    Komisi IV DPR RI Dorong Kebijakan Pupuk Bersubsidi Lebih Tepat Sasaran
    14/06/2021 - 21:35
  • Tumbuhkan Budaya Literasi Anak, PDI Perjuangan Bagikan Buku Bung Karno Bapak Bangsa
    Tumbuhkan Budaya Literasi Anak, PDI Perjuangan Bagikan Buku Bung Karno Bapak Bangsa
    14/06/2021 - 21:18
  • Rumah Kosong, Maling Gasak Perhiasan dan Puluhan Juta Uang Tunai
    Rumah Kosong, Maling Gasak Perhiasan dan Puluhan Juta Uang Tunai
    14/06/2021 - 21:11
  • Sinergi Polbangtan Malang dan Pemkab Pacitan Bangun Pertanian Daerah
    Sinergi Polbangtan Malang dan Pemkab Pacitan Bangun Pertanian Daerah
    14/06/2021 - 21:07
  • Diduga Akibat Arus Pendek, Tiga Rumah di Majalengka Terbakar
    Diduga Akibat Arus Pendek, Tiga Rumah di Majalengka Terbakar
    14/06/2021 - 21:02

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ichhatigkeit
    Ichhatigkeit
    14/06/2021 - 13:29
  • Kacamata Akademisi: Tes Wawasan Kebangsaan Berujung Peretasan?
    Kacamata Akademisi: Tes Wawasan Kebangsaan Berujung Peretasan?
    14/06/2021 - 13:06
  • Distrosi di Balik Sebuah Inovasi Pendidikan
    Distrosi di Balik Sebuah Inovasi Pendidikan
    14/06/2021 - 11:33
  • Kasus Tambang Emas Sangihe, Mari Kita ‘Sumpek’ dengan Elegan
    Kasus Tambang Emas Sangihe, Mari Kita ‘Sumpek’ dengan Elegan
    14/06/2021 - 10:33
  • Mengenal Infeksi Jamur Hitam (Mucormycosis) di India
    Mengenal Infeksi Jamur Hitam (Mucormycosis) di India
    14/06/2021 - 08:39
  • Sebenarnya, Apa Sih Maunya Bung Karno Itu?
    Sebenarnya, Apa Sih Maunya Bung Karno Itu?
    14/06/2021 - 05:38
  • Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    12/06/2021 - 13:56
  • Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    12/06/2021 - 10:30

KULINER

  • Dawet Ayu Bu Seni, Satu-Satunya Kuliner Tradisional di Taman Ganjaran
    Dawet Ayu Bu Seni, Satu-Satunya Kuliner Tradisional di Taman Ganjaran
    13/06/2021 - 16:03
  • Sensasi Nikmatnya Bakmi Jawa di Kopi Luwak Mataram Yogyakarta
    Sensasi Nikmatnya Bakmi Jawa di Kopi Luwak Mataram Yogyakarta
    13/06/2021 - 06:16
  • Chef Grand Aston Yogyakarta Ciptakan Menu Makanan Plant-Based
    Chef Grand Aston Yogyakarta Ciptakan Menu Makanan Plant-Based
    13/06/2021 - 05:22
  • Cimplung Kuliner Tradisional Masyarakat Pangandaran yang Mulai Terlupakan
    Cimplung Kuliner Tradisional Masyarakat Pangandaran yang Mulai Terlupakan
    13/06/2021 - 00:12
  • Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    12/06/2021 - 11:00