Politik

Wujudkan Janji Politik, NasDem Dorong Revisi UU Pendidikan Kedokteran Tahun 2013

Selasa, 08 Juni 2021 - 18:10 | 14.23k
Wujudkan Janji Politik, NasDem Dorong Revisi UU Pendidikan Kedokteran Tahun 2013
Ketua Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang (Panja RUU) Pendidikan Kedokteran, Willy Aditya, Selasa (8/6/2021).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, SURABAYA – DPW Partai NasDem terus mendorong revisi Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2013 tentang sistem Pendidikan Kedokteran (UU Dikdok) karena sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman. 

Dorongan tersebut makin menguat melalui giat webinar mengundang para pakar dan ahli hukum kesehatan dalam puncak rangakaian acara Restorasi Humanisme Pendidikan Kedokteran di Kantor DPW Partai NasDem, Selasa (8/6/2021). Revisi UU Pendidikan Kedokteran telah diperjuangkan sejak 2014-2019 dan menjadi janji politik Partai NasDem. 

Ketua Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang (Panja RUU) Pendidikan Kedokteran, Willy Aditya mengatakan urgensi revisi UU Dikdok. 

Pihaknya menerima masukan perubahan UU ini untuk memperbaiki sistem Pendidikan Kedokteran dan menciptakan kelulusan dokter handal di mata internasional yang mampu menggabungkan spirit kemajuan revolusi industri 4.0. 

Apalagi, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) membuka peluang bagi dokter impor masuk ke dalam negeri. Oleh karena itu kompetensi pendidikan dalam negeri harus dibenahi.

Seminar Restorasi HumanismeSeminar Restorasi Humanisme Pendidikan Kedokteran di Kantor DPW Partai NasDem, Selasa (8/6/2021).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

"Kita berinisiatif memperjuangkan," kata Willy.

Agar tidak ada anggapan bahwa RUU Dikdok merupakan produk partai politik, Willy Aditya membuka ruang diskusi dengan para pakar kesehatan, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), pakar hukum kesehatan dan kalangan akademis untuk menemukan titik temu bersama. Melalui momentum diskusi revisi UU ini juga diharapkan menjadi medium untuk saling koreksi agar tidak menjadi ego sektoral. 

"Berjuang pada proporsinya," kata Willy Aditya. 

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI sekaligus Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem tersebut menambahkan, isu utama adalah restorasi humanisme.

UU Pendidikan Kedokteran Nomor 20 Tahun 2013 dinilai memberi legitimasi atas formal dan panjangnya masa pendidikan hingga legalitas profesi seorang dokter. 

Sejumlah aturan yang dikandungnya menunjukkan panjangnya birokrasi yang berbanding lurus dengan tingginya biaya yang harus dikeluarkan. Ribuan calon dokter tidak dapat menjalankan profesinya akibat terjegal syarat legal formal. 

Belum lagi kompetensi dalam Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kedokteran Gigi, seleksi calon mahasiswa, pembiayaan pendidikan kedokteran, standar kompetensi dokter, dokter magang, uji kompetensi, adaptasi, pengembangan pendidikan keprofesian berkelanjutan, ijazah, sertifikasi, kompetensi, sertifikasi profesi, organisasi profesi, konsul kedokteran Indonesia, dokter layanan primer dan distribusi dokter. 

Dia menyebutkan terdapat beberapa kelemahan dalam UU Dikdok, sehingga perlu ada perubahan secara fundamental terhadap UU tersebut. Saat ini proses penggodokan di DPR RI sudah dalam tahap penyusunan draft RUU. 

Pada kesempatan tersebut, Pakar Hukum Kesehatan, dr H.M Nasser mengungkapkan beberapa substansi yang perlu direvisi. Antara lain kurikulum Pendidikan Kedokteran

"Kurikulum ini sangat penting, kurikulum tidak diatur oleh UU kita sehingga menjadi masalah besar bagi kita," katanya.

dr HM NasserPakar Hukum Kesehatan, dr H.M Nasser mengungkapkan beberapa substansi yang perlu direvisi dalam UU Pendidikan Kedokteran, Selasa (8/6/2021).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia) 

Nasser juga menyetujui restorasi humanisme Pendidikan Kedokteran. Karena restorasi ini sangat penting. Dia juga mengapresiasi Partai NasDem Jatim yang telah peduli pada restorasi humanisme pendidikan kedokteran.

"Perubahan UU Dikdok memberikan harapan dan masa depan bagi tenaga kesehatan Indonesia," terangnya. 

Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFKDOGI) drg Rahardyan Parnaadji turut menjadi pembicara. Ia membeberkan pendidikan kedokteran perlu menghasilkan lulusan kompetitif untuk menghasilkan restorasi pendidikan kedokteran yang humanis. 

"Ada beberapa isu strategis yang harus dijelaskan dalam Undang-Undang," tandasnya. 

Isu strategis tersebut meliputi peningkatan kompetensi dan sebagainya. 

Saat ini untuk melaksanakan Pendidikan Kedokteran masih mengacu pada UU Dikdok Tahun  2013 dengan aturan turunan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 dan Permenristekdikti Nomor 18 Tahun 2018.

"Di mana dalam pendidikan itu harus menghasilkan standar pendidikan akademik dan pendidikan profesi. Itulah yang menjadi tanggung jawab dan ini payung hukumnya itu memang harus diperjelas untuk penyesuaiannya," katanya. 

Sementara itu, Ketua PB IDI Jatim dr Sutrisno saat memberikan tanggapan menegaskan, pendidikan dokter adalah pendidikan spesifik. Terkait biaya masuk fakultas Pendidikan Kedokteran yang mahal. Ia menilai hal ini akan terus terjadi sampai pemerintah bisa menyediakan sarana prasarana yang memadai. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Pedagang Pasar di Kota Probolinggo Tolak Rencana Pajak Sembako
    Pedagang Pasar di Kota Probolinggo Tolak Rencana Pajak Sembako
    13/06/2021 - 12:45
  • Bumi Perkemahan Pasir Parat Cirebon, Tawarkan Wisata Alam Asri
    Bumi Perkemahan Pasir Parat Cirebon, Tawarkan Wisata Alam Asri
    13/06/2021 - 12:35
  • 7 Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi Pada Wanita
    7 Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi Pada Wanita
    13/06/2021 - 12:26
  • Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Minta Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan
    Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Minta Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan
    13/06/2021 - 12:00
  • 5 Keuntungan Ikut Sekolah Kecantikan Online Saat Pandemi
    5 Keuntungan Ikut Sekolah Kecantikan Online Saat Pandemi
    13/06/2021 - 11:23

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    12/06/2021 - 13:56
  • Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    12/06/2021 - 10:30
  • Jalan Pedesaan Mendeskripsikankan Taraf Perekonomian Penghuninya          
    Jalan Pedesaan Mendeskripsikankan Taraf Perekonomian Penghuninya          
    12/06/2021 - 08:36
  • Euro 2020, Sarana Komunikasi Bangkit di Masa Covid-19
    Euro 2020, Sarana Komunikasi Bangkit di Masa Covid-19
    12/06/2021 - 04:41
  • Sosok Guru Profesional Menurut Imam Al Ghazali
    Sosok Guru Profesional Menurut Imam Al Ghazali
    11/06/2021 - 12:37
  • Sekolah Bermutu Untuk ”Akar Umput”
    Sekolah Bermutu Untuk ”Akar Umput”
    11/06/2021 - 11:08
  • Pendekatan Modern Pendidikan Islam Guna Ciptakan Generasi yang Mampu Berpikir Kritis
    Pendekatan Modern Pendidikan Islam Guna Ciptakan Generasi yang Mampu Berpikir Kritis
    11/06/2021 - 10:20
  • Pendidikan Kepemimpinan Administrator “Branding
    Pendidikan Kepemimpinan Administrator “Branding" Perubahan Pelayanan ASN
    10/06/2021 - 16:19

KULINER

  • Sensasi Nikmatnya Bakmi Jawa di Kopi Luwak Mataram Yogyakarta
    Sensasi Nikmatnya Bakmi Jawa di Kopi Luwak Mataram Yogyakarta
    13/06/2021 - 06:16
  • Chef Grand Aston Yogyakarta Ciptakan Menu Makanan Plant-Based
    Chef Grand Aston Yogyakarta Ciptakan Menu Makanan Plant-Based
    13/06/2021 - 05:22
  • Cimplung Kuliner Tradisional Masyarakat Pangandaran yang Mulai Terlupakan
    Cimplung Kuliner Tradisional Masyarakat Pangandaran yang Mulai Terlupakan
    13/06/2021 - 00:12
  • Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    12/06/2021 - 11:00
  • Mencicipi Sego Romo Gresik yang Keberadaannya Mulai Langka
    Mencicipi Sego Romo Gresik yang Keberadaannya Mulai Langka
    06/06/2021 - 19:44