Peristiwa Internasional

Tuntut Gaji Naik, 3.000 Dokter Mengundurkan Diri Massal

Minggu, 06 Juni 2021 - 14:49 | 37.51k
Tuntut Gaji Naik, 3.000 Dokter Mengundurkan Diri Massal
Dokter di Madhya Pradesh mengadakan protes, menuntut fasilitas yang lebih baik. (FOTO:India Today/The Wire)
Pewarta: | Editor: Dody Bayu Prasetyo

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Setidaknya 3.000 dokter di India mengundurkan diri secara massal setelah Pengadilan Tinggi di Madhya Pradesh, negara bagian India tengah menyebut pemogokan empat hari dokter junior itu "ilegal" dan mengarahkan mereka untuk kembali bertugas pada Jumat sore.

Dilansir The Independent, hampir 3.000 dokter junior yang bekerja di enam perguruan tinggi kedokteran pemerintah negara bagian itu mogok kerja sejak hari Senin.

Para dokter junior mengajukan beberapa tuntutan kepada pemerintah negara bagian, di antaranya kenaikan gaji dan pengobatan gratis untuk mereka dan keluarga mereka jika mereka tertular infeksi virus corona yang mematikan itu.

Namun Pengadilan Tinggi Madhya Pradesh pada hari Kamis mengarahkan para dokter junior yang mogok di negara bagian itu untuk melanjutkan tugas mereka dalam waktu 24 jam, dan menyebut pemogokan empat hari itu sebagai "ilegal".

Presiden Asosiasi Dokter Junior Madhya Pradesh (MPJDA), Dr Arvind Meena menyebutkan, para dokter junior menentangnya dan memilih mengundurkan diri secara massal dari jabatan mereka pada hari Kamis itu juga.

"Sedianya pemogokan yang dimulai pada hari Senin itu akan berlanjut sampai tuntutan mereka dipenuhi," katanya.

Meena mengatakan, pemerintah negara bagian telah membatalkan pendaftaran mereka untuk PG tahun ketiga dan karena itu mereka tidak akan dapat mengikuti ujian.

Dokter di Madhya Pradesh b

Dia mengatakan MPJDA akan mengajukan banding terhadap putusan pengadilan tinggi di Mahkamah Agung.

Meena juga mengklaim anggota Asosiasi Petugas Medis dan Federasi Asosiasi Dokter Residen juga akan bergabung dalam agitasi mereka.

Dia mengatakan dokter junior dan senior Rajasthan, Bihar, Chhattisgarh, Uttar Pradesh, Karnataka, Telangana, Bihar, Maharashtra dan AIIMS Rishikesh, antara lain, telah mendukung pemogokan mereka.

Meena juga menyebut pada 6 Mei, otoritas pemerintah berjanji untuk memenuhi tuntutan mereka tetapi tidak ada realisasinya setelah itu, sehingga  memaksa mereka untuk berhenti bekerja.

Ditanya tentang keputusan pemerintah untuk menaikkan gaji mereka sebesar 17 persen dan apakah mereka akan melanjutkan tugas setelah perintah yang relevan dikeluarkan, Meena mengatakan tetap tidak berkomitmen.

"Pemerintah telah berjanji untuk menaikkan tunjangan sebesar 24 persen dan sampai mereka menaikkannya ke batas itu, pemogokan akan berlanjut," katanya.

Sebelumnya pada hari itu, pengadilan tinggi di Jabalpur menyebut pemogokan di seluruh negara bagian yang disebut oleh JDA sebagai ilegal dan mengarahkan para dokter junior yang memprotes untuk kembali bekerja pada pukul 14.30 pada hari Jumat.

Majelis Hakim yang terdiri dari Hakim Mohammad Rafiq Ahmed dan Hakim Sujoy Paul mengatakan jika dokter yang mogok tidak melanjutkan tugas dalam jangka waktu yang ditentukan, pemerintah negara bagian harus mengambil tindakan tegas terhadap mereka.

Dewan mengutuk keputusan JDA yang melakukan pemogokan pada saat pandemi dan mengatakan langkah seperti itu tidak dapat didorong selama krisis kesehatan.

HC mendengarkan petisi menentang pemogokan yang diajukan oleh advokat yang berbasis di Jabalpur, Shailendra Singh.

Sementara itu, pada konferensi pers di Bhopal, komisaris pendidikan kedokteran Madhya Pradesh, Nishant Warwade mengatakan, Menteri Pendidikan Kedokteran, Vishvas Sarang telah bertemu dengan perwakilan JDA beberapa kali dan mengambil beberapa langkah positif untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Warwade mengatakan sesuai Indeks Harga Konsumen (CPI), kenaikan 17 persen dalam tunjangan dokter junior telah disetujui dan segera perintah untuk efek ini akan dikeluarkan.

Tergantung pada IHK yang berlaku, tunjangan akan lebih ditingkatkan, kata birokrat senior. "Selain tunjangan naik, pemerintah juga menerapkan skema asuransi kesehatan untuk mereka," katanya.

"Seperti pejabat dan karyawan lainnya, ESMA (Essential Services Maintenance Act) juga berlaku untuk dokter dan diharapkan petugas medis yang mogok akan kembali merawat pasien yang merupakan kewajiban moral mereka," kata Warwade.

Undang-undang juga telah mengatur pemeliharaan layanan penting tertentu, termasuk yang terkait dengan kesehatan.

Setidaknya 3.000 dokter junior di India itu justru memilih mengundurkan diri secara massal setelah Pengadilan Tinggi di Madhya Pradesh, negara bagian India tengah, menyebut pemogokan mereka selama empat hari itu "ilegal". (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Pulau Tangah Kota Pariaman Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata Mempesona
    Pulau Tangah Kota Pariaman Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata Mempesona
    13/06/2021 - 20:48
  • Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Mojokerto Genjot 80 LKM untuk Naik Status
    Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Mojokerto Genjot 80 LKM untuk Naik Status
    13/06/2021 - 20:32
  • ICAM Indonesia Fasilitasi Petani dengan Program Digitalisasi Pertanian
    ICAM Indonesia Fasilitasi Petani dengan Program Digitalisasi Pertanian
    13/06/2021 - 20:16
  • Ridwan Kamil: BOR Ada Peningkatan, Tapi Masih Relatif Terkendali
    Ridwan Kamil: BOR Ada Peningkatan, Tapi Masih Relatif Terkendali
    13/06/2021 - 20:10
  • Muncul Kasus Leptospirosis di Bondowoso, Ini Ciri-Cirinya
    Muncul Kasus Leptospirosis di Bondowoso, Ini Ciri-Cirinya
    13/06/2021 - 20:04

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    12/06/2021 - 13:56
  • Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    12/06/2021 - 10:30
  • Jalan Pedesaan Mendeskripsikankan Taraf Perekonomian Penghuninya          
    Jalan Pedesaan Mendeskripsikankan Taraf Perekonomian Penghuninya          
    12/06/2021 - 08:36
  • Euro 2020, Sarana Komunikasi Bangkit di Masa Covid-19
    Euro 2020, Sarana Komunikasi Bangkit di Masa Covid-19
    12/06/2021 - 04:41
  • Sosok Guru Profesional Menurut Imam Al Ghazali
    Sosok Guru Profesional Menurut Imam Al Ghazali
    11/06/2021 - 12:37
  • Sekolah Bermutu Untuk ”Akar Umput”
    Sekolah Bermutu Untuk ”Akar Umput”
    11/06/2021 - 11:08
  • Pendekatan Modern Pendidikan Islam Guna Ciptakan Generasi yang Mampu Berpikir Kritis
    Pendekatan Modern Pendidikan Islam Guna Ciptakan Generasi yang Mampu Berpikir Kritis
    11/06/2021 - 10:20
  • Pendidikan Kepemimpinan Administrator “Branding
    Pendidikan Kepemimpinan Administrator “Branding" Perubahan Pelayanan ASN
    10/06/2021 - 16:19

KULINER

  • Dawet Ayu Bu Seni, Satu-Satunya Kuliner Tradisional di Taman Ganjaran
    Dawet Ayu Bu Seni, Satu-Satunya Kuliner Tradisional di Taman Ganjaran
    13/06/2021 - 16:03
  • Sensasi Nikmatnya Bakmi Jawa di Kopi Luwak Mataram Yogyakarta
    Sensasi Nikmatnya Bakmi Jawa di Kopi Luwak Mataram Yogyakarta
    13/06/2021 - 06:16
  • Chef Grand Aston Yogyakarta Ciptakan Menu Makanan Plant-Based
    Chef Grand Aston Yogyakarta Ciptakan Menu Makanan Plant-Based
    13/06/2021 - 05:22
  • Cimplung Kuliner Tradisional Masyarakat Pangandaran yang Mulai Terlupakan
    Cimplung Kuliner Tradisional Masyarakat Pangandaran yang Mulai Terlupakan
    13/06/2021 - 00:12
  • Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    12/06/2021 - 11:00