Peristiwa Internasional

Jenazah Wanita India Dikremasi Karena Covid, Dua Minggu Kemudian Dia Muncul di Rumahnya

Jumat, 04 Juni 2021 - 17:52 | 18.52k
Jenazah Wanita India Dikremasi Karena Covid, Dua Minggu Kemudian Dia Muncul di Rumahnya
Muthyala Girijamma rambutnya yang putih dengan mengenakan busana warna putih pula itu pulang ke rumah setelah keluarga mengkremasi (Foto: gulte)
Pewarta: | Editor: Widodo Irianto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebuah keluarga di India Selatan kaget luar biasa ketika Muthyala Girijamma, seorang wanita yang diyakini berusia enam puluhan pulang ke rumahnya di Vijayawada, Andhra Pradesh berjalan pulang dari rumah sakit padahal hampir dua minggu, tepatnya 15 Mei 2021 keluarganya telah mengkremasi "jenazahnya" akibat Covid-19.

Mereka bingung melihat wanita yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 itu berjalan sendiri pulang dan terlihat telah sehat, Rabu (2/6/2021) sore.

Dilansir The Independent, keluarganya terkejut setelah melihat wanita yang mereka sesali sebagai korban gelombang Covid-19 kedua yang menghancurkan di negara itu muncul hidup-hidup di rumah sore itu.

Times of India melaporkan, Girijamma telah menjalani perawatan Covid-19 di Rumah Sakit Umum Pemerintah di Vijayawada. Dia dirawat di rumah sakit pada 12 Mei. Beberapa hari kemudian, otoritas rumah sakit dilaporkan memberi tahu keluarga bahwa dia telah meninggal karena komplikasi kesehatan terkait Covid-19.

Suami wanita itu, Muktyala Gaddayya, lantas  pergi ke rumah sakit untuk memeriksanya tetapi tidak menemukannya di bangsal Covid yang ditentukan.

Di banyak rumah sakit di India, pasien Covid diperbolehkan satu anggota keluarga atau petugas menunggui mereka di dalam bangsal, karena seringnya kekurangan staf.

Muktyala Gaddayya kemudian bertanya kepada staf tentang istrinya.

Menurut laporan  India Today, dokter yang bertugas menyuruhnya untuk mengambil mayat istrinya di kamar mayat.

Memang ada laporan yang bertentangan, tentang siapa pihak rumah sakit yang memberi tahu keluarganya bahwa Muthyala Girijamma telah meninggal.

Meski demikian, Muktyala Gaddayya mengatakan dia tetap menerima sertifikat kematian istrinya dari otoritas rumah sakit, dan pergi untuk mengambil tubuh yang terbaring di kamar mayat itu.

Di kamar jenazah, semua jenazah dimasukkan dalam kantong jenazah dan petugas menjaga jarak karena protokol Covid.

Muktyala Gaddayya sendiri tidak melihat wajah istrinya tetapi mengidentifikasi tubuh seorang wanita tua sebagai miliknya, dan meminta pihak berwenang untuk melepaskannya.

Dia kemudian membawa jenazah itu kembali ke desanya di Christianpet, dan keluarganya kemudian mengkremasi jenazahnya pada hari itu juga.

Di rumah pun tidak ada yang membuka kantong jenazah, seperti biasa, karena takut tertular virus.

Tragedi lain juga menimpa keluarga itu karena beberapa hari setelah mereka mengkremasi jenazah, putra Muthyala Girijamma yang berumur 35 tahun, M Ramesh juga meninggal karena Covid-19 di sebuah rumah sakit swasta di Khammam di negara bagian Telangana yang bertetangga pada 23 Mei 2021.

Keluarga kemudian memutuskan untuk mengadakan upacara pemakaman ibu dan anak bersama-sama, pada 25 Mei 2021.

Sebuah outlet lokal di Andhra Pradesh, Samayam Telugu, melaporkan bahwa setelah itu Muthyala Girijamma berjalan pulang dari rumah sakit pada Rabu sore setelah keluar, berjalan sendiri dibawah teriknya matahari, dan para tetangga pun terkejut.

Keluarga itu segera menyadari bahwa mereka telah mengkremasi tubuh orang lain.

Muktyala Gaddayya mengatakan kepada Times of India : "Saya gagal mengidentifikasi mayat itu saat dikemas. Pejabat harus mengambil tindakan terhadap rumah sakit," ujarnya.

Deccan Herald juga melaporkan bahwa Muthyala Girijamma sangat marah dengan keluarganya dan mengeluh karena tidak ada yang mengunjungi rumah sakit untuk membawanya pulang.

Ada laporan yang saling bertentangan tentang usianya. Seorang reporter kriminal di Andhra Pradesh mentweet bahwa dia berusia 55 tahun, sementara laporan lain mengatakan usianya 62 tahun. Seorang juga menyarankan dia berusia 75 tahun.

Sementara itu, pemerintah kabupaten telah memerintahkan penyelidikan atas masalah yang menimpa keluarga wanita asal Vijayawada, Andhra Pradesh, India tersebut. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • 5 Keuntungan Ikut Sekolah Kecantikan Online Saat Pandemi
    5 Keuntungan Ikut Sekolah Kecantikan Online Saat Pandemi
    13/06/2021 - 11:23
  • Sinopsis Bepanah Pyaarr Minggu, 13 Juni 2021: Jati Diri Pragati Mulai Terungkap
    Sinopsis Bepanah Pyaarr Minggu, 13 Juni 2021: Jati Diri Pragati Mulai Terungkap
    13/06/2021 - 11:00
  • Rektor UIN Maliki Malang Bekali Ketua Komisariat PMII Se-Jawa Timur
    Rektor UIN Maliki Malang Bekali Ketua Komisariat PMII Se-Jawa Timur
    13/06/2021 - 10:51
  • Gus AMI Akui NU adalah Penopang Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19
    Gus AMI Akui NU adalah Penopang Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19
    13/06/2021 - 10:36
  • Wisata Bukit Surowiti Gresik Kini Dilengkapi Spot Foto Menarik, Yuk Kesini
    Wisata Bukit Surowiti Gresik Kini Dilengkapi Spot Foto Menarik, Yuk Kesini
    13/06/2021 - 10:11

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    12/06/2021 - 13:56
  • Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    12/06/2021 - 10:30
  • Jalan Pedesaan Mendeskripsikankan Taraf Perekonomian Penghuninya          
    Jalan Pedesaan Mendeskripsikankan Taraf Perekonomian Penghuninya          
    12/06/2021 - 08:36
  • Euro 2020, Sarana Komunikasi Bangkit di Masa Covid-19
    Euro 2020, Sarana Komunikasi Bangkit di Masa Covid-19
    12/06/2021 - 04:41
  • Sosok Guru Profesional Menurut Imam Al Ghazali
    Sosok Guru Profesional Menurut Imam Al Ghazali
    11/06/2021 - 12:37
  • Sekolah Bermutu Untuk ”Akar Umput”
    Sekolah Bermutu Untuk ”Akar Umput”
    11/06/2021 - 11:08
  • Pendekatan Modern Pendidikan Islam Guna Ciptakan Generasi yang Mampu Berpikir Kritis
    Pendekatan Modern Pendidikan Islam Guna Ciptakan Generasi yang Mampu Berpikir Kritis
    11/06/2021 - 10:20
  • Pendidikan Kepemimpinan Administrator “Branding
    Pendidikan Kepemimpinan Administrator “Branding" Perubahan Pelayanan ASN
    10/06/2021 - 16:19

KULINER

  • Sensasi Nikmatnya Bakmi Jawa di Kopi Luwak Mataram Yogyakarta
    Sensasi Nikmatnya Bakmi Jawa di Kopi Luwak Mataram Yogyakarta
    13/06/2021 - 06:16
  • Chef Grand Aston Yogyakarta Ciptakan Menu Makanan Plant-Based
    Chef Grand Aston Yogyakarta Ciptakan Menu Makanan Plant-Based
    13/06/2021 - 05:22
  • Cimplung Kuliner Tradisional Masyarakat Pangandaran yang Mulai Terlupakan
    Cimplung Kuliner Tradisional Masyarakat Pangandaran yang Mulai Terlupakan
    13/06/2021 - 00:12
  • Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    12/06/2021 - 11:00
  • Mencicipi Sego Romo Gresik yang Keberadaannya Mulai Langka
    Mencicipi Sego Romo Gresik yang Keberadaannya Mulai Langka
    06/06/2021 - 19:44