Kopi TIMES

Pancasila dalam Implementasi Pembangunan Manusia

Rabu, 02 Juni 2021 - 09:41 | 42.20k
Pancasila dalam Implementasi Pembangunan Manusia
Bupati Bandung M Dadang Supriatna.
Editor: Ahmad Sugriwa

TIMESINDONESIA, BANDUNGPancasila bukan label yang bisa seenaknya disematkan. Pancasila tak pandang pejabat negara dan pemerintahan hingga rakyat biasa. 

Penentu seseorang berjiwa Pancasila adalah sejauhmana individu dapat menerapkan nilainya dalam kehidupan, tanpa melihat status sosial, ekonomi dan profesi. 

Oleh karenanya, setiap kekisruhan yang mengeksploitasi Pancasila untuk keuntungan kelompok harus dihentikan. Sebab perbuatan tadi justru hanya akan menghantarkan bangsa ke kehancuran. Alih-alih merasa pancasilais, mengklaim secara sepihak dan menyudutkan pihak lain, justru pengkhianatan terhadap nilai Pancasila.

Implementasi

Menyoal Pancasila, maka pertanyaan paling relevan diajukan adalah bagaimana cara mewujudkannya. Inilah modal menjawab problematika kebangsaan. 

Akan tetapi penerapan nilainya mesti terlebih dahulu diawali oleh Negara (Pemerintah). Pancasila bukan jargon dan pemanis bibir. Tetapi butuh bukti. Pancasila butuh diimplementasikan dan dirasakan kehadirannya. 

Negara mesti paham esensi dan mengimplementasikan melalui instrumen kebijakan. Konkritnya tercermin dalam program pembangunan yang dilakukan. Pemerintah harus tampil di depan, memastikan Pancasila menjadi sumber nilai dalam setiap program dan kerja-kerja pembangunan nasional di segala sektor.

Pembangunan Manusia

Agenda pembangunan sarana tepat untuk memperkuat nilai Pancasila. Selama ini paradigma pembangunan belum komprehensif. Pembangunan lebih menonjolkan fisik dan konstruksi semata. 

Meski pembangunan tadi urgen, pembangunan manusia juga menduduki prioritas sama. Sehebat apapun fisik dibangun jika tak disertai pembangunan manusia, ujungnya sia-sia. Pembangunan manusia memunculkan rasa memiliki dan pemanfaatan infrastruktur akan optimal.

Beranjak ke skala lokal, sudah tepat misi pasangan Kepala Daerah BEDAS yakni: mewujudkan sumber daya manusia yang beriman, berkualitas dan berdaya saing global melalui pembangunan manusia seutuhnya. Sekarang tinggal realisasi. 

Kita menghendaki pembangunan terkonsentrasi pada rakyat, dengan memandang mereka sebagai subjek pembangunan serta berorientasi pemberdayaan bukan objek kegiatan.

Berangkat dari sudut pandang tersebut, sudah sepantasnya Pemkab Bandung memfasilitasi penguatan nilai Pancasila melalui modal sosial yang ada. Terutama melalui agama sebagai pondasi Pancasila itu sendiri. Sehingga Program Pemberian Insentif kepada Guru Ngaji ini dijadikan program prioritas.

Pembangunan manusia juga dapat ditempuh melalui penguatan ormas dan perkumpulan sebagai elemen penting di tengah masyarakat berikut aktor utama dalam sejarah perjuangan kemerdekaan juga menginisiasi lahirnya Pancasila. 

Pendekatan terhadap ormas harus diubah, membina bukan membinasakannya. Terkait stigma negatif, tak lantas memukul rata semua ormas berkelakuan sama. Banyak Ormas berdedikasi tinggi bagi bangsa dan negara, salah satu contoh; NU dan Muhamadiyah, serta lainnya yang tak dapat disebut satu persatu.(*)

***

*) Penulis : M Dadang Supriatna, Bupati Bandung

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Tanpa Balas, Dua Gol Patrik Schick Bawa Kemenangan Republik Ceko
    Tanpa Balas, Dua Gol Patrik Schick Bawa Kemenangan Republik Ceko
    14/06/2021 - 23:00
  • Muncul Klaster Hajatan, 66 Warga Dusun Bulurejo Madiun Diisolasi
    Muncul Klaster Hajatan, 66 Warga Dusun Bulurejo Madiun Diisolasi
    14/06/2021 - 22:48
  • Covid-19 Naik 9 Persen, Wali Kota Surabaya Gelar Swab di Mal hingga Warung
    Covid-19 Naik 9 Persen, Wali Kota Surabaya Gelar Swab di Mal hingga Warung
    14/06/2021 - 22:42
  • GKBRAy Adipati Paku Alam X: Batik Punya Nilai Ekonomi Tinggi
    GKBRAy Adipati Paku Alam X: Batik Punya Nilai Ekonomi Tinggi
    14/06/2021 - 22:35
  • Viral Disabilitas Bondowoso Minta Bantuan ke Baim Wong, Ini Tanggapan Wabup Irwan
    Viral Disabilitas Bondowoso Minta Bantuan ke Baim Wong, Ini Tanggapan Wabup Irwan
    14/06/2021 - 22:31

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ichhatigkeit
    Ichhatigkeit
    14/06/2021 - 13:29
  • Kacamata Akademisi: Tes Wawasan Kebangsaan Berujung Peretasan?
    Kacamata Akademisi: Tes Wawasan Kebangsaan Berujung Peretasan?
    14/06/2021 - 13:06
  • Distrosi di Balik Sebuah Inovasi Pendidikan
    Distrosi di Balik Sebuah Inovasi Pendidikan
    14/06/2021 - 11:33
  • Kasus Tambang Emas Sangihe, Mari Kita ‘Sumpek’ dengan Elegan
    Kasus Tambang Emas Sangihe, Mari Kita ‘Sumpek’ dengan Elegan
    14/06/2021 - 10:33
  • Mengenal Infeksi Jamur Hitam (Mucormycosis) di India
    Mengenal Infeksi Jamur Hitam (Mucormycosis) di India
    14/06/2021 - 08:39
  • Sebenarnya, Apa Sih Maunya Bung Karno Itu?
    Sebenarnya, Apa Sih Maunya Bung Karno Itu?
    14/06/2021 - 05:38
  • Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    12/06/2021 - 13:56
  • Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    12/06/2021 - 10:30

KULINER

  • Dawet Ayu Bu Seni, Satu-Satunya Kuliner Tradisional di Taman Ganjaran
    Dawet Ayu Bu Seni, Satu-Satunya Kuliner Tradisional di Taman Ganjaran
    13/06/2021 - 16:03
  • Sensasi Nikmatnya Bakmi Jawa di Kopi Luwak Mataram Yogyakarta
    Sensasi Nikmatnya Bakmi Jawa di Kopi Luwak Mataram Yogyakarta
    13/06/2021 - 06:16
  • Chef Grand Aston Yogyakarta Ciptakan Menu Makanan Plant-Based
    Chef Grand Aston Yogyakarta Ciptakan Menu Makanan Plant-Based
    13/06/2021 - 05:22
  • Cimplung Kuliner Tradisional Masyarakat Pangandaran yang Mulai Terlupakan
    Cimplung Kuliner Tradisional Masyarakat Pangandaran yang Mulai Terlupakan
    13/06/2021 - 00:12
  • Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    12/06/2021 - 11:00