Peristiwa Daerah

Tewaskan 6 Ribu Jiwa, BNPB Ajak Masyarakat Mengingat Gempa Jogja 2006

Jumat, 28 Mei 2021 - 12:36 | 24.71k
Tewaskan 6 Ribu Jiwa, BNPB Ajak Masyarakat Mengingat Gempa Jogja 2006
Titik gempa M5,9 yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006. (FOTO: Dok BNPB)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTABNPB mengajak masyarakat untuk kembali mengingat peristiwa gempa Jogja M5,9 yang dirasakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng) pada 27 Mei 2006 silam. Guncangan dahsyat kurang dari satu menit menewaskan ribuan warga dan kerusakan bangunan yang sangat masif.

BNPB menjelaskan, gempa Jogja yang terjadi sekitar pukul lima pagi tersebut mengagetkan masyarakat di dua wilayah tersebut. Korban meninggal dunia lebih disebabkan tertimpa reruntuhan bangunan tempat tinggal mereka.

Gempa bumi dapat terjadi tanpa adanya tanda-tanda pasti dan dapat terjadi kapan pun. Teknologi ciptaan manusia belum mampu untuk memprediksi waktu gempa akan terjadi.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB,  Raditya Jati menyampaikan, belajar dari gempa Yogya dan serangkaian gempa besar yang terjadi, seperti gempa Sumatera Barat (2009), Pidie Jaya (2016), Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat (2018) dan Sulawesi Barat (2020), beberapa pendekatan dapat dilakukan untuk menyikapi potensi atau dampak buruk gempa.

Pendekatan tersebut yaitu pengelolaan risiko bencana, kolaborasi pentaheliks dan adaptasi revolusi industry 4.0.

"Pada pengelolaan risiko bencana, investasi pengurangan risiko bencana (PRB) dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan maupun mitigasi bencana," katanya dikutip dari laman resmi BNPB, Jumat (28/5/2021).

Sedangkan pada konteks suatu wilayah yang pernah terdampak, prinsip build back better and safer menjadi sangat penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Investasi PRB ini dan penekanan prinsip build back better and safer ini sangat penting karena bencana merupakan suatu peristiwa yang berulang.

"Kajian saintifik telah menunjukkan bahwa peristiwa gempa dapat terjadi berulang dengan periode perulangan hingga ratusan tahun," katanya lagi.

Ada berbagai upaya dalam pengelolaan risiko bencana. Misalnya di beberapa negara maju seperti Jepang, warga melakukan retrofitting pada salah satu ruang yang ada di rumah.

Retrofit ini merupakan teknik melengkapi bangunan dengan memodifikasi atau membangun kembali dengan menambah bagian atau peralatan baru yang dianggap perlu karena tidak tersedia pada saat awal pembuatannya.

Upaya seperti ini mungkin masih jarang dilakukan di Indonesia mengingat penambahan biaya yang harus ditanggung setiap keluarga.

Pendekatan berikutnya yaitu kolaborasi pentaheliks. Pentaheliks yang terdiri dari pemerintah, pakar atau akademisi, lembaga usaha, masyarakat dan media massa memiliki peran yang luar biasa dalam penanggulangan bencana.

"Setiap heliks memiliki kapasitas dan peran masing-masing yang diharapkan untuk saling berkolaborasi dan bekerja sama," jelasnya.

Manfaat kolaborasi pentaheliks ini dapat mencakup beberapa hal, seperti meningkatkan aspek kewaspadaan, akses ke sumber daya, koordinasi dalam PRB maupun pemulihan, serta memperkuat pengambilan keputusan, akses komunikasi serta koordinasi saat tanggap darurat.

Contoh pada media massa heliks ini berperan untuk menyebarluaskan informasi kebencanaan kepada masyarakat. Media massa diharapkan tidak terjebak pada pemberitaan pada saat bencana tetapi terus menerus mengedukasi masyarakat terhadap potensi bahaya atau edukasi risiko bencana.

"Terakhir yaitu pendekatan adaptasi revolusi industri 4.0. Modalitas dalam penanggulangan bencana yang dimiliki Indonesia sangat besar," katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pendekatan berbasis teknologi menjadi salah satu terobosan dalam kebencanaan. Dengan adanya kolaborasi pentaheliks diharapkan terwujud inter-konektivitas. Proses ini akan menghasilkan big data yang dapat digunakan sebagai kajian maupun penciptaan sesuatu. End to end dari terobosan ini untuk keselamatan nyawa manusia. 

Merefleksikan kejadian dengan konteks sosial, modalitas sosial memberikan catatan penting untuk membangun resiliensi keluarga, penghidupan yang berkelanjutan serta mengembalikan permukiman kembali dengan lebih baik.

Modalitas sosial yang dimiliki oleh masyarakat Yogyakarta dan Jawa Tengah salah satunya kekuatan gotong royong untuk membangun kembali kehidupan pascabencana.

"Di samping itu, pemulihan pascabencana dapat berjalan baik dengan adanya sikap kepemimpinan dan komitmen kepala daerah," ujarnya.

Gempa Jogja yang terjadi pada 15 tahun lalu itu memiliki parameter kekuatan M5,9 dengan kedalaman sekitar 12 km. Fenomena bumi pada pukul 05.55 WIB menghasilkan intesitas guncangan VI – VII MMI dan menewaskan lebih dari 6.000 jiwa dalam waktu kurang dari 1 menit di wilayah DI Yogyakarta dan Jateng. Dan BNPB mengajak masyarakat untuk kembali mengingat. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Apa Kata Zodiak Hari Ini, 23 Oktober 2021
    Apa Kata Zodiak Hari Ini, 23 Oktober 2021
    23/10/2021 - 07:14
  • Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    23/10/2021 - 06:51
  • Ragam Kuliner Seafood Tersedia di Kampung Mandar Banyuwangi, Begini Keseruannya
    Ragam Kuliner Seafood Tersedia di Kampung Mandar Banyuwangi, Begini Keseruannya
    23/10/2021 - 06:25
  • Selamat Ulang Tahun Scorpio, Yuk Pahami Karakteristik Zodiak Ini
    Selamat Ulang Tahun Scorpio, Yuk Pahami Karakteristik Zodiak Ini
    23/10/2021 - 05:48
  • Ambarrukmo Plaza Sajikan Berbagai Promo Menarik untuk Anak-Anak
    Ambarrukmo Plaza Sajikan Berbagai Promo Menarik untuk Anak-Anak
    23/10/2021 - 05:05

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    23/10/2021 - 02:01
  • Refleksi Singkat Tentang Maulid
    Refleksi Singkat Tentang Maulid
    23/10/2021 - 00:29
  • Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
    Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
    22/10/2021 - 18:39
  • Santri Agen Demokrasi
    Santri Agen Demokrasi
    22/10/2021 - 17:15
  • Jangan Sibuk Menilai Orang Lain Terus, Sibuklah dengan Dirimu Sendiri
    Jangan Sibuk Menilai Orang Lain Terus, Sibuklah dengan Dirimu Sendiri
    22/10/2021 - 10:20
  • Pernah Lokcdown, Umrah Kini
    Pernah Lokcdown, Umrah Kini "Los Dol"
    22/10/2021 - 09:40
  • Happy Milad HSN
    Happy Milad HSN
    21/10/2021 - 13:30
  • Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    21/10/2021 - 08:32

KULINER

  • Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    23/10/2021 - 06:51
  • Ragam Kuliner Seafood Tersedia di Kampung Mandar Banyuwangi, Begini Keseruannya
    Ragam Kuliner Seafood Tersedia di Kampung Mandar Banyuwangi, Begini Keseruannya
    23/10/2021 - 06:25
  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28