Tekno

Rizal Ramli Klaim Kebijakan Pemerintah Bikin Ekonomi Makin Tekor

Rabu, 26 Mei 2021 - 19:20 | 29.86k
Rizal Ramli Klaim Kebijakan Pemerintah Bikin Ekonomi Makin Tekor
Ekonom senior Dr Rizal Ramli.(Foto: Dok.TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Begawan ekonomi, Rizal Ramli menilai kebijakan pemerintah dalam memulihkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19 justru membuat ekonomi nasional semakin tekor.

Ironisnya, strategi yang pernah gagal dilakukan pemerintah dalam meningkatkan pendapatan negara, yakni, pengampunan pajak alias tax amnesty justru ingin diimplementasikan kembali. 

"Maunya dalam pidatonya itu kan Me-"Roket". Hasilnya sebaliknya "Tekor". Mengapa demikian? Karena kebijakan-kebijakan ekonominya terbalik. Harusnya pompa daya beli golongan menengah bawah, tapi kebijakan kemudahan dan pengurangan pajak untuk yang atas. Manfaat pajak itu dimainkan di pasar spekulatif," ujar Rizal Ramli yang juga mantan Anggota Tim Panel Ekonomi PBB itu, Rabu (26/5/2021).

Rizal Ramli mengingatkan bila pemerintah serius ingin membuat perekonomian nasional meroket, sebaiknya fokus untuk memompa daya beli masyarakat bawah. Salah satu caranya, sebut Rizal Ramli, adalah dengan menaikan upah ASN golongan rendah.

"Ketika era pemerintahan Gus Dur pertumbuhan ekonomi minus 3 persen. Lalu kita naikan gaji ASN golongan rendah hingga 125%. Kalau mereka (red. ASN golongan rendah) punya uang, mereka pasti belanjakan untuk kebutuhan pokok, dengan demikian daya beli masyarakat kembali bergairah. Dan alhasil, faktanya pertumbuhan ekonomi jadi positif 4,5%, berarti ada kenaikan 7,5% kurang dari 2 tahun," kata Menko Ekuin era pemerintahan Gus Dur itu.  

Rizal Ramli-pun meyakini bahwa kebijakan kenaikan gaji ASN golongan rendah di tengah perekonomian yang semakin memburuk akibat pandemi Covid-19 sekarang ini masih sangat relevan untuk kembali diterapkan.

"Kenaikan gaji ASN sebagai strategi menggairahkan kembali daya beli masyarakat pada saat ini masih sangat relevan," tutur Rizal Ramli.

Rizal Ramli-pun mengaku heran dengan kebijakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang kembali membuka pintu maaf bagi pendosa-pendosa pajak melalui implementasi pengampunan pajak atau tax amnesty jilid II. Padahal, kata Rizal Ramli, kebijakan serupa pernah diimplementasikan dan faktanya gagal mencapai target tax ratio.

"Tax amnesty pertama malah membuat tax ratio makin merosot. Ada tax amnesty kedua malah konyol. Pertama aja gagal total," tukasnya.

Rizal Ramli mengingatkan bahwa pemerintah pernah mengklaim selama sembilan bulan pelaksanaan tax amnesty jilid I telah mengantongi data deklarasi harta senilai Rp4.884,2 triliun yang Rp1.036,7 triliun yang diantaranya berasal luar negeri. 

Selain itu, otoritas pajak juga mencatat adanya repatriasi aset senilai Rp146,7 triliun dan uang tebusan dari wajib pajak senilai Rp114,5 triliun.

Namun faktanya, ungkap Rizal Ramli, dari sisi tingkat partisipasi, jumlah wajib pajak yang ikut program tax amnesty justru kurang dari 1 juta atau tepatnya hanya 973.426. Jumlah itu hanya 2,4 persen dari wajib pajak yang terdaftar pada tahun 2017 yakni pada angka 39,1 juta. 

Sementara itu untuk uang tebusan, dengan realisasi Rp114,5 triliun ternyata masih di luar ekspektasi pemerintah yang sebelumnya berada pada angka Rp165 triliun. Realisasi repatriasi juga sama, dari janji yang dalam pembahasan di DPR sebesar Rp1.000 triliun, otoritas pajak ternyata hanya bisa merealisasikan sebesar Rp146,7 triliun.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Seniman Cirebon Coba Lestarikan Seni Ukir Kayu
    Seniman Cirebon Coba Lestarikan Seni Ukir Kayu
    12/06/2021 - 19:23
  • Ben Gun Rayakan Ultah Bernuansa Gold, Intip Dress Code Para Sosialita Surabaya  
    Ben Gun Rayakan Ultah Bernuansa Gold, Intip Dress Code Para Sosialita Surabaya  
    12/06/2021 - 19:05
  • Asap Masih Mengepul di Kilang Minyak Cilacap, Ini Penjelasan Direktur Pertamina
    Asap Masih Mengepul di Kilang Minyak Cilacap, Ini Penjelasan Direktur Pertamina
    12/06/2021 - 18:53
  • Kasus Covid-19 di Kota Banjar Kembali Melonjak
    Kasus Covid-19 di Kota Banjar Kembali Melonjak
    12/06/2021 - 18:50
  • Wales vs Swiss, Pertaruhan Karir Gareth Bale
    Wales vs Swiss, Pertaruhan Karir Gareth Bale
    12/06/2021 - 18:47

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    Strategi Pengembangan Profesionalisme dalam Pembelajaran di Pendidikan Sekolah Dasar
    12/06/2021 - 13:56
  • Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    Menciptakan Ruang dan Waktu di Era Pandemi
    12/06/2021 - 10:30
  • Jalan Pedesaan Mendeskripsikankan Taraf Perekonomian Penghuninya          
    Jalan Pedesaan Mendeskripsikankan Taraf Perekonomian Penghuninya          
    12/06/2021 - 08:36
  • Euro 2020, Sarana Komunikasi Bangkit di Masa Covid-19
    Euro 2020, Sarana Komunikasi Bangkit di Masa Covid-19
    12/06/2021 - 04:41
  • Sosok Guru Profesional Menurut Imam Al Ghazali
    Sosok Guru Profesional Menurut Imam Al Ghazali
    11/06/2021 - 12:37
  • Sekolah Bermutu Untuk ”Akar Umput”
    Sekolah Bermutu Untuk ”Akar Umput”
    11/06/2021 - 11:08
  • Pendekatan Modern Pendidikan Islam Guna Ciptakan Generasi yang Mampu Berpikir Kritis
    Pendekatan Modern Pendidikan Islam Guna Ciptakan Generasi yang Mampu Berpikir Kritis
    11/06/2021 - 10:20
  • Pendidikan Kepemimpinan Administrator “Branding
    Pendidikan Kepemimpinan Administrator “Branding" Perubahan Pelayanan ASN
    10/06/2021 - 16:19

KULINER

  • Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    Pizza Parade, Kulineran Seru di Hotel Royal Tulip Darmo Surabaya
    12/06/2021 - 11:00
  • Mencicipi Sego Romo Gresik yang Keberadaannya Mulai Langka
    Mencicipi Sego Romo Gresik yang Keberadaannya Mulai Langka
    06/06/2021 - 19:44
  • Kembangkan Resep Keluarga, Toko Roti Bien Hadirkan Berbagai Rasa Menggugah Selera
    Kembangkan Resep Keluarga, Toko Roti Bien Hadirkan Berbagai Rasa Menggugah Selera
    06/06/2021 - 04:02
  • Coba Garing dan Gurihnya Kulit Ayam Krispi Saus Asam Pedas
    Coba Garing dan Gurihnya Kulit Ayam Krispi Saus Asam Pedas
    05/06/2021 - 14:35
  • Berikut Ini Rekomendasi Warung Sate Enak di Kota Malang
    Berikut Ini Rekomendasi Warung Sate Enak di Kota Malang
    05/06/2021 - 13:29