Kopi TIMES

Selamat Datang di Pertarungan Sesungguhnya

Senin, 17 Mei 2021 - 01:24 | 458.76k
Selamat Datang di Pertarungan Sesungguhnya
Akhmad Muwafik Saleh S.Sos., M.Si.
Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, JAKARTARamadan memang telah berakhir. Namun bukan berarti pelajaran Ramadan dan amaliyah selama Ramadan juga telah berakhir. Ramadan yang kita lalui sebulan lalu adalah satu episode dari perjalanan panjang yang akan kita lalui setelah ini

Jika di awal Ramadan kita diminta untuk meluruskan niat seraya terus menguatkan semangat dalam menjalani ibadah selama bulan Ramadan. Maka jika telah sampai di penghujung Ramadan seruan semangat itu tetap bergelora serta perlunya menjaga keistiqomahan atas apa yang telah dilakukan selama Ramadan. Ciri seseorang yang berhasil puasa Ramadannya adalah keistiqomahannya dalam menjalankan amal kebaikan selama ramadhan di luar bulan ramadhan. Jika selama sebulan kita telah dilatih dengan menjalankan berbagai amaliah ibadah maka tentunya untuk mengetahui hasil dari latihan itu dapat dilihat pada hari-hari setelah bulan Ramadan.

Jika sebuah pelatihan yang dilakukan selama 3 hari maka dampak perubahan yang akan ditimbulkan dapat bertahan hingga 3 bulan setelahnya dan pada bulan yang ketiga pasca pelatihan maka seseorang akan kembali pada perilaku semula. Maka bagaimana kiranya dampak yang akan ditimbulkan jika pelatihan itu dilakukan selama sebulan penuh. Berapa lama dampak yang akan ditimbulkannya. Oleh karena itu puasa Ramadan yang dilakukan selama sebulan penuh ini harusnya mampu berdampak lebih dari satu tahun semenjak lepas dari madrasah ramadan yang di dalamnya seorang mukmin mengikuti program  pelatihannya tersebut dengan penuh kesungguhan, keikhlasan dan harap-harap cemas (imaanan wah tisaaban)

Ibarat seseorang yang selama sebulan penuh berada di dalam training center maka pertarungan sebenarnya bukanlah selama berada di dalam ruang dan masa training tersebut, melainkan pasca training center tersebut. Pertarungan sebenarnya adalah saat berada di ring tinju atau lapangan hijau yang sebenarnya. Itulah 11 bulan setelahnya, mulai bulan syawal hingga bulan sya'ban yang akan datang. Dalam pertarungan sebenarnya itulah segala tindakan akan hadir dalam realitas baik positif maupun negatif walau kecenderungannya tindakan negatif lebih menguasai realitas. Hal ini karena di luar Ramadan tindakan negatif itu seakan hadir tanpa penghalang. Sementara di bulan Ramadan terlalu banyak penghalang tindakan negatif tersebut dan penghalang terbesarnya adalah puasa Ramadan itu sendiri.

Di realitas pertarungan yang sesungguhnya ini segala bentuk keburukan akan hadir secara lebih powerfull tanpa hambatan. Kesombongan, kebohongan, kedurhakaan, kedhaliman, pengkhianatan, pertikaian, ketidakpedulian, egoisme, sikap hasud, balas dendam dan segala bentuk keburukan akan hadir kembali dengan sangat leluasa. Media sosial yang mungkin selama Ramadan lebih terkendali dalam menyebarkan berita hasud, hoax, ujaran kebencian karena orang relatif dapat menahan diri sebab dirinya sedang berpuasa. Maka pasca Ramadan penghalang itu (puasa) sudah tidak ada lagi. Sehingga orang akan merasa bebas untuk berbuat dhalim dengan medsosnya. Na'udzubillahi min dzalik.

Pantaslah Ramadan selama sebulan penuh memberikan bekal terbaik kepada seorang muslim untuk membiasakan diri dalam kebaikan dan menahan diri dari keburukan. Ramadan telah memberikan bekal untuk mempersiapkan pertarungan yang sesungguhnya. Apa saja yang telah dilatihkan selama madrasah ramadan? Madrasah Ramadan telah mengajarkan kontrol emosi diri, menahan diri dari keburukan, melatih kesabaran, melatih kemampuan menjaga lisan untuk tidak mengumbar ucapan yang dusta dan sia-sia termasuk pula mengajarkan tangan untuk tidak mudah memviralkan setiap berita yang berdampak buruk. Ramadan juga mengajarkan kepedulian, meningkatkan rasa empati dan semangat berbagi pada sesama. Ramadan juga mengajarkan hidup sederhana dan tidak berfoya-foya tamak pada dunia. Ramadan juga mengajarkan kejujuran dalam bersikap dan berkata-kata. 

Semua pelajaran terbaik dari madrasah Ramadan ini adalah sebagai bekal terbaik untuk menghadapi gempuran syetan (baik yang berujud jin ataupun manusia) pada sebelas bulan selanjutnya setelah Ramadan. Sehingga apabila bekas yang ditinggalkan sangat kuat (karena kesungguhan ibadah saat Ramadan) maka tentu akan berdampak mampu menjadi tameng atau perisai bagi dirinya dalam menghadapi pertarungan kehidupan yang sesungguhnya. Itulah Nabi mengingatkan bahwa Ash shaumu junnah, puasa itu sebagai perisai.

Oleh karena itu, puasa Ramadan haruslah mampu meninggalkan jejak terbaik pada diri seseorang. Karena sejatinya sesuatu itu baru dianggap ada dan pernah ada manakala ada jejak atas sesuatu itu. Ibarat seseorang mengatakan bahwa di hutan itu ada harimaunya manakala ada jejak atau bekas atas keberadaan harimau tersebut. Apakah berupa jejak kaki, jejak ceceran darah, semak yang terkoyak, ataupun berupa suara auman. Namun jika semua itu tidak ada jejak maka cerita bahwa di hutan itu ada harimaunya tentu adalah sebuah dongeng belaka, 

Jadi, puasa Ramadan yang kita kerjakan selama bulan Ramadan baru dianggap benar-benar kita lakukan dengan benar manakala ada jejak atau bekasnya (atsar) dari puasa tersebut yang terus dikerjakan setelah ramadhan. Baik berupa amal ibadahnya (seperti puasa, qiyamullail, baca alquran, berbagi, sedekah dsb), maupun berupa nilai-nilai substansial puasa ramadhan sebagaimana yang disebutkan diatas.

Selamat menghadapi pertarungan yang sesungguhnya dengan modal madrasah Ramadhan yang lalu dan semoga kita dapat menjalani dan memenangkannya di sebelaa bulan yang akan datang. Terima kasih Ramadan dan selamat datang Syawal.

 

*) Oleh : Akhmad Muwafik Saleh S.Sos., M.Si, Dosen Ilmu Komunikasi UB dan Pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa Tanwir al Afkar.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

 

___________

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

 

___________

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Piala Sudirman 2021: Kevin/Marcus Buat Indonesia Melesat 3-0
    Piala Sudirman 2021: Kevin/Marcus Buat Indonesia Melesat 3-0
    26/09/2021 - 22:44
  • Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa Panen Raya Ikan Lele
    Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa Panen Raya Ikan Lele
    26/09/2021 - 22:36
  • Piala Sudirman 2021:  Gregoria Mariska Buat Indonesia Unggul Dua Poin
    Piala Sudirman 2021: Gregoria Mariska Buat Indonesia Unggul Dua Poin
    26/09/2021 - 22:24
  • Cetak Gol ke-100, Mo Salah Pecahkan Rekor Legenda Liverpool
    Cetak Gol ke-100, Mo Salah Pecahkan Rekor Legenda Liverpool
    26/09/2021 - 22:18
  • Piala Sudirman 2021: Ginting Sumbang Poin Pertama untuk Indonesia
    Piala Sudirman 2021: Ginting Sumbang Poin Pertama untuk Indonesia
    26/09/2021 - 22:10

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    24/09/2021 - 19:12
  • Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    24/09/2021 - 11:01
  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25

KULINER

  • Horeg Papua Culinary Sajikan Cita Rasa Papua
    Horeg Papua Culinary Sajikan Cita Rasa Papua
    26/09/2021 - 01:22
  • Steamboat Jumbo Luminor Hotel Jakarta Kota Sukses Curi Perhatian Penikmat Kuliner
    Steamboat Jumbo Luminor Hotel Jakarta Kota Sukses Curi Perhatian Penikmat Kuliner
    23/09/2021 - 16:30
  • Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    23/09/2021 - 01:33
  • Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    20/09/2021 - 05:30
  • Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    20/09/2021 - 01:25