Peristiwa Daerah

Epidemiolog UGM: Tes Acak Pemudik Tidak Bisa Dijadikan Rujukan

Rabu, 12 Mei 2021 - 11:14 | 14.63k
Epidemiolog UGM: Tes Acak Pemudik Tidak Bisa Dijadikan Rujukan
ILUSTRASI: Pemudik hari raya Idul Fitri 1442 H (FOTO: Dok. Humas UGM for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ferry Agusta Satrio

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah melakukan tes acak terhadap 6742 pemudik yang melalui pos penyekatan. Dari tes acak tersebut didapatkan sekitar 4123 pemudik yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari data tersebut diketahui bahwa lebih dari 60 persen pemudik terkonfirmasi positif. Namun menurut Epidemiolog UGM, Bayu Satria Wiratama, data belum bisa menunjukkan gambaran angka sebenarnya sebab tes tersebut dilakukan secara acak dan tidak disebutkan alat tes deteksi Covid-19 yang digunakan.

“Belum tentu (angka sebenarnya), karena untuk menggambarkan kondisi sebenarnya kita perlu kaidah yang benar dalam mengambil sampel secara acak,” kata Bayu dalam siaran pers kepada TIMES Indonesia, Rabu (12/5/2021).

Menurutnya jika pun tes secara acak menggunakan tes rapid antigen, swab PCR atau GeNose C19 maka angka terkonfirmasi positif sebesar itu menunjukkan hal yang cukup mengkhawatirkan. Namun begitu tidak bisa menjadi dasar untuk mengatakan secara keseluruhan kondisi gambaran pemudik yang terpapar Covid-19.

“Untuk mencapai gambaran sebenarnya perlu sistematika pengambilan sampel acak yang sesuai kaidah,” ujarnya

Meski demikian, Bayu sepakat bahwa kebijakan pelarangan mudik yang dilakukan oleh Pemerintah dalam rangka mengantisipasi adanya gelombang kedua pandemi dan kekhawatiran naiknya kasus Covid-19 seperti yang terjadi di India. Meski sudah ada larangan mudik tetap ada saja warga yang memilih mudik jauh-jauh hari bahkan menerobos pos-pos penyekatan mudik.

“Pelarangan mudik susah dilakukan apalagi tanpa penjelasan dan komunikasi yang bagus dari pemerintah. Misalnya kenapa mudik dilarang tapi berwisata boleh?” tuturnya

Nah bagi warga yang terlanjur mudik di kampung halamannya, Bayu menyarankan agar dilakukan pengetatan di wilayah tujuan mudik. Menurutnya setiap yang mudik harus dilakukan tes Covid-19 sebanyak dua kali di saat kedatangan dan dikarantina terlebih dahulu. Selanjutnya ada penguatan sistem surveilans dan monitoring kasus di masing-masing wilayah terutama sampai tingkat RT/RW.

Apabila sudah dilakukan deteksi dini dan diisolasi dengan cepat kasus yang muncul maka bisa ditekan penyebarannya.

“Intinya jika memungkinkan semua pemudik yang kembali pulang dikarantina dulu 5 hari dan dites dua kali,” tuturnya

Namun yang tidak kalah lebih penting, imbuhnya, pelaporan di tingkat RT/RW juga harus bagus untuk mencatat siapa saja pemudik yg datang sampai dengan kontak dan alamat asal untuk dilaporkan ke satgas daerah. “Tujuannya  untuk mempermudah kontak tracing jika terjadi kasus,” katanya

Meski ada larangan mudik, sosialisasi penggunaan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan hingga rajin mencuci tangan, tetap menjadi kunci utama penanggulangan penyebaran Covid-19 yang terletak di masing masing individu akan pentingnya mengenai pengetatan protokol kesehatan.

"Edukasi tetap menjadi bagian yang penting dalam pencegahan Covid-19 dan sebaiknya perlu dibuat seragam dari pusat sampai daerah karena sampai saat ini masih belum punya seragam," ujar Epidemiolog UGM, Bayu Satria Wiratama, soal tes acak pemudik oleh pemerintah. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Ikhtiar Bangkitan Ekonomi dari Resesi, Pemkot Mojokerto Sinergi dengan TIMES Indonesia
    Ikhtiar Bangkitan Ekonomi dari Resesi, Pemkot Mojokerto Sinergi dengan TIMES Indonesia
    20/06/2021 - 16:40
  • Mahasiswa Indonesia di Belanda Tanamkan Ideologi Pancasila
    Mahasiswa Indonesia di Belanda Tanamkan Ideologi Pancasila
    20/06/2021 - 16:34
  • Kementerian PUPR RI: Tiga Venue Tambahan PON XX Papua Selesai Akhir Juli 2021
    Kementerian PUPR RI: Tiga Venue Tambahan PON XX Papua Selesai Akhir Juli 2021
    20/06/2021 - 16:23
  • Wartawan Tewas Ditembak, Gus Muhaimin Desak Polisi Usut Tuntas 
    Wartawan Tewas Ditembak, Gus Muhaimin Desak Polisi Usut Tuntas 
    20/06/2021 - 16:15
  • Bupati Bandung Berharap Apkasi Lahirkan Inovasi Atasi Pandemi
    Bupati Bandung Berharap Apkasi Lahirkan Inovasi Atasi Pandemi
    20/06/2021 - 15:52

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Dampak Strategis Tuan Rumah API 2021
    Dampak Strategis Tuan Rumah API 2021
    19/06/2021 - 19:00
  • Potensi Mikroalga sebagai Energi Terbarukan di Indonesia
    Potensi Mikroalga sebagai Energi Terbarukan di Indonesia
    19/06/2021 - 14:50
  • Gerakan Menguatkan ”Rumah Kita”
    Gerakan Menguatkan ”Rumah Kita”
    19/06/2021 - 11:12
  • Konsep Dasar Filsafat Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pemikiran Ibnu Taimiyah
    Konsep Dasar Filsafat Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pemikiran Ibnu Taimiyah
    19/06/2021 - 09:33
  • Mendidik dengan (Mewujudkan) Pancasila
    Mendidik dengan (Mewujudkan) Pancasila
    19/06/2021 - 00:22
  • 1001 Manfaat Kampus Merdeka
    1001 Manfaat Kampus Merdeka
    18/06/2021 - 23:08
  • UUCK dan Semangat Penyelesaian Legalitas Perkebunan
    UUCK dan Semangat Penyelesaian Legalitas Perkebunan
    18/06/2021 - 19:35
  • Hate Speech Hati-hati Menggunakan Jarimu
    Hate Speech Hati-hati Menggunakan Jarimu
    18/06/2021 - 18:38

KULINER

  • Hidangan Tinggi Serat dan Rendah Lemak, Ini Resep Sayur Oyong
    Hidangan Tinggi Serat dan Rendah Lemak, Ini Resep Sayur Oyong
    19/06/2021 - 05:25
  • Promo Asian Feast Jadi Menu Andalan Baru di Grand Ambarrukmo Yogyakarta
    Promo Asian Feast Jadi Menu Andalan Baru di Grand Ambarrukmo Yogyakarta
    16/06/2021 - 16:48
  • Kampung Adat Segunung, Desa Wisata Alam dengan Kekuatan Budaya Lokal
    Kampung Adat Segunung, Desa Wisata Alam dengan Kekuatan Budaya Lokal
    16/06/2021 - 07:45
  • Segarkan Siang Bersama Dessert Ala Timtong
    Segarkan Siang Bersama Dessert Ala Timtong
    15/06/2021 - 07:32
  • ASTON Kuta Hotel & Residence Sajikan “SUNSET BBQ is BACK”
    ASTON Kuta Hotel & Residence Sajikan “SUNSET BBQ is BACK”
    15/06/2021 - 03:12