Peristiwa Nasional

Sejarawan Anhar Gonggong: Pancasila Lebih Banyak Dibicarakan Daripada Diamalkan

Jumat, 07 Mei 2021 - 19:35 | 14.44k
Sejarawan Anhar Gonggong: Pancasila Lebih Banyak Dibicarakan Daripada Diamalkan
Sejarawan Anhar Gonggong. (Foto: ANTARA)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sejarawan Anhar Gonggong mengatakan Pancasila sejak masa kemerdekaan selalu jadi permainan oleh para pemain politik.

Menurutnya, Pancasila lebih banyak hanya dibicarakan saja dari pada diamalkan. Bahkan kata dia, pasca reformasi, orang-orang nampaknya malu bicara Pancasila.

Hal itu dia katakan dalam Kongres V Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan yang berlangsung di ruang Balai Senat UGM pada Jum'at (7/5/2021).

“Kenapa itu terjadi? karena memang sepanjang diberlakukan sebagai dasar negara, selalu saja Pancasila dijadikan sekedar alat politik untuk kepentingan kekuasaan bukan untuk rakyat,” jelasnya.

Ia sepakat bahwa perlu adanya suatu konsensus dalam sistem pendidikan nasional yang menetapkan Pancasila sebagai pegangan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. “Itu tantangan kita sampai sekarang,” ujarnya.

Diminta Revisi

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo meminta pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pasalnya dalam PP No. 57 tahun 2021 tidak memuat pendidikan Pancasila sebagai pelajaran wajib bagi siswa pendidikan dasar dan menengah serta mahasiswa pendidikan tinggi.

Pasalnya, dalam PP No. 57 tahun 2021 tidak memuat pendidikan Pancasila sebagai pelajaran wajib bagi siswa pendidikan dasar dan menengah serta mahasiswa pendidikan tinggi.

“Mata pelajaran pendidikan Pancasila harus menjadi mata pelajaran wajib dari tingkat dasar, menengah hingga perguruan tinggi,” katanya beberapa waktu lalu.

Hilangnya mata pelajaran pendidikan Pancasila sejak diberlakukannya UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah merapuhkan pondasi bangsa akibat ketidakpahaman generasi bangsa terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Ia menyampaikan sebelum pendidikan Pancasila dihilangkan dalam UU No. 20 Tahun 2003, pendidikan Pancasila telah menjadi pelajaran wajib sejak tahun 1975. Hal itu tidak lepas dari peran MPR RI melalui TAP MPR 1973 yang disempurnakan pada tahun 1978 dan 1983.

“MPR RI saat ini tengah mendorong agar pendidikan Pancasila kembali menjadi mata pelajaran wajib di berbagai jenjang pendidikan. Tanpa pemahaman terhadap ideologi, bangsa kita tidak ubahnya seperti kapal besar yang tersesat di tengah samudera,” ujar Anhar Gonggong. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Sejarah Hari Ini: 19 Juni, Italia Raih Piala Dunia yang Kedua
    Sejarah Hari Ini: 19 Juni, Italia Raih Piala Dunia yang Kedua
    19/06/2021 - 16:06
  • Sejumlah Guru SD Negeri di Wilayah Purwosari Positif Covid-19
    Sejumlah Guru SD Negeri di Wilayah Purwosari Positif Covid-19
    19/06/2021 - 16:03
  • PPKM Diperpanjang, Bupati Klaten Sri Mulyani Keluarkan Empat Instruksi
    PPKM Diperpanjang, Bupati Klaten Sri Mulyani Keluarkan Empat Instruksi
    19/06/2021 - 15:51
  • Mobil PCR Milik Pemkab Magetan Jarang Digunakan, Ini Alasannya
    Mobil PCR Milik Pemkab Magetan Jarang Digunakan, Ini Alasannya
    19/06/2021 - 15:45
  • Von Florist Buka Gallery Bunga Anggrek di Yogyakarta, Isteri Paku Alam X Beri Apresiasi
    Von Florist Buka Gallery Bunga Anggrek di Yogyakarta, Isteri Paku Alam X Beri Apresiasi
    19/06/2021 - 15:33

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Potensi Mikroalga sebagai Energi Terbarukan di Indonesia
    Potensi Mikroalga sebagai Energi Terbarukan di Indonesia
    19/06/2021 - 14:50
  • Gerakan Menguatkan ”Rumah Kita”
    Gerakan Menguatkan ”Rumah Kita”
    19/06/2021 - 11:12
  • Konsep Dasar Filsafar Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pemikiran Ibnu Taimiyah
    Konsep Dasar Filsafar Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pemikiran Ibnu Taimiyah
    19/06/2021 - 09:33
  • Mendidik dengan (Mewujudkan) Pancasila
    Mendidik dengan (Mewujudkan) Pancasila
    19/06/2021 - 00:22
  • 1001 Manfaat Kampus Merdeka
    1001 Manfaat Kampus Merdeka
    18/06/2021 - 23:08
  • UUCK dan Semangat Penyelesaian Legalitas Perkebunan
    UUCK dan Semangat Penyelesaian Legalitas Perkebunan
    18/06/2021 - 19:35
  • Hate Speech Hati-hati Menggunakan Jarimu
    Hate Speech Hati-hati Menggunakan Jarimu
    18/06/2021 - 18:38
  • Berguru Ke Driyarkara dan Parson
    Berguru Ke Driyarkara dan Parson
    18/06/2021 - 11:28

KULINER

  • Hidangan Tinggi Serat dan Rendah Lemak, Ini Resep Sayur Oyong
    Hidangan Tinggi Serat dan Rendah Lemak, Ini Resep Sayur Oyong
    19/06/2021 - 05:25
  • Promo Asian Feast Jadi Menu Andalan Baru di Grand Ambarrukmo Yogyakarta
    Promo Asian Feast Jadi Menu Andalan Baru di Grand Ambarrukmo Yogyakarta
    16/06/2021 - 16:48
  • Kampung Adat Segunung, Desa Wisata Alam dengan Kekuatan Budaya Lokal
    Kampung Adat Segunung, Desa Wisata Alam dengan Kekuatan Budaya Lokal
    16/06/2021 - 07:45
  • Segarkan Siang Bersama Dessert Ala Timtong
    Segarkan Siang Bersama Dessert Ala Timtong
    15/06/2021 - 07:32
  • ASTON Kuta Hotel & Residence Sajikan “SUNSET BBQ is BACK”
    ASTON Kuta Hotel & Residence Sajikan “SUNSET BBQ is BACK”
    15/06/2021 - 03:12