News Commerce Indonesia Bangkit

Proses KBM Berkarakter Abad 21 Diterapkan di SMK Kesehatan Yannas Husada Bangkalan Madura

Jumat, 07 Mei 2021 - 02:24 | 24.78k
Proses KBM Berkarakter Abad 21 Diterapkan di SMK Kesehatan Yannas Husada Bangkalan Madura
Contoh pembuatan indikator alami oleh siswa SMK Kesehatan Yannas Husada Bangkalan. (Foto-foto: SMK Kesehatan Yannas Husada for TIMES Indonesia)
FOKUS

Indonesia Bangkit

TIMESINDONESIA, BANGKALAN – Pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di SMK Kesehatan Yannas Husada Bangkalan, Madura, menekankan karakter 4C Pembelajaran Abad 21. Keempat karakter itu adalah critical thinking, creativity, communication, and collaboration.

Dengan adanya karakter pembelajaran tersebut, membuat guru di SMK Kesehatan Yannas Husada Bangkalan dituntut untuk selalu berinovasi. Tujuannya, agar memunculkan semua karakter tersebut dalam diri peserta didik.

SMK Kesehatan Yannas Husada 2

“Bagaimana caranya membuat siswa berpikir kritis, kreatif, bisa berkomunikasi dan berkolaborasi dengan sesama. Sehingga peserta didik bisa kreatif dalam pengerjaan tugas mereka, bisa berpikir kritis dalam diskusi atau tanya jawab dengan guru serta peserta didik yang lain, dan bisa berkomunikasi dan berkolaborasi baik di dalam kelas ataupun diluar kelas,” papar Andhika Satriono Amd Farm, Kepala Program Keahlian (Kaproli) Farmasi, SMK Kesehatan Yannas Husada.

Menurut Andika, di abad 21 sekarang ini, sebagaimana gebrakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dengan programnya yaitu “Merdeka Belajar” yang salah satu isinya adalah “RPP dipersingkat”.

“Program ini memberikan kebebasan kepada guru untuk memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP yang selanjutnya guru memiliki lebih banyak waktu untuk berkreasi dan berinovasi dalam mengajar,” jelas dia.

Menurut Andhika, dengan hanya satu halaman menjadikan penulisan RPP bisa dilakukan secara efektif dan efisien oleh guru.  Dengan demikian, guru bisa memfasilitasi peserta didik dengan metode pembelajaran, model pembelajaran dan media ajar yang sangat unik dan baru.

“Imbasnya, proses pembelajaran menjadi menarik serta peserta didik bisa berkembang dengan sendirinya,” kata dia.

SMK Kesehatan Yannas Husada 3

Andhika mengungkapkan salah satu program keahlian yang ada di SMK Kesehatan Yannas Husada yaitu program keahlian farmasi. “Dengan memberikan model pembelajaran project-based learning dan problem-based learning serta memasukkan topik yang lagi viral, peserta didik sangat terangsang dan terdorong untuk berkreasi dan berinovasi sesuai dengan materi dan KD (kompetensi dasar) yang diberikan,” jelas dia.

Andhika mencontohkan, peserta didik menginovasikan bahan herbal menjadi produk skincare. Dalam hal ini, siswa membuat produk yang antara lain yaitu masker, lulur, lipbalm, dan sabun yang dibuat dari bahan herbal.

“Bahan asam basa yang disaponifikasikan dengan menambahkan bahan herbal di dalam skincare tersebut dan menggunakan pewarna serta parfum alami sehingga mereka menghasilkan produk yang memang beda dari biasanya dan benar-benar baru,” papar dia.

Di dalam mata pelajaran lain, contohnya mata pelajaran Kimia, Raddina Aprilia SPd, selaku guru mata pelajaran Kimia, menuturkan bahwa peserta didik bisa menghasilkan produk dengan pengembangan dari mereka sendiri.

“Dengan memberikan pendekatan scientific learning dan model pembelajaran cooperative learning yang di antaranya DI (Discussion Interaction) dan STAD (Students Team Achievement Divisions), siswa bisa berpikir kritis dan kreatif terhadap pembuatan bahan ajar Atlas,” terang Raddina.

Dia mengatakan, selama ini indikator yang digunakan untuk menguji senyawa asam basa dalam pembuatan Atlas adalah dari bahan sintetis.

Namun, sebagai guru yang terampil, Raddina menugaskan peserta didik untuk membuat indikator alami dari bebagai macam bunga dan melakukan pengembangan dari apa yang mereka pelajari.

Contohnya, kata Raddina, siswa berkreasi dengan bunga tapak dara. Apakah bunga berwarna ungu ini bisa dijadikan indikator alami untuk menguji senyawa asam basa.

“Langkah tersebut menunjukkan cara berpikir peserta didik yang kritis dan berusaha memunculkan kreativisme mereka sendiri dari apa yang telah pelajari. Contoh video pembuatan indikator alami ini bisa di akses di link https://youtu.be/CChXY9a8KnU,” ujar dia.

Upaya yang sama dilakukan oleh guru pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris, Fatimatus Suhroh SS MPd, yang memacu siswa berpikir kritis dengan masalah yang mereka hadapi.

“Siswa kami ajak untuk menuangkan problem mereka dalam sebuah komik dengan menggunakan media aplikasi educational comic sehingga terjadi interaksi aktif,” kata Fatimatus.

Komik edukasi tersebut, kata Fatimatus, adalah salah satu contoh pengembangan belajar peserta didik menggunakan media aplikasi terbaru yang terintegrasi pada pelajaran Bahasa Inggris.

Sebagai bahan kesimpulan dari proses kegiatan belajar mengajar di SMK Kesehatan Yannas Husada Bangkalan adalah sesuai dengan karakter abad 21 yang disebut sebagai 4C (critical thinking, creativity, communication, and collaboration).

“Untuk bisa memunculkan semua karakter tersebut, guru pengampu yang mana sebagai fasilitator, motivator dan inspirator harus bisa terampil dalam berinovasi di setiap proses pembelajaran yang akan diberikan,” kata guru Bahasa Inggris SMK Kesehatan Yannas Husada Bangkalan, Madura, ini. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • [CEK FAKTA] Roket Melewati Wilayah Udara Indonesia dan Malaysia
    [CEK FAKTA] Roket Melewati Wilayah Udara Indonesia dan Malaysia
    18/06/2021 - 08:09
  • Naomi Osaka Tak Akan Ambil Bagian di Wimbledon
    Naomi Osaka Tak Akan Ambil Bagian di Wimbledon
    18/06/2021 - 07:54
  • Maju di Pilpres 2024, Prabowo Subianto: Kenapa Tidak?
    Maju di Pilpres 2024, Prabowo Subianto: Kenapa Tidak?
    18/06/2021 - 07:46
  • Tips Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut
    Tips Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut
    18/06/2021 - 07:37
  • Balas Balon Pembakar, Israel Lanjutkan Serangan Udara ke Jalur Gaza
    Balas Balon Pembakar, Israel Lanjutkan Serangan Udara ke Jalur Gaza
    18/06/2021 - 06:55

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Welfare State, Sebuah Perbandingan untuk Indonesia
    Welfare State, Sebuah Perbandingan untuk Indonesia
    17/06/2021 - 13:21
  • Surat Kedua: Untuk Pembelajar Pluralisme dan Kebangsaan
    Surat Kedua: Untuk Pembelajar Pluralisme dan Kebangsaan
    17/06/2021 - 10:36
  • Membangun Paradigma Hukum di Tengah Pandemi Covid-19 :Implementasi dan Tantangan
    Membangun Paradigma Hukum di Tengah Pandemi Covid-19 :Implementasi dan Tantangan
    16/06/2021 - 21:34
  • Implikasi Pengenaan PPN Terhadap Jasa Pendidikan
    Implikasi Pengenaan PPN Terhadap Jasa Pendidikan
    16/06/2021 - 19:32
  • Pemilu dan Sirkulasi Kepemimpinan
    Pemilu dan Sirkulasi Kepemimpinan
    16/06/2021 - 11:24
  • Empat Pilar untuk Harmonisasi dan Keluhuran Budaya Bangsa
    Empat Pilar untuk Harmonisasi dan Keluhuran Budaya Bangsa
    16/06/2021 - 10:05
  • Infrastruktur Pembelajaran Online Yang Kuat Adalah Kunci Masa Depan Pendidikan Tinggi
    Infrastruktur Pembelajaran Online Yang Kuat Adalah Kunci Masa Depan Pendidikan Tinggi
    16/06/2021 - 09:06
  • Catatan Anwar Sadad; Kiai Nawawi Bertemu Malaikat Maut
    Catatan Anwar Sadad; Kiai Nawawi Bertemu Malaikat Maut
    16/06/2021 - 08:30

KULINER

  • Promo Asian Feast Jadi Menu Andalan Baru di Grand Ambarrukmo Yogyakarta
    Promo Asian Feast Jadi Menu Andalan Baru di Grand Ambarrukmo Yogyakarta
    16/06/2021 - 16:48
  • Kampung Adat Segunung, Desa Wisata Alam dengan Kekuatan Budaya Lokal
    Kampung Adat Segunung, Desa Wisata Alam dengan Kekuatan Budaya Lokal
    16/06/2021 - 07:45
  • Segarkan Siang Bersama Dessert Ala Timtong
    Segarkan Siang Bersama Dessert Ala Timtong
    15/06/2021 - 07:32
  • ASTON Kuta Hotel & Residence Sajikan “SUNSET BBQ is BACK”
    ASTON Kuta Hotel & Residence Sajikan “SUNSET BBQ is BACK”
    15/06/2021 - 03:12
  • Dawet Ayu Bu Seni, Satu-Satunya Kuliner Tradisional di Taman Ganjaran
    Dawet Ayu Bu Seni, Satu-Satunya Kuliner Tradisional di Taman Ganjaran
    13/06/2021 - 16:03