Kopi TIMES

Kelirumologi Tarawih Akhir Ramadan

Rabu, 05 Mei 2021 - 09:10 | 26.83k
Kelirumologi Tarawih Akhir Ramadan
A Bayhaqi Kadmi, Kolomnis Dakwah Media Ummat/ Humorolog.
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, MALANG – Barisan Tarawih setiap tahun berulang. Mendekati pungkas Ramadan mengalami ‘kemajuan’. Awal Ramadan padat hingga baris belakang, menjelang akhir bulan puasa, hanya tersisa dua baris saja. Gejala ini lazim di masjid, surau, di mana saja, di kampung dan kota, di dekat kita.

Agaknya ini kelirumologi. Salah faham, karena kurang faham. Ibadah bulan Ramadan, puasa sejak subuh hingga mahgrib, ritualnya hanya pada soal menunda makan minum. Namun getaran Ramadan berbeda dari bulan biasa. Karena pahala dilipatgandakan dari tadarus Al-Quran, sedekah, menjaga hati dan lisan, dan ibadah sembahyang spesial, berjuluk shalat tarawih. Sujud shalat yang disunnatkan hanya di bulan Ramadan. Namun agaknya, tak banyak umat muslim yang menjadikan tarawih sebagai kegembiraan. Justru kadang malah jadi pemberatan. Apalagi karena hukumnya sunnat, maka enteng untuk ditinggalkan.

Sekedar bergurau, saya menduga. Jika disurvei, undangan kegiatan bukber di mana pun jua, 10% peserta diantaranya di waktu siangnya tidak puasa. Bakda bukber, kalau keasyikan ngobrol, kerap terjadi shalat tarawih hilang ditelan malam. Namun coba disurvei, kaum mukmin yang istiqomah menuju masjid bertarawih, mustahil kiranya siang nya tidak puasa.  Hampir mustahil lahir kisah lucu seseorang berucap begini “Kalau siang saya tidak kuat puasa, namun jangan kuatir, saya hobby shalat tarawih, apalagi rakaatnya banyak, enak untuk olahraga.”   

Tarawih ibadah yang peminatnya makin menurun seiring Ramadan usai. Satu hal yang seharusnya makin diburu seiring menembus Lailatul Qodar. Tarawih umat muslim hari ini bukan lagi kegembiraan seperti jaman Rasulullah SAW. Hadist riwayat Abu Hurairah, menyampaikan kisah Rasul yang menggemarkan shalat di bulan Ramadan, dengan anjuran siapa yang melaksanakannya dengan iman teguh akan dihapus dosanya yang lalu.

Siti Aisyah RA juga meriwayatkan, bahwasanya Nabi Muhammad SAW shalat tarawih di masjid. Maka banyak orang mengikuti beliau. Begitu juga malam keduanya. Pada malam ketiga dan keempat orang-orang berkumpul menunggu Nabi, namun beliau tidak hadir di masjid. Esok paginya Nabi berkata “Saya tahu kegembiraanmu ibadah tadi malam, tetapi saya takut sekali, kalau-kalau shalat ini diwajibkan untukmu di bulan Ramadan”.

Pemahaman atas hadist ini sering salah faham. Sehingga kita kurang mengutamakan tarawih. Ketidakhadiran beliau di malam ketiga dan keempat lebih karena takut shalat tarawih akan diwajibkan Tuhan. Yakni akan turun wahyu mewajibkan ibadah itu, seiring kesukaan dan kegembiraan umat Islam. Sebab, bukan mustahil dalam kebiasaan, kerap turun wahyu wajibnya ibadah karena kaum muslimin suka mengerjakannya.

Rasulullah SAW, sangat bijaksana, penuh belas kasih pada umatnya. Beliau hanya dua malam shalat tarawih berkaum-kaum di masjid, karena takut turun wahyu yang mewajibkannya. Sembahyang Tarawih, sejatinya ibadah yang sangat digemari Nabi dan diajaknya orang untuk mengerjakannya.

Umat Islam hari ini, Nabi sudah memprediksinya, betapa berat andai tarawih diwajibkan. Namun wahyu diwajibkannya sudah tidak mungkin turun karena Nabi sudah berpulang 1400 tahun lalu.

Tarawih kemudian bergulir ke jaman Khalifah Abu Bakar Asshidiq, di bulan Ramadhan dilaksanakan sendiri-sendiri atau berkelompok. Sembahyang Tarawih berjamaah dengan satu imam tidak ada pada masa Khalifah pertama ini.

Barulah pada masa Khalifah Umar Bin Khattab, seperti riwayat seorang Tabi’in, Abdurrahman bin Abdul Qarai, Sang Amirul Mukminin ingin mempersatukan shalat tarawih sendiri dan berkelompok menjadi satu Imam dan makmum berjamah. Beliau menunjuk Ubay Bin Kaab, seorang penghafal Al-Quran terpilih, serta pembaca qiroah yang fasih menjadi Imam Shalat tarawih pertama kali bagi umat Islam. Tarawih berjamaah pertama itu dilaksanakan di masjid Nabawi, dengan 20 rakaat, dan 3 rakaat Witir.

Nah, mari kita fahamkan diri kita, ibadah sunnat itu sangat merugi jika kita abaikan. Ibadah tarawih pahalanya setara shalat fardhu yang dilipat gandakan. Adanya pun hanya di bulan Ramadan. Mari tunaikan sisa Ramadan, menuju masjid dan musholla, berjamaah shalat tarawih, karena belum tentu kita menikmatinya syahdunya qiyamul ini selain di bulan Ramadan.

***

*) Oleh: A Bayhaqi Kadmi, Kolomnis Dakwah Media Ummat/ Humorolog.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Lebaran Saat Pandemi, Yuk Lihat Dino di Mojosemi Forest Park
    Lebaran Saat Pandemi, Yuk Lihat Dino di Mojosemi Forest Park
    14/05/2021 - 15:07
  • Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    14/05/2021 - 14:30
  • Obyek Wisata di Majalengka Tetap Buka Saat Libur Lebaran 2021
    Obyek Wisata di Majalengka Tetap Buka Saat Libur Lebaran 2021
    14/05/2021 - 14:15
  • Nias Barat Diguncang Gempa 7,2 SR, Tak Potensi Tsunami
    Nias Barat Diguncang Gempa 7,2 SR, Tak Potensi Tsunami
    14/05/2021 - 13:56
  • Sejarah Hari Ini: 14 Mei, Presiden Soekarno Lolos dari Percobaan Pembunuhan
    Sejarah Hari Ini: 14 Mei, Presiden Soekarno Lolos dari Percobaan Pembunuhan
    14/05/2021 - 13:25

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    13/05/2021 - 07:33
  • Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    12/05/2021 - 14:08
  • Kiat Cukup Beras untuk Wilayah Minim Sawah 
    Kiat Cukup Beras untuk Wilayah Minim Sawah 
    12/05/2021 - 08:21
  • Ngopi Pagi: Lebaran
    Ngopi Pagi: Lebaran
    12/05/2021 - 07:02
  • Dahsyatnya Korupsi Jual Beli Jabatan Mengalahkan Pengadaan Barang Jasa
    Dahsyatnya Korupsi Jual Beli Jabatan Mengalahkan Pengadaan Barang Jasa
    11/05/2021 - 13:12
  • Ngopi Pagi: Akhir Ramadan
    Ngopi Pagi: Akhir Ramadan
    11/05/2021 - 09:50
  • Berpuasa dan Bercinta
    Berpuasa dan Bercinta
    10/05/2021 - 17:29
  • Ngopi Pagi: Pembelajaran Ramadan
    Ngopi Pagi: Pembelajaran Ramadan
    10/05/2021 - 08:45

KULINER

  • Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    14/05/2021 - 14:30
  • 5 Tempat Wisata Favorit Bulan Madu bagi Pengantin Baru
    5 Tempat Wisata Favorit Bulan Madu bagi Pengantin Baru
    14/05/2021 - 11:31
  • Ide Menu Lebaran, Yuk Coba Tahu Campur Khas Surabaya
    Ide Menu Lebaran, Yuk Coba Tahu Campur Khas Surabaya
    14/05/2021 - 09:25
  • Tempat Kuliner Asyik di Kepanjen untuk Libur Lebaran
    Tempat Kuliner Asyik di Kepanjen untuk Libur Lebaran
    14/05/2021 - 04:33
  • Lebaran di Rumah Bikin Lapar? Pesan Menu Gurami di Kharisma Resto Banyuwangi Saja
    Lebaran di Rumah Bikin Lapar? Pesan Menu Gurami di Kharisma Resto Banyuwangi Saja
    14/05/2021 - 03:07