Pendidikan

Kemendikbud Pilih ITN Malang Jadi Pelaksana Pendamping Program SMK Pusat Keunggulan

Selasa, 04 Mei 2021 - 17:32 | 14.34k
Kemendikbud Pilih ITN Malang Jadi Pelaksana Pendamping Program SMK Pusat Keunggulan
Rektor ITN Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE. (Foto: Humas ITN Malang)

TIMESINDONESIA, MALANG – Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) sebagai perguruan tinggi Pelaksana Pendampingan Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan Tahun 2021.

Keputusan itu sesuai berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi yang ditandatangani Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D.

ITN Malang menjadi satu diantara 146 perguruan tinggi negeri dan swasta se Indonesia yang akan melakukan pendampingan Program SMK Pusat Keunggulan.

Dari jumlah tersebut ada 19 perguruan tinggi yang berada di Jawa Timur. Selain ITN Malang juga ada total 6 perguruan tinggi negeri dan swasta di Malang yang mendapat kesempatan sama.

“Untuk institut di Jawa Timur hanya ITN Malang dan ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember),” kata Rektor ITN Malang, Prof. Dr.Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE.

Setelah ditetapkan, maka ITN Malang dengan 15 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri hari ini melakukan “Rapat Koordinasi Pelaksana Pendampingan Pusat Keunggulan Tahun 2021, Program SMK 4 Tahun dan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama” di Auditorium Kampus 1 ITN Malang, Senin (03/05/2021). 15 SMKN tersebut dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Surabaya, Mojokerto, Tulungagung, Trenggalek dan Nganjuk.

Menurut rektor, di Jawa Timur ada banyak SMK yang menyelenggarakan pendidikan 4 tahun. Sehingga akan banyak yang bisa dilakukan ketika ITN Malang bisa bersinergi dengan SMK yang didampinginya. Salah satu pendampingan pada level program studi, yaitu SMK yang menyelenggarakan pendidikan 4 tahun akan ada pengakuan SKS ketika masuk ke perguran tinggi dari mata pelajaran yang sudah ditempuh.

“Umumnya untuk mendapatkan ijazah sarjana mahasiswa harus menempuh 144 SKS. Kami sepakat di level institut ada pengakuan SKS dari SMK program 4 tahun, minimal 18 SKS dan maksimal 24 SKS. Artinya, kalau kita hitung calon mahasiswa hanya menempuh 120 SKS. Masing-masing mahasiswa bisa menempuh 7 sampai 7,5 semester bergantung indeks prestasi mahasiswa tersebut,” jelas rektor.

Dengan adanya kerjasama dengan SMK Negeri, rektor berharap ITN Malang sebagai pelaksana pendampingan bisa berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di level Jawa Timur, khususnya Kota Malang.

ITN.jpg

Ada beberapa tugas yang menunggu ITN Malang sebagai pelaksana pendampingan. Seperti yang tertuang dalam surat keputusan, yakni melaksanakan koordinasi dengan unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, melakukan pendampingan pemenuhan 8 standar nasional pendidikan dan implementasi link and match dengan dunia kerja, memfasilitasi pelatihan pelaksanaan in house training kepada kepala sekolah dan guru di SMK pelaksana Program SMK Pusat keunggulan serta pengawas sekolah.

Kemudian, memfasilitasi implementasi pembelajaran berbasis komunitas kepada kepala sekolah dan guru di SMK pelaksana Program SMK Pusat keunggulan serta pengawas sekolah, pendampingan kepala sekolah di SMK pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan dalam penyusunan perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan SMK, pendampingan penggunaan teknologi bagi kepala sekolah dan guru di SMK pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan dan penyusunan, pemantauan, evaluasi, dan pelaksanaan tindak lanjut capaian pembelajaran di SMK pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan.

Terpilihnya ITN Malang menjadi perguruan tinggi Pelaksana Pendamping Program SMK Pusat Keunggulan tidak lepas dari peran serta SMKN 6 Malang. Perlu diketahui sebelumnya ITN Malang dan SMKN 6 Malang sudah terlebih dahulu menjalin MoU pada awal April 2021 yang lalu.

“Kami berterimakasih ke Kepala Sekolah SMKN 6 yang sudah menjembatani pertemuan ini. Momen kali ini menjadi program ITN sebagai perguruan tinggi dan sekolah untuk saling bersinergi dalam perencanaan dan pengelolaan program SMK Pusat Keunggulan,” imbuh rektor.

Jalinan MoU ITN Malang dengan SMKN 6 Malang dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMKN 6 Malang, Drs Sidik Priyono. Menurut Sidik, tanggal 8 April kemarin SMKN 6 Malang sudah melaksanakan MoU dengan ITN Malang.

Kegiatan MoU mencakup 4 hal, yakni support ITN Malang terhadap program pendidikan 4 tahun di SMK, sehingga siswa tidak perlu mengulang materi yang sama saat meneruskan kuliah, matrikulasi dari SKS yang sudah ditempuh di SMK, pengabdian masyarakat, serta kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Sidik menjelaskan, program link and match tidak hanya dengan industri namun juga dengan perguruan tinggi. Maka, pihaknya mencoba mengondisikan dengan perguruan tinggi ITN Malang. Karena prinsip SMK itu kata dia adalah BMW yakni bekerja, melanjutkan, dan wirausaha.

"Ini yang akan kita laksanakan dengan ITN dalam kerjasama dengan SMK di Propinsi Jawa Timur. Semoga ITN Malang juga bisa memberikan yang terbaik, karena ITN Malang juga menjadi Pelaksana Pendamping Program SMK Pusat Keunggulan dengan nomor urut 77 di SK Dirjen Vokasi,” beber Sidik.

Pengakuan ITN Malang terhadap matrikulasi 18 sampai 24 SKS diapresiasi oleh Sidik. Harapannya ketika siswa SMK program 4 tahun melanjutkan ke perguruan tinggi tidak akan sama dengan yang hanya menempuh 3 tahun.

“ITN mengakui minimal 18 sampai 24 SKS. Sehingga anak-anak kita yang SMK 4 tahun bisa mendapatkan jenjang lebih cepat (lulus) dari pada yang 3 tahun. Kalau mungkin ada jurusan tidak sama (dari yang sudah disepakati) silahkan berkoordinasi dengan masing-masing jurusan yang ada di ITN Malang,” ucapnya. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Konsumsi Buah Kiwi, Dapatkan Ragam Manfaatnya
    Konsumsi Buah Kiwi, Dapatkan Ragam Manfaatnya
    18/05/2021 - 05:45
  • SMK Unggulan An Nur Bululawang Malang Sukses Kembangkan Pembelajaran Berbasis Wirausaha
    SMK Unggulan An Nur Bululawang Malang Sukses Kembangkan Pembelajaran Berbasis Wirausaha
    18/05/2021 - 04:38
  • Jatim Park Group Diskon HTM 30 Persen
    Jatim Park Group Diskon HTM 30 Persen
    18/05/2021 - 03:34
  • Dua Proyek Crown Group Masuk Nominasi Kelas Dunia
    Dua Proyek Crown Group Masuk Nominasi Kelas Dunia
    18/05/2021 - 02:22
  • Semangat Literasi di Rumah Jurnal IKHAC Mojokerto
    Semangat Literasi di Rumah Jurnal IKHAC Mojokerto
    18/05/2021 - 01:58

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Percaya Diri
    Ngopi Pagi: Percaya Diri
    17/05/2021 - 14:37
  • Desinfektan: Tersangka Terbentuknya Strain Virus Baru, Termasuk Covid
    Desinfektan: Tersangka Terbentuknya Strain Virus Baru, Termasuk Covid
    17/05/2021 - 14:10
  • Selamat Datang di Pertarungan Sesungguhnya
    Selamat Datang di Pertarungan Sesungguhnya
    17/05/2021 - 01:24
  • Ngopi Pagi: Komitmen
    Ngopi Pagi: Komitmen
    16/05/2021 - 09:37
  • Ngopi Pagi: Antara Kesedihan dan Kebahagiaan
    Ngopi Pagi: Antara Kesedihan dan Kebahagiaan
    14/05/2021 - 09:00
  • Ngopi Pagi: Maaf
    Ngopi Pagi: Maaf
    13/05/2021 - 09:00
  • Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    13/05/2021 - 07:33
  • Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    12/05/2021 - 14:08

KULINER

  • Biji Segawe, Cemilan Jadul yang Masih Ditemukan Saat Lebaran di Banyuwangi
    Biji Segawe, Cemilan Jadul yang Masih Ditemukan Saat Lebaran di Banyuwangi
    17/05/2021 - 07:36
  • Deretan Kue Kering yang Bikin Meja Tamumu Makin Cantik Saat Lebaran
    Deretan Kue Kering yang Bikin Meja Tamumu Makin Cantik Saat Lebaran
    16/05/2021 - 21:36
  • Nikmatnya Sambal Mamong, Sambal Ikan Asap Khas Lamongan
    Nikmatnya Sambal Mamong, Sambal Ikan Asap Khas Lamongan
    16/05/2021 - 17:04
  • Ini 5 Makanan Khas Lebaran yang Jadi Langganan Tiap Tahun
    Ini 5 Makanan Khas Lebaran yang Jadi Langganan Tiap Tahun
    16/05/2021 - 15:13
  • Lezat, Inilah Empat Kuliner Khas Pasuruan
    Lezat, Inilah Empat Kuliner Khas Pasuruan
    16/05/2021 - 09:30