Kopi TIMES

Refleksi Hari Pendidikan Nasional

Selasa, 04 Mei 2021 - 12:48 | 30.19k
Refleksi Hari Pendidikan Nasional
Dr. R. Chusnu Yuli Setyo, Kabid Pendidikan SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan.
Editor: Ardiyanto

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Ini adalah kali kedua kita memperingati Hari Pendidikan Nasional di tengah pandemi Covid-19. Tentu tidak seperti tahun-tahun sebelumnya di mana kita memperingati Hardiknas dengan gegap gempita, seperti upacara di alon-alon dengan tari dan paduan suara masal dari siswa-siswi kita dan pameran pendidikan akbar yang diikuti berbagai perwakilan lembaga pendidikan. Kita tentu rindu suasana tersebut.

Namun, kita harus menyadari bahwa pandemi belum usai. Kita harus tetap waspada. Jangan sampai Lamongan yang sudah mulai hijau zonanya ini menjadi merah lagi.  Dengan hijaunya zona di Lamongan, pembelajaran tatap muka juga sudah bisa mulai normal kembali, namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kita patut berbangga, konsep Sekolah Tangguh Semeru milik Lamongan dalam menyiapkan Pembelajaran Tatap Muka tahun pelajaran 2021/2022 telah menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah-sekolah  di 14 provinsi di Indonesia. Ternyata, kabupaten-kabupaten lain di Indonesia belum mengadakan persiapan, Lamongan sudah menyiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak awal tahun ajaran kemarin melalui “simulasi PTM di sekolah yang sudah memenuhi persyaratan protokol dan sarana kesehatan berupa Sekolah Tangguh Semeru”.
 
Tema Hardiknas 2021 ini adalah “Serentak Bergerak, Menuju Merdeka Belajar”. Sebuah tema yang meminta seluruh komponen yang berhubungan dengan pendidikan bisa menyukseskan kebijakan Kemendikbud tentang Merdeka Belajar.

Konsep merdeka belajar diambil dari filosofi pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional kita. Beliau mengatakan:

“Pengaruh pengajaran itu umumnya memerdekakan manusia atas hidupnya lahir, sedangkan merdekanya hidup batin itu terdapat dari pendidikan.”

“Dengan adanya budi pekerti, tiap-tiap manusia berdiri sebagai manusia merdeka (berpribadi), yang dapat memerintah atau menguasai diri sendiri. Inilah manusia beradab dan itulah maksud dan tujuan pendidikan dalam garis besarnya.”

Dari dua kutipan di atas bisa disimpulkan bahwa merdeka belajar adalah usaha mengembalikan tujuan pendidikan agar siswa bisa menjadi manusia merdeka, yaitu manusia yang beradab yang mempunyai budi pekerti dan bisa menguasai diri sendiri. Pada titik ini, istilah merdeka dan mandiri bertemu.

Secara terminologi, Merdeka Belajar dalam bahasa Inggris dekat dengan istilah “Independent learning”, kemudian untuk siswanya menjadi "independent learner" (pembelajar mandiri, siswa mandiri, atau pelajar merdeka). Merdeka dan mandiri itu ada sedikit perbedaan arti. Tapi sangat dekat artinya.

Istilah Merdeka Belajar itu cukup membingungkan kita. Ada ketidak konsisten dalam menggunakan istilah merdeka di sini. Untuk kampus, ini menjadi kampus merdeka. Untuk pelajar, ini menjadi pelajar merdeka. Untuk proses pembelajaran atau proses mencapai kampus merdeka dan pelajar merdeka, dibutuhkan kebijakan "belajar merdeka". Jadi sebetulnya yang pas itu belajar merdeka, bukan merdeka belajar.

Menurut W. R. Meyer (2010)--dalam konferensi tahunan British Educational Research Association di  University of Warwick -- kunci keberhasilan dari independent learner (pembelajar mandiri) adalah
1. “a strong relationship between teachers and pupils” (hubungan yang kuat antara guru dan murid) dan
2.  “skills that individual learners have to acquire to progress towards independent learning” (ketrampilan yang harus dipenuhi untuk mencapai merdeka belajar), yaitu ketrampilan problem-solving.

Ketrampilan menyelesaikan masalah bisa diperoleh kalau siswa banyak memperoleh pengetahuan. Pengetahuan bisa diperoleh dengan cepat kalau siswa mau belajar mandiri dengan banyak mencari informasi dan pengetahuan di buku, e-book, atau googling di internet.

Semakin banyak membaca, semakin banyak pengetahuan. Semakin banyak pengetahuan, semakin banyak alternatif pemecahan masalah yang dihadapi.

Inilah mengapa pentingnya Gerakan Lamongan Sehari Satu Buku (Gerlam Sesaku) yang telah  diluncurkan oleh Bupati Yuhronur Effendi di SMPN 1 Lamongan.

Selain itu untuk mempercepat literasi digital siswa dan guru dan juga untuk meningkatkan pelayanan pendidikan, Bupati Lamongan yang mempunyai visi jauh ke depan ini meluncurkan Gerakan Lamongan Sekolah Digital (Lamongan Digital School).

Dua gerakan dibatas adalah gerakan dari Lamongan untuk Indonesia. Lamongan yang bisa menembus batas pandemi (Lamongan goes beyond the pandemic barriers).

Pada tanggal 24 Mei besok, Dinas Pendidikan Lamongan akan memulai pembukaan kerjasama internasional “Hiroshima-Lamongan Student Partnership Program 2021” antara Akifuchu International Course (Senior High School), Hiroshima Jepang dengan 12 SMP Negeri di Kabupaten Lamongan ( SMPN 1, 2, dan 4 Lamongan, SMPN 1 dan  4 Babat, SMPN 1 dan 2 Paciran, SMPN 1 Mantup, SMPN 1 Maduran, SMPN 3 Sugio, SMPN 1 Kedungpring, dan SMPN 1 Kembangbahu).

Program internasional ini sebagai implementasi dan langkah nyata Dinas Pendidikan dalam menyukseskan salah satu karakter Profil Pelajar Pancasila, yaitu berkebinekaan global. Lamongan selangkah lebih maju. Menurut koordinator Akifuchui International Course, Kenichi Kato, "We are front runners". Sekolah Akifuchu menjadi Pioneer di Hiroshima dan Lamongan menjadi pioner di Indonesia.

Selain itu, terobosan-terobosan seperti ini sangat penting untuk menyiapkan anak didik kita sebagai warga dunia (global citizen). Mereka nantinya bisa menjadi duta-duta dagang yang bisa memasarkan produk UMKM kita ke pasar internasional.

Jaman sekarang ini, kita bisa memasarkan barang tanpa harus pergi ke luar negeri. Cukup di depan laptop atau HP, barang dagangan bisa kita jual. Namun, kalau siswa tidak menguasai bahasa asing, tidak menguasai literasi digital (IT), dan tidak menguasai kompetensi dasar suatu bidang usaha, tentu kelak siswa sulit bersaing di pasar global.

Demikian refleksi di Hari Pendidikan Nasional ini.  Selamat hari Pendidikan Nasional 2021.

Terima kasih kepada semua anak didik, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, kepala sekolah, orang tua dan seluruh stake holder yang tengah berjuang mempertahankan kualitas pendidikan Lamongan di tengah pandemi ini.

Karena pendidikan ini adalah milik kita bersama. Mari berjuang bersama-sama untuk menuju kejayaan Lamongan. (*)

* ) Penulis: Dr. R. Chusnu Yuli Setyo, Kabid Pendidikan SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    14/05/2021 - 14:30
  • Obyek Wisata di Majalengka Tetap Buka Saat Libur Lebaran 2021
    Obyek Wisata di Majalengka Tetap Buka Saat Libur Lebaran 2021
    14/05/2021 - 14:15
  • Nias Barat Diguncang Gempa 7,2 SR, Tak Potensi Tsunami
    Nias Barat Diguncang Gempa 7,2 SR, Tak Potensi Tsunami
    14/05/2021 - 13:56
  • Sejarah Hari Ini: 14 Mei, Presiden Soekarno Lolos dari Percobaan Pembunuhan
    Sejarah Hari Ini: 14 Mei, Presiden Soekarno Lolos dari Percobaan Pembunuhan
    14/05/2021 - 13:25
  • Nikmati Spot Unik Penyejuk Mata di Pantai Kutang Lamongan
    Nikmati Spot Unik Penyejuk Mata di Pantai Kutang Lamongan
    14/05/2021 - 13:25

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    13/05/2021 - 07:33
  • Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    12/05/2021 - 14:08
  • Kiat Cukup Beras untuk Wilayah Minim Sawah 
    Kiat Cukup Beras untuk Wilayah Minim Sawah 
    12/05/2021 - 08:21
  • Ngopi Pagi: Lebaran
    Ngopi Pagi: Lebaran
    12/05/2021 - 07:02
  • Dahsyatnya Korupsi Jual Beli Jabatan Mengalahkan Pengadaan Barang Jasa
    Dahsyatnya Korupsi Jual Beli Jabatan Mengalahkan Pengadaan Barang Jasa
    11/05/2021 - 13:12
  • Ngopi Pagi: Akhir Ramadan
    Ngopi Pagi: Akhir Ramadan
    11/05/2021 - 09:50
  • Berpuasa dan Bercinta
    Berpuasa dan Bercinta
    10/05/2021 - 17:29
  • Ngopi Pagi: Pembelajaran Ramadan
    Ngopi Pagi: Pembelajaran Ramadan
    10/05/2021 - 08:45

KULINER

  • Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    14/05/2021 - 14:30
  • 5 Tempat Wisata Favorit Bulan Madu bagi Pengantin Baru
    5 Tempat Wisata Favorit Bulan Madu bagi Pengantin Baru
    14/05/2021 - 11:31
  • Ide Menu Lebaran, Yuk Coba Tahu Campur Khas Surabaya
    Ide Menu Lebaran, Yuk Coba Tahu Campur Khas Surabaya
    14/05/2021 - 09:25
  • Tempat Kuliner Asyik di Kepanjen untuk Libur Lebaran
    Tempat Kuliner Asyik di Kepanjen untuk Libur Lebaran
    14/05/2021 - 04:33
  • Lebaran di Rumah Bikin Lapar? Pesan Menu Gurami di Kharisma Resto Banyuwangi Saja
    Lebaran di Rumah Bikin Lapar? Pesan Menu Gurami di Kharisma Resto Banyuwangi Saja
    14/05/2021 - 03:07