Kopi TIMES

10 Terakhir Ramadhan, Antara Indonesia dan Saudi Arabia

Selasa, 04 Mei 2021 - 16:31 | 19.17k
10 Terakhir Ramadhan, Antara Indonesia dan Saudi Arabia
Moch Eksan, Pendiri Eksan Institute.

TIMESINDONESIA, JAKARTAIndonesia dan Saudi Arabia merupakan negara muslim yang bisa menjadi cermin terbalik umat Islam dunia. Yang satu negara muslim Sunni terbesar di dunia dengan populasi muslim 87,2 persen dari 273,5 juta jiwa. Sedangkan, yang satu lagi negara muslim Wahabi terbesar di dunia dengan populasi muslim 100 persen dari 30,7 juta jiwa.

Indonesia negara demokrasi yang menjamin kebebasan beragama. Sedangkan, Saudi Arabia negara monarkhi Islam yang tak menjamin agama lain. Dua negara muslim ini berbeda cara memperlakukan umat beragama, kasus pindah agama dan kawin beda agama.

Indonesia menempatkan agama adalah hak warga negara. Sementara, Saudi Arabia memposisikan agama adalah kewajiban bagi tiap warga negara. Dengan demikian, posisi agama di hadapan hukum dan pemerintah membawa konsekuensi logis pada keberagaman agama satu  sisi dan keseragaman agama sisi lain. Di bumi Nusantara, semua agama berhak hidup, dan berkembang. Di bumi Hijaz, hanya Islam yang boleh hidup dan berkembang.

Siapapun di negeri ini dijamin dalam memeluk agama dan keyakinan apa pun. Kasus pindah agama dan kawin beda agama merupakan pesoalan pribadi. Negara tak bisa ikut campur terhadap pilihan sadar tersebut. Sebaliknya, di negara sana hanya menjamin agama dan kepercayaan Islam saja. Kasus pindah agama dan kawin beda agama dilarang keras. Pelaku murtad terkena sanksi hukum mati. Dan, pelaku kawin beda agama bagi perempuan akan menggugurkan hubungan keluarga dan hak waris.

Beberapa contoh di atas di level negara yang punya kekuatan memaksa, namun di level rakyat juga mencerminkan cermin terbalik pula. Salah satu contoh kecil dalam menyikapi 10 terakhir Ramadhan. Mobilisasi penduduk antara dua negara menjelang Hari Raya Idul Fitri tersebut, bertolak belakang.

Biasanya, masyarakat muslim Indonesia di akhir Ramadhan berbondong-bondong ke pasar dan memadati tempat perbelanjaan. Justru penduduk Raja Salman bin Abdul Aziz banyak yang melakukan iktikaf dan tumplek-blek di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Kebiasaan tersebut merupakan wujud perang isme dalam mewarnai keberagaman. Arus materialisme begitu sangat kuat di negeri ini, banyak para pemuka agama juga terpapar isme ini. Sementara itu, arus spiritualisme masih kental di negeri sana, medan magnet tanah suci mendorong perkembangan isme ini pula.

Sesungguhnya, materialisme dan spiritualisme bukan paham yang harus dipilih. Kedua paham ini telah berkembang saling mendekati satu sama lain, menjadi materialisme spiritual dan spiritualisme material. Sebab, manusia merupakan makhluk yang terdiri dari jasad yang bersifat materi dan rohani yang bersifat spirit.

Titik tengkar materialisme dan spiritualisme terletak pada klaim kebenaran tunggal dan pengingkaran terhadap kebenaran lain. Filsafat materi menganggap materi adalah satu entitas kebenaran dan fenomena apapun di dunia merupakan interaksi materi. Begitulah pendapat Filusif asal Jerman Ludwig Feuerbach. 

Adapun, filsafat spirit menganggap dunia merupakan sistem spiritual, dan semua fenomena yang terjadi baik fisik dan spiritual adalah wujud dari kehendak Ilahi. Begitulah ajaran Universal Church of the Master (UCM), organisasi spiritualisme yang berdiri di Los Angeles sejak 1908 sampai sekarang.

Indonesia negara yang punya ghirah untuk pembangunan masjid sangat tinggi. Sehingga perkembangan jumlah masjid sangat pesat. Jumlahnya sudah di atas 800 ribu masjid. Namun, ghirah untuk memakmurkan masjid masih tergolong rendah. Beda halnya dengan Saudi Arabia yang pembangunan masjid bertumpuh pada anggaran negara. Sehingga pertumbuhan jumlah masjid tak berkembang pesat. Jumlahnya tak sampai 100 ribu masjid. Namun, ghirah untuk memakmurkan masjid sangat tinggi.

Pada 10 terakhir Ramadan sangat tergambar dengan jelas lanskap keberagaman dua negara ini. Perbedaan antara Indonesia dan Saudi Arabia merupakan horizon yang memperkaya spektrum keberislaman di dunia. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Itulah Islamku, Islammu dan Islam kita.

***

*)Oleh: Moch Eksan, Pendiri Eksan Institute.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Lengkapi Hari Kemenangan, Ini Lima Rekomendasi Kue Lebaran
    Lengkapi Hari Kemenangan, Ini Lima Rekomendasi Kue Lebaran
    07/05/2021 - 06:16
  • Lebaran Menyantap Lemi Dheso, Awas 'Kesupit' Nikmatnya Kuliner Lamongan Ini
    Lebaran Menyantap Lemi Dheso, Awas 'Kesupit' Nikmatnya Kuliner Lamongan Ini
    07/05/2021 - 05:22
  • SMK Abdi Negara Tawarkan Banyak Pilihan Prodi, Miliki Satu-satunya Kompetensi Keahlian di Tuban
    SMK Abdi Negara Tawarkan Banyak Pilihan Prodi, Miliki Satu-satunya Kompetensi Keahlian di Tuban
    07/05/2021 - 04:52
  • PPDB SMK YPI Darussalam 2 Cerme Gresik, SPP Gratis hingga Sekolah Langsung Kerja
    PPDB SMK YPI Darussalam 2 Cerme Gresik, SPP Gratis hingga Sekolah Langsung Kerja
    07/05/2021 - 04:04
  • Bingung Pakai Makeup Apa Saat Lebaran? Coba Pakai Ini...
    Bingung Pakai Makeup Apa Saat Lebaran? Coba Pakai Ini...
    07/05/2021 - 03:22

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Berbuat Baik
    Ngopi Pagi: Berbuat Baik
    06/05/2021 - 07:08
  • Urgensi Pendidikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar
    Urgensi Pendidikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar
    05/05/2021 - 15:34
  • Rezim Gendroyono
    Rezim Gendroyono
    05/05/2021 - 13:25
  • Jadi, Joseph Paul Zhang Itu Sebenarnya Beragama atau Tidak, sih?
    Jadi, Joseph Paul Zhang Itu Sebenarnya Beragama atau Tidak, sih?
    05/05/2021 - 12:54
  • Ngopi Pagi: Hati Kecil
    Ngopi Pagi: Hati Kecil
    05/05/2021 - 09:59
  • Kelirumologi Tarawih Akhir Ramadan
    Kelirumologi Tarawih Akhir Ramadan
    05/05/2021 - 09:10
  • Membangun Ketahanan Keluarga Prajurit Sebagai Benteng Ketahanan Nasional
    Membangun Ketahanan Keluarga Prajurit Sebagai Benteng Ketahanan Nasional
    04/05/2021 - 19:00
  • 10 Terakhir Ramadhan, Antara Indonesia dan Saudi Arabia
    10 Terakhir Ramadhan, Antara Indonesia dan Saudi Arabia
    04/05/2021 - 16:31

KULINER

  • Lengkapi Hari Kemenangan, Ini Lima Rekomendasi Kue Lebaran
    Lengkapi Hari Kemenangan, Ini Lima Rekomendasi Kue Lebaran
    07/05/2021 - 06:16
  • Lebaran Menyantap Lemi Dheso, Awas 'Kesupit' Nikmatnya Kuliner Lamongan Ini
    Lebaran Menyantap Lemi Dheso, Awas 'Kesupit' Nikmatnya Kuliner Lamongan Ini
    07/05/2021 - 05:22
  • Gulo Cao Bathok dan Gulo Cendol Aren, Si Manis Legit dari Lamongan
    Gulo Cao Bathok dan Gulo Cendol Aren, Si Manis Legit dari Lamongan
    06/05/2021 - 12:51
  • Menjelang Lebaran, Produsen Kue Kering di Tasikmalaya Panen Orderan
    Menjelang Lebaran, Produsen Kue Kering di Tasikmalaya Panen Orderan
    06/05/2021 - 10:00
  • Ngopi Asik Bernuansa Klasik di Kafe Terminal Songgon Banyuwangi
    Ngopi Asik Bernuansa Klasik di Kafe Terminal Songgon Banyuwangi
    06/05/2021 - 01:29