Ekonomi

Utang Luar Negeri Membengkak, Fraksi PKS: Pemerintah Gagal Belanjakan Utang

Selasa, 04 Mei 2021 - 10:07 | 28.34k
Utang Luar Negeri Membengkak, Fraksi PKS: Pemerintah Gagal Belanjakan Utang
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati. (FOTO: Fraksi PKS)
Pewarta: | Editor: Ferry Agusta Satrio

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati menyoroti utang luar negeri (ULN) Indonesia yang kian membengkak. Pihaknya pun mengaku sudah sering mengingatkan terkait hal tersebut.

Diketahui, Diketahui, Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia tembus 422,6 miliar dolar per akhir Februari 2021 atau setara Rp6.164,46 triliun (kurs Rp14.587 per dolar AS). Posisi itu naik 4 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 2,7 persen (yoy).

"Ini bisa terlihat dari adanya pelebaran defisit fiskal dari 2,2% (2019) menjadi 6,3% (2020) dan diperkirakan masih akan defisit sebesar 5,7% di tahun 2021," ucapnya dikutip dari keterngan tertulis, Selasa (4/5/2021). 

Anis yang menjabat sebagai wakil ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini menjelaskan bahwa memang defisit langkah normal di saat resesi, akan tetapi tetap memerlukan kehati-hatian dalam melaksanakan kebijakan defisit ini. Dan sebagian besar defisit APBN dibiayai oleh utang. "Artinya semakin lebar defisit, maka utang juga semakin besar," katanya.

Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini menambahkan bahwa untuk memaksimalkan pertumbuhan, tentu utang harus digunakan. Tetapi yang seringkali terjadi adalah Pemerintah justru gagal membelanjakan utang tersebut.

Hal itu tercermin dari besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) selama 5 tahun terakhir yang mencapai Rp 10-30 Triliun setiap tahunnya.

Lebih lanjut Anis menegaskan, pelebaran defisit ini disebabkan oleh tingginya anggaran Penyelamatan Ekonomi Nasional (PEN). Data terakhir menunjukkan bahwa realisasi anggaran PEN sempat tersendat diawal-awal, lalu digesa di akhir tahun.

Realisasi anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sampai dengan akhir 2020 tercatat Rp579,78 triliun atau 83,4% dari pagu sejumlah Rp695,2 triliun.

"Hal ini tentu akan merugikan, karena utang yang sudah ditarik tetapi tidak maksimal dimanfaatkan untuk penyelamatan ekonomi nasional," tutur Anis.

Selama beberapa tahun terakhir primary balance Indonesia juga selalu tercatat negatif. Ketika primary balance negatif artinya Pemerintah sedang menjalankan kebijakan gali lubang tutup lubang. 

Dengan kata lain, Pemerintah menerbitkan utang baru untuk membayar utang yang lama. "Hal ini tentu bukan pertanda baik untuk keberlangsungan fiskal Indonesia," tutur Anis.

Anis mengingatkan catatan penting bagi pemerintah khususnya Menteri keuangan bahwa ketika masa pra-pandemi, debt to GDP ratio Indonesia terus meningkat, dari awalnya 24% (2014) menjadi 30,2% (2019).

Peningkatnya debt to GDP ratio menunjukkan bahwa selama periode tersebut penambahan utang lebih tinggi dibandingkan penambahan PDB. "Artinya, utang Pemerintah selama ini belum cukup produktif untuk mendorong PDB nasional," katanya.

Pada tahun 2020, debt to GDP ratio diperkirakan mencapai 37% dan terus meningkat menjadi 41% pada tahun 2021. "Ini merupakan sinyal kurang bagus, yang artinya Pemerintah akan kesulitan mengendalikan laju utang di masa yang akan datang," tandas Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyebut, Fraksi PKS sudah sering mengingatkan terkait utang luar negeri Indonesia yang kian membengkak.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Peringatan Hari Buku Nasional, Momen Redam Hoaks dengan Baca Buku
    Peringatan Hari Buku Nasional, Momen Redam Hoaks dengan Baca Buku
    17/05/2021 - 23:55
  • Masih Pandemi Covid-19, Hari Jadi ke-105 Kabupaten Sleman Digelar Sederhana
    Masih Pandemi Covid-19, Hari Jadi ke-105 Kabupaten Sleman Digelar Sederhana
    17/05/2021 - 23:40
  • Pekerja Migran asal Jember Terpapar Varian Baru Covid-19 dari Inggris, Masih Tertahan di Surabaya
    Pekerja Migran asal Jember Terpapar Varian Baru Covid-19 dari Inggris, Masih Tertahan di Surabaya
    17/05/2021 - 23:16
  • AJI Kutuk Serangan Bom Israel ke Puluhan Kantor Media
    AJI Kutuk Serangan Bom Israel ke Puluhan Kantor Media
    17/05/2021 - 23:01
  • Diduga Akibat Peternakan Ayam, 8 Desa di Aceh Diserang Wabah Lalat
    Diduga Akibat Peternakan Ayam, 8 Desa di Aceh Diserang Wabah Lalat
    17/05/2021 - 22:32

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Percaya Diri
    Ngopi Pagi: Percaya Diri
    17/05/2021 - 14:37
  • Desinfektan: Tersangka Terbentuknya Strain Virus Baru, Termasuk Covid
    Desinfektan: Tersangka Terbentuknya Strain Virus Baru, Termasuk Covid
    17/05/2021 - 14:10
  • Selamat Datang di Pertarungan Sesungguhnya
    Selamat Datang di Pertarungan Sesungguhnya
    17/05/2021 - 01:24
  • Ngopi Pagi: Komitmen
    Ngopi Pagi: Komitmen
    16/05/2021 - 09:37
  • Ngopi Pagi: Antara Kesedihan dan Kebahagiaan
    Ngopi Pagi: Antara Kesedihan dan Kebahagiaan
    14/05/2021 - 09:00
  • Ngopi Pagi: Maaf
    Ngopi Pagi: Maaf
    13/05/2021 - 09:00
  • Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    13/05/2021 - 07:33
  • Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    12/05/2021 - 14:08

KULINER

  • Biji Segawe, Cemilan Jadul yang Masih Ditemukan Saat Lebaran di Banyuwangi
    Biji Segawe, Cemilan Jadul yang Masih Ditemukan Saat Lebaran di Banyuwangi
    17/05/2021 - 07:36
  • Deretan Kue Kering yang Bikin Meja Tamumu Makin Cantik Saat Lebaran
    Deretan Kue Kering yang Bikin Meja Tamumu Makin Cantik Saat Lebaran
    16/05/2021 - 21:36
  • Nikmatnya Sambal Mamong, Sambal Ikan Asap Khas Lamongan
    Nikmatnya Sambal Mamong, Sambal Ikan Asap Khas Lamongan
    16/05/2021 - 17:04
  • Ini 5 Makanan Khas Lebaran yang Jadi Langganan Tiap Tahun
    Ini 5 Makanan Khas Lebaran yang Jadi Langganan Tiap Tahun
    16/05/2021 - 15:13
  • Lezat, Inilah Empat Kuliner Khas Pasuruan
    Lezat, Inilah Empat Kuliner Khas Pasuruan
    16/05/2021 - 09:30