Peristiwa Nasional

Mencari Jalan Terbaik Menyelesaikan KKB Papua

Sabtu, 01 Mei 2021 - 05:03 | 25.36k
Mencari Jalan Terbaik Menyelesaikan KKB Papua
Pasukan TNI dan Polri. (FOTO: ANTARA)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Masalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua masih terus bergulir. Diketahui saat ini, pemerintah pusat dan Pemrov Papua sendiri berbeda pendapat dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Pemprov Papua secara terbuka menyampaikan, keputusan baru pemerintah pusat melabeli KKB dengan teroris adalah tak tepat. Bahkan, menyamankan KKB dengan teroris akan menjadi masalah baru di Bumi Cendrawasih.

Pemrov Papua pun meminta agar penyematan secara sah kepada KKB tersebut untuk ditinjau kembali. Menurut Pemrov, mereka lebih paham keadaan lapangan. Keputusan tersebut akan berdampak tidak hanya pada hukum di Papua saja. Melainkan bisa merembet hingga persoalan ekonomi rakyat sipil.

Pemerintah pusat diminta untuk bijak dalam menyelesaikan KKB ini. Dan pendekatan humanis dan pertukaran gagasan lebih sangat manjur dari pada diselesaikan dengan pertumpahan darah.

"Pemerintah Provinsi Papua meminta kepada pemerintah pusat dan DPR RI agar melakukan pengkajian kembali menyoal penyematan label terhadap KKB sebagai teroris. Kami berpendapat bahwa pengkajian tersebut harus bersifat komprehensif dengan memperhatikan dampak sosial, dampak ekonomi dan dampak hukum terhadap warga Papua secara umum," Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Komnas HAM pun Tak Setuju

Selain Pemrov Papua, Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga menyatakan sangat keberatan dengan penyematan teroris kepada KKB Papua tersebut.

"Saya terus terang merasa kecewa dengan (penyematan teroris ke KKB) itu," kata Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Amiruddin Al-Rahab, dikutip dari Antara, Sabtu (1/5/2021).

Komnas HAM pendapat, penegakan hukum yang transparan, adil, dan bertanggung jawab menjadi jalan penyelesaian yang lebih penting untuk diutamakan daripada pemberian label teroris kepada KKB.

"Itu jauh lebih penting diutamakan daripada mengubah-ubah soal label. Saya katakan ini semua karena KKB itu sesuatu yang tidak jelas. Apa itu KKB. Dimana alamat KKB. KKB itu bukan organisasi," ujarnya.

Turunkan Densus 88 dan Pasukan Setan

Sebelumnya, pemerintah secara resmi melabeli KKB Papua sebagai teroris. Menkopolhukam, Mahfud MD menyampaikan, pilihan itu karena KKB dinilai semakin brutal akhir-akhir ini. Selain rakyat sipil, sekolah dan TNI juga menjadi korban atas kebiadaban tersebut.

"Maka pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif, dikategorikan sebagai teroris. Menyatakan melakukan pembunuhan, dan kekerasan secara brutal itu secara masif," katanya.

Mantan hakim MK itu menyebut, label teroris itu sudah sesuai dengan Ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018. Dinyatakan teroris itu adalah siapapun orang yang merencanakan, menggerkan, dan mengorganisasikan terorisme.

Dari keputusan pemerintah itu, Tim Densus 88 antiteror Polri dan Pasukan Setan (julukan untuk para prajurit TNI dari Yonif 315/Garuda) bakal turun tangan mengatasi KKB Papua tersebut.

"Pemerintah sudah meminta kepada TNI Polri dan BIN segera melakukan tindakan cepat tegas dan terukur menurut hukum, jangan menyasar masyarakat sipil," ujar Mahfud MD soal KKB Papua. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    14/05/2021 - 14:30
  • Obyek Wisata di Majalengka Tetap Buka Saat Libur Lebaran 2021
    Obyek Wisata di Majalengka Tetap Buka Saat Libur Lebaran 2021
    14/05/2021 - 14:15
  • Nias Barat Diguncang Gempa 7,2 SR, Tak Potensi Tsunami
    Nias Barat Diguncang Gempa 7,2 SR, Tak Potensi Tsunami
    14/05/2021 - 13:56
  • Sejarah Hari Ini: 14 Mei, Presiden Soekarno Lolos dari Percobaan Pembunuhan
    Sejarah Hari Ini: 14 Mei, Presiden Soekarno Lolos dari Percobaan Pembunuhan
    14/05/2021 - 13:25
  • Nikmati Spot Unik Penyejuk Mata di Pantai Kutang Lamongan
    Nikmati Spot Unik Penyejuk Mata di Pantai Kutang Lamongan
    14/05/2021 - 13:25

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    13/05/2021 - 07:33
  • Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    12/05/2021 - 14:08
  • Kiat Cukup Beras untuk Wilayah Minim Sawah 
    Kiat Cukup Beras untuk Wilayah Minim Sawah 
    12/05/2021 - 08:21
  • Ngopi Pagi: Lebaran
    Ngopi Pagi: Lebaran
    12/05/2021 - 07:02
  • Dahsyatnya Korupsi Jual Beli Jabatan Mengalahkan Pengadaan Barang Jasa
    Dahsyatnya Korupsi Jual Beli Jabatan Mengalahkan Pengadaan Barang Jasa
    11/05/2021 - 13:12
  • Ngopi Pagi: Akhir Ramadan
    Ngopi Pagi: Akhir Ramadan
    11/05/2021 - 09:50
  • Berpuasa dan Bercinta
    Berpuasa dan Bercinta
    10/05/2021 - 17:29
  • Ngopi Pagi: Pembelajaran Ramadan
    Ngopi Pagi: Pembelajaran Ramadan
    10/05/2021 - 08:45

KULINER

  • Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    Keripik Pelepah Pisang 'The Bog', si Pendatang Baru Lebaran di Banyuwangi
    14/05/2021 - 14:30
  • 5 Tempat Wisata Favorit Bulan Madu bagi Pengantin Baru
    5 Tempat Wisata Favorit Bulan Madu bagi Pengantin Baru
    14/05/2021 - 11:31
  • Ide Menu Lebaran, Yuk Coba Tahu Campur Khas Surabaya
    Ide Menu Lebaran, Yuk Coba Tahu Campur Khas Surabaya
    14/05/2021 - 09:25
  • Tempat Kuliner Asyik di Kepanjen untuk Libur Lebaran
    Tempat Kuliner Asyik di Kepanjen untuk Libur Lebaran
    14/05/2021 - 04:33
  • Lebaran di Rumah Bikin Lapar? Pesan Menu Gurami di Kharisma Resto Banyuwangi Saja
    Lebaran di Rumah Bikin Lapar? Pesan Menu Gurami di Kharisma Resto Banyuwangi Saja
    14/05/2021 - 03:07