Ekonomi

Dari Pegadaian, Jadi Juragan Kardus

Jumat, 30 April 2021 - 23:10 | 14.51k
Dari Pegadaian, Jadi Juragan Kardus
Fae Rahmi saat membungkus pesanan kardus agar terlihat lebih rapi. (FOTO: Fae Rahmi for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, MALANG – 2 Maret 2020, masih ingat dibenak Fae Rahmi saat kasus pertama Covid-19 diumumkan di Indonesia oleh Presiden Jokowi. Dia kaget. Namun dia tak menduga setelah itu efeknya menyentuh semua sendi kehidupan.

Dua Minggu berselang, efek Covid-19 mulai terasa. Termasuk usaha kantin milik Fae Rahmi. Usaha kantin di kampus Universitas Brawijaya yang selama ini menjadi penyambung hidupnya. Kampus dinyatakan ditutup. Kantin pun terimbas. Dia belum siap dengan kondisi itu karena belum ada back up usaha yang lain.

“Saat itu jujur kami belum siap dengan keadaan tersebut. Belum ada back up usaha yang lain. Pekerjaan suami juga terkena imbas pandemi,” ucapnya.

Usaha demi usaha dia lakukan. Namun hingga akhir tahun 2020 tak ada yang mampu bertahan lama. Kondisi tabungan pun makin menipis. Awal tahun 2021, wanita asli Malang ini mendapatkan tawaran dari kakak kandungnya untuk membuka usaha kardus. Kebetulan, kakaknya sudah punya usaha serupa di Sidoarjo.

membungkus-pesanan-kardus-agar-terlihat-lebih-rapi-2.jpg

“Dapat tawaran dari kakak untuk buka juga di Malang. Dia juga baru buka di Sidoarjo. Suplai barang akan dibantu,” ucapnya.

Fae pun mengiyakan ajakan itu. Namun satu hal yang masih mengganjal. Masalah modal. Kakaknya pun menawarkan satu gelangnya sebagai modal. Pilihannya bisa dijual atau digadaikan waktu itu.

“Saya kemudian teringat  Pegadaian. Akhirnya saya pilih pegadaian dengan modal gadai satu gelang itu,” sambungnya.

Gayung bersambut. Salah satu cabang Pegadaian di Kota Malang memberikan bantuan modal usaha untuk wanita beranak satu ini. Rp 6.000.000 yang bisa diberikan Pegadaian.

“Modal yang saya ambil 3 juta, sisanya saya serahkan ke kakak yang juga membutuhkan modal tambahan,” ungkap Fae.

Bagi Fae, mengambil pinjaman modal usaha di Pegadaian prosedurnya tidak susah. Prosesnya pun cepat. Yang lebih penting lagi, bunganya tidak membuat konsumen tercekik.

“Saya cukup membayar bunganya saja. Ringan sekali satu bulan saya hanya perlu mengeluarkan kurang dari 100 ribu,” paparnya.

Dari modal sebesar 3 juta itulah, Fae merintis usaha kardusnya. Januari dia memulai. Namun sekarang mulai bergeliat. Kardus Box Gajayana nama usahanya. Masuk bulan Maret 2021 lalu, bisnis yang dia lakoni ini mulai terasa hasil positifnya.

“Momen jelang Lebaran memang jadi puncaknya. Media Maret-April permintaan kardus untuk hantaran lebaran banyak sekali,” papar alumni Universitas Airlangga ini.

Bahkan mulai masuk hari pertama Ramadan, permintaan untuk kardus box bisa mencapai 100-200 tiap harinya. “Ya dari instansi atau perusahaan ada beberapa yang order banyak,” ungkap Fae.

Dari modal sebesar 3 juta yang bersumber dari Pegadaian itulah, saat ini Fae sudah memiliki usaha yang berjalan secara stabil. “Pegadaian ini mengatasi masalah tanpa masalah dan hasilkan untung,” ucapnya sembari tertawa.

Komitmen Pegadaian Membangkitkan UMKM

 Fae Rahmi sebagai pengguna manfaat Pegadaian adalah salah satu nasabah dari sekian ribu nasabah di area Malang yang terbantu oleh Pegadaian.  Anang Kusetyono Budoyo, Kepala Departemen Produk Gadai Kantor Area Malang mengungkapkan hingga 29 April 2021 jumlah nasabah Pegadaian area Malang mencapai 111.182 orang.

membungkus-pesanan-kardus-agar-terlihat-lebih-rapi-3.jpg

"Jumlah ini tersebar di 9 cabang konvensional dan 1 cabang syariah di wilayah Malang Kota, Batu dan Blitar,” ucapnya kepada TIMES Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sudah 926 miliar dana kredit yang disalurkan oleh Pegadaian area Malang. “Kalau di persentase untuk modal usaha atau berjalannya usaha sekitar 65%,” sambung Anang.

Pada masa pandemi ini kata Anang Pegadaian sebagai BUMN di bidang layanan jasa keuangan non bank terus fokus pada nasabah Pegadaian sektor UMKM.

“Ada beberapa langkag yang telah dilakukan dan sedang berjalan seperti restrukturisasi kredit berupa pelonggaran angsuran kredit selama 3 bulan setelah proses restrukturisasi kreditnya,” paparnya.

Kemudian roll over Kredit Cepat Aman berupa penurunan tingkat bunga untuk nasabah yang melakukan perpanjangan kredit dan membayar kewajiban sebelum jatuh tempo.

“Selanjutnya kami mengusulkan dan menyalurkan BPUM (Bantuan bagi pelaku usaha mikro) dari Kemenkop UKM senilai 2,4 juta per nasabah yang memiliki usaha mikro,” sambung Anang.

Sementara keempat ada program subsidi untuk pengurangan sewa modal (bunga) kepada nasabah yang berprofesi UMKM. Dan terakhir melakukan pendampingan nasabah ultra mikro untuk membangkitkan kembali semangat meneruskan dan meningkatkan usahanya.

Selama tahun 2020, secara nasional Pegadaian telah memberikan berbagai produk dan layanan yang membantu masyarakat dalam meningkatkan ketahanan ekonomi di masa pandemi. Beberapa program tersebut antara lain restrukturisasi dan relaksasi kredit, Gadai Peduli dengan bunga 0% hingga penyaluran subsidi bunga UMKM.

Direktur Utama PT Pegadaian, Kuswiyoto mengungkapkan kehadiran Holding Ultramikro akan semakin memperkuat kondisi Ultra Mikro (UMi) dan UMKM.  Salah satu penguatannya adalah akses terhadap pembiayaan di Pegadaian. Nantinya daerah yang belum terjangkau outlet Pegadaian bisa dilayani via BRI, agen BRIlink dan PNM.

“Nanti ketiga institusi ini bisa saling memanfaatkan outlet dan agen masing masing perusahaan untuk memasarkan produknya,” ucapnya.

Pegadaian sendiri memiliki produk pembiayaan untuk pelaku usaha ultramikro (UMi). Yaitu Kreasi UMi dan Gadai UMi. Fasilitasnya berupa kredit dengan uang pinjaman Rp 10 juta ke bawah dengan sebuah jaminan kendaraan bermotor.  Tentu, fasilitas ini diberikan kepada pengusaha mikro dan pengusaha kecil yang membutuhkan tambahan dana untuk usaha mereka.

Fasilitas ini pun diberikan Pegadaian dengan jangka waktu pinjaman yang fleksibel mulai 12 hingga 36 bulan. Proses kredit juga hanya tiga hari hingga dana cair. Bunga pinjamannya juga relatif murah sebesar 1,12%.

Ceriita bangkitnya Fae Rahmi yang sekarang menjadi juragan kardus adalah sebuah wujud keberhasilan program kredit dari Pegadaian yang diluncurkan selama masa pandemi.  Tentu masih banyak pelaku UMKM yang juga berhasil berkat Pegadaian. Sebab Pegadaian itu “Mengatasi Masalah tanpa Masalah”. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Five Easy Tricks to Avoid Blackheads
    Five Easy Tricks to Avoid Blackheads
    16/05/2021 - 06:03
  • Jaga Performa Kendaraan Anda Saat Lebaran Idul Fitri, ini Caranya
    Jaga Performa Kendaraan Anda Saat Lebaran Idul Fitri, ini Caranya
    16/05/2021 - 05:16
  • Cegah Stunting, Cukupi Asupan Gizi Ibu Hamil dengan Ini
    Cegah Stunting, Cukupi Asupan Gizi Ibu Hamil dengan Ini
    16/05/2021 - 04:28
  • Segarkan Hari Lebaran dengan Rujak Cuka Khas Sunda, Ini Resepnya
    Segarkan Hari Lebaran dengan Rujak Cuka Khas Sunda, Ini Resepnya
    16/05/2021 - 03:36
  • Ini 5 Jajanan Oleh-Oleh Khas Pasuruan yang Melegenda
    Ini 5 Jajanan Oleh-Oleh Khas Pasuruan yang Melegenda
    16/05/2021 - 02:31

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Antara Kesedihan dan Kebahagiaan
    Ngopi Pagi: Antara Kesedihan dan Kebahagiaan
    14/05/2021 - 09:00
  • Ngopi Pagi: Maaf
    Ngopi Pagi: Maaf
    13/05/2021 - 09:00
  • Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    Lebaran dan Puasa Panjang Petani Indonesia
    13/05/2021 - 07:33
  • Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    Mempertahankan Lebaran Effect Tanpa Mudik
    12/05/2021 - 14:08
  • Kiat Cukup Beras untuk Wilayah Minim Sawah 
    Kiat Cukup Beras untuk Wilayah Minim Sawah 
    12/05/2021 - 08:21
  • Ngopi Pagi: Lebaran
    Ngopi Pagi: Lebaran
    12/05/2021 - 07:02
  • Dahsyatnya Korupsi Jual Beli Jabatan Mengalahkan Pengadaan Barang Jasa
    Dahsyatnya Korupsi Jual Beli Jabatan Mengalahkan Pengadaan Barang Jasa
    11/05/2021 - 13:12
  • Ngopi Pagi: Akhir Ramadan
    Ngopi Pagi: Akhir Ramadan
    11/05/2021 - 09:50

KULINER

  • Segarkan Hari Lebaran dengan Rujak Cuka Khas Sunda, Ini Resepnya
    Segarkan Hari Lebaran dengan Rujak Cuka Khas Sunda, Ini Resepnya
    16/05/2021 - 03:36
  • Ini 5 Jajanan Oleh-Oleh Khas Pasuruan yang Melegenda
    Ini 5 Jajanan Oleh-Oleh Khas Pasuruan yang Melegenda
    16/05/2021 - 02:31
  • Yuk Bikin Resep Rendang Tanpa Daging Sehat dan Enak
    Yuk Bikin Resep Rendang Tanpa Daging Sehat dan Enak
    15/05/2021 - 23:36
  • Campor Lorjuk, Kuliner Khas Pamekasan yang Wajib Anda Coba
    Campor Lorjuk, Kuliner Khas Pamekasan yang Wajib Anda Coba
    15/05/2021 - 20:45
  • Tips Cara Membuat Bungkus dan Cara Memasak Ketupat Lebaran
    Tips Cara Membuat Bungkus dan Cara Memasak Ketupat Lebaran
    15/05/2021 - 16:27