Ekonomi

Modal Nekat, Pengangguran di Banyuwangi Sukses Budidaya Lobster Air Tawar

Sabtu, 24 April 2021 - 11:55 | 120.17k
Modal Nekat, Pengangguran di Banyuwangi Sukses Budidaya Lobster Air Tawar
Arief Rizal, pembudidaya lobster air tawar Banyuwangi menunjukkan indukkan lobster yang bertelur. (FOTO: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Kalah modal menang nekat, seorang pengangguran di Kabupaten Banyuwangi berhasil membudidayakan lobster air tawar dan lobster hias.

Selama enam bulan, pria lulusan SMA ini tetap bertahan meski harus jungkir balik. Namun kini, kegigihan dan ketekunannya dalam bisnis lobster air tawar tersebut terbayar lunas dengan omzet jutaan rupiah.

lobster b

Dalam satu bulan, Ariel Rizal (29), dapat memanen pundi-pundi hingga Rp 9 juta rupiah dari belasan kolam lobster air tawar yang berada di Dusun Tegalyasan, Desa Tegalsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini.

Arief tak menduga, jika kenekatannya pada 8 bulan lalu kini berbuah hasil. Tak heran, jika budidaya ini menjadi usaha satu-satunya yang dia geluti guna menafkahi keluarganya.

"Sejak Agustus 2020 lalu itu. Modal nekat mas, sudah stres tingkat tinggi. Kebutuhan terus datang, cari kerja susah," kata Arief atau yang akrab disapa Penok, Sabtu (24/4/2021).

Stress berat yang dialami Penok bermula saat Pandemi Covid-19 menjajah Indonesia pada awal 2020 lalu. Kala itu, dirinya terpaksa dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja.

Selanjutnya Penok mencoba untuk mencari alternatif pekerjaan lain, driver online. Namun menjadi ojek aplikasi rupanya juga terkendala akibat wabah virus.

"Dipecat dari tempat kerja. Terus pulang kampung. Mencoba ikut ojek online, tapi ya juga sepi. Berhari-hari kadang cuman dapet Rp 10 ribu. Rugi bensin dan terpaksa nganggur. Makin stress lah," katanya.

Dari pengangguran itulah, Penok memacu otak berpikir keras. Hingga akhirnya muncul ide memulai bisnis lobster air tawar. Memelihara lobster memang mudah, namun dengan keterbatasan yang dimilikinya ini membuat kondisi semakin sulit.

"Sisa uang di rekening tinggal Rp 1,5 juta. Saya gunakan semua untuk modal. Saya belikan satu set indukan lobster beserta 2 kolam terpal," katanya.

lobster x

"Itupun selama beberapa bulan lobster tidak mau bertelur. Waduh, gagal ini. Hingga akhirnya lihat-lihat di YouTube dan mencoba-coba lagi. Setelah itu barulah ketemu bagaimana caranya agar lobster ini mau bertelur," sambung Penok.

Saat ini, Penok memiliki sekitar 16 kolam terpal berukuran 1 x 2 meter. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda. Mulai dari tempat perkawinan, penetasan dan pembesaran.

Jenis lobster budidaya Penok ada dua. Yakni jenis lobster konsumsi dan lobster hias. Untuk lobster konsumsi, Penok membanderol harga perkilogram. Yakni di harga Rp 130 ribu hingga Rp 150 ribu perkilonya. Tergantung besar dan jumlah isian dalam satu kilogramnya.

"Alhamdulillah ada permintaan tetap dari Bali. Sekitar 17 kilogram lobster konsumsi tiap Minggunya," katanya.

Sedangkan untuk lobster hias, dirinya menjual secara paket indukan atau eceran. Untuk lobster hias berukuran satu inchi, Penok membanderol dengan harga Rp 2 ribu atau Rp 3 ribu. Tergantung jenis lobster hiasnya.

"Lobster hias ini untuk memenuhi permintaan peminat Aquascape. Tergantung ukuran, mau berapa inchi. Harganya mulai dari Rp 2 ribu sampai Rp 7 ribu per ekor," katanya.

Selain itu, bisa juga membeli satu set indukan bagi yang ingin membudidayakan juga. Satu set indukan harganya Rp 150 ribu, isinya 3 indukan jantan dan 5 betina.

"Atau juga paket Rp 1,2 juta, plus kolamnya juga," kata Penok, salah satu pembudidaya lobster air tawar konsumsi dan lobster hias di Kabupaten Banyuwangi tersebut. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Apresiasi Satgas Madago Raya, Kapolri Berkomitmen Berikan Reward
    Apresiasi Satgas Madago Raya, Kapolri Berkomitmen Berikan Reward
    28/09/2021 - 17:40
  • Mengenai Klaster PTM, Pemerintah akan Lakukan Random Tes Covid-19 di Sekolah
    Mengenai Klaster PTM, Pemerintah akan Lakukan Random Tes Covid-19 di Sekolah
    28/09/2021 - 17:36
  • Kementerian PUPR RI Targetkan Penataan Taman Wisata Laut di Pekalongan Rampung November 2021
    Kementerian PUPR RI Targetkan Penataan Taman Wisata Laut di Pekalongan Rampung November 2021
    28/09/2021 - 17:24
  • Polres Bangkalan Gagalkan Peredaran Puluhan Gram Sabu
    Polres Bangkalan Gagalkan Peredaran Puluhan Gram Sabu
    28/09/2021 - 17:21
  • Gojek dan AMSI Siapkan Penghargaan Karya Jurnalistik Kreasi Pewarta Anak Bangsa
    Gojek dan AMSI Siapkan Penghargaan Karya Jurnalistik Kreasi Pewarta Anak Bangsa
    28/09/2021 - 17:18

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    24/09/2021 - 19:12
  • Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    24/09/2021 - 11:01
  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25

KULINER

  • Merasakan Nikmatnya Ubi Cilembu di Pamongkoran Kota Banjar
    Merasakan Nikmatnya Ubi Cilembu di Pamongkoran Kota Banjar
    27/09/2021 - 05:49
  • Kujipang Tuse, Cemilan Gurih dan Nikmat Oleh-oleh Khas Indramayu
    Kujipang Tuse, Cemilan Gurih dan Nikmat Oleh-oleh Khas Indramayu
    27/09/2021 - 01:27
  • Jerome Polin Membuat Menantea Matos Banjir Pengunjung
    Jerome Polin Membuat Menantea Matos Banjir Pengunjung
    26/09/2021 - 10:05
  • Horeg Papua Culinary Sajikan Cita Rasa Papua
    Horeg Papua Culinary Sajikan Cita Rasa Papua
    26/09/2021 - 01:22
  • Menantea, Varian Minuman Teh Unik Milik Jerome Polin Kini Hadir di Malang
    Menantea, Varian Minuman Teh Unik Milik Jerome Polin Kini Hadir di Malang
    25/09/2021 - 09:48