Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Anak-Anak Jatim?

Jumat, 23 April 2021 - 09:52 | 9.48k
Anak-Anak Jatim?
Abdul Wahid, Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Malang (UNISMA) dan  Penulis Buku.
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Bagi anak-anak, apalah artinya punya banyak pemimpin baru di Jatim (yang dilahirkan mrlalui Pilkada serentak akhir tahun 2020), kalau nantinya tidak akan memberikan pengaruh besar dalam keberlanjutan hidupnya di tengah masyarakat. Apalah artinya punya gubernur dan wakil gubernur, kalau  kehadirannya nanti tidak mampu  menghadirkan atmosfir baru dalam kehidupan anak-anak.

Anak-anak di Jatim memang membutuhkan pemimpin yang bisa memperbaharui kehidupannya. Pemimpin ini sudah selayaknya diperoleh dari pesta demokrasi, yang nota bene sebagai ajang sakralitas memproduk pemimpin yang tepat. Dari sosok yang tepat inilah, nasib anak-anak dipercayakan kepadanya.

Mengapa bupati/walikota dan pasangan terpilih punya tanggungjawab besar dalam memanusiakan anak?  bisakah nantinya gubernur terpilih memanusiakan anak-anak Jatim? atau ada kemauankah bupati/walikota dan pasangan terpilih memanusiakan anak-anak Jatim? Tepatkah mempercakan ? proyek suci” pemanusiaan anak dipercayakan kepada bupati/walikota dan pasangan terpilih?

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Sudah selayaknya pemanusiaan anak-anak dipercayakan pada gubernur terpilih, pasalnya bupati/walikota dan pasangan terpilih merupakan orang nomor satu yang secara yuridis punya kewajiban  utama untuk menjalankan pembangunan dengan prinsip keadilan dan egalitarian, menyejahterakan masyarakat, menyukseskan pendidikan,  memeratakan peluang kerja, dan menanggulangi berbagai bentuk penyakit sosial (social desease) yang menjamur di masyarakat.

Anak-anak di Jatim  merupakan subyek pembangunan yang membutuhkan perhatian  serius atau bercorak istimewa (exstra ordinary) dari bupati/walikota dan pasangan terpilih. Di tangan bupati/walikota dan pasangan terpilih bisa keluar kebijakan, bisa menyebar dengan cepat nilai-nilai kebajikan, dan bisa tegak prinsip pemanusiaan manusia, termasuk anak-anak. Ucapannya bisa didengar  dan membuat pejabat dibawahnya  ketakutan jika tidak segera atau secepatnya melaksanakan “titah”-nya. Langkah kakinya bisa membuat bawahannya harus cerdas menerjemahkan kinerjanya.  Sikapnya bisa membuat bawahan dan masyarakat menjadikannya sebagai sumber keteladanan.

bupati/walikota dan pasangan terpilih, seperti kata Mas’udi Mahfudz (2008), merupakan sosok pemegang kartu truf yang menentukan warna realitas sosial kewilayah yang  dipimpinnnya. Ketika kondisi sosial di suatu daerah masih lekat dengan potret buram dan ketidakberdayaan masyarakat (social empowerless), maka bupati/walikota dan pasangan terpilih yang harus bertanggungjawab. Bupati/walikota dan pasangan terpilih punya kewenangan memerintah, mengordinasi, dan mengawasi, sehingga kondisi empowerless  yang terjadi di daerah, sudah selayaknya dijadikan indikasi menggugat impotensi peran fundamental gubernurnya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Pernyataan tersebut mendeskripsikan peran strategis gubernur dalam membangun dan mencerahkan daerah (masyarakat) yang dipimpinnya. Di tangan (dalam kekuasaan) bupati/walikota dan pasangan terpilih, terdapat berbagai sektor strategis yang wajib digarapnya. Ketidakberdayaan masyarakat dan akumulasi penyakit sosial, merupakan sampel yang menguji amanat kepemimpinannya. Dirinya akan disebut sebagai gubernur yang pejuang (mujahid), kalau apa yang diperankan memang senyatanya membedah, membebaskan, dan mencerahkan kehidupan masyarakat.

Salah satu problem yang wajib dibedah, dibebaskan, dan dicerahkan  oleh bupati/walikota dan pasangan terpilih adalah ketidakberdayaan dan penyakit sosial yang melanda anak-anak. Komunitas permata hati ini masih dibelit atau ”terhegemoni” oleh problem serius yang membutuhkan kekuatan besar untuk merubahnya, yang kekuatan besar ini berada di pundak mereka.

Tidak sulit ditemukan kondisi anak-anak di negara ini yang menghadapi problem ketidakberdayaan dan belitan beragam penyakit sosial. Ada banyak diantaranya seperti berada dalam suatu lingkaran setan, yang membuatnya kesulitan membebaskan dan memberdayakan dirinya. Hidup yang dijalaninya merupakan potret kehidupan yang rawan secara moral, kesehatan, dan keselamatan hidupnya.

Dari sisi pendidikan saja misalnya, di Jatim masih ratusan ribu anak-anak yang belum bisa mengikuti program wajib belajar, menjatuhkan opsi drop out, atau gagal meneruskan studinya karena faktor kemiskinan.  Penderitaan anak di dunia pendidikan ini masih dilengkapi dengan banyaknya anak-anak yang mengalami buta aksara dan  buta huruf.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Ke depan, problem ketidakberdayaan atau belitan penyakit sosial”menjajah” anak-anak di Jatim, diniscayakan akan semakin beragam dan berat, pasalnya dengan semakin beratnya keluarga atau orang tua dalam menanggung biaya (kebutuhan) anak-anak, mulai dari masalah pendidikan, pangan bergizi, dan kesehatan, hingga keberlanjutan hidupnya, maka nasib anak-anak ibarat berada di tepi jurang atau menjalani kehidupan dengan kerawanan yang tinggi, bilamaa tidak menjadi agenda pekerjaan utama gubernur  terpilih.

Kekuatan tangan-tangan kotor yang mencoba memanfaatkan atau menjadikannya (anak-anak) sebagai obyek perdagangan berlapis dan bermodus kriminaltas serius seperti dijadikan sebagai eksperimen menjalankan modus operandi baru kejahatan,  dimungkinkan terbuka lebar akibat kondisi anak yang sedang tidak berdaya. Kondisi dermikian ini tentu saja menjadi tantangan berat bagi gubernur Jatim atau “Jatim 1” mendatang, yang  sudah bertekad mendaulatkan dirinya sebagai ”Khalifah” baru.

Kontrak moral-sosial-politik yang ditanda-tangani oleh bupati/walikota dan pasangan terpilih lewat parpol atau kekuatan politik yang mengusungnya, hingga saat berkampanye di masyarakat, sejatinya merupakan  perjanjian agung yang tidak boleh hanya manis di lidah dan jadi ”macan kertas”. Pembuktian diri lewat peran-peran kepemimpinannya, kalau dirinya menjadi pemimpin yang memihak dan mengadvokasi anak, benar-benar harus dijadikan agenda utamanya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Abdul Wahid, Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Malang (UNISMA) dan  Penulis Buku.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • RS Lapangan Indrapura Berhasil Sembuhkan 7.000 Pasien Covid-19
    RS Lapangan Indrapura Berhasil Sembuhkan 7.000 Pasien Covid-19
    12/05/2021 - 11:50
  • H-1 Lebaran, Pengamanan Pos Penyekatan di Majalengka Diperketat
    H-1 Lebaran, Pengamanan Pos Penyekatan di Majalengka Diperketat
    12/05/2021 - 11:31
  • Menparekraf RI Imbau Masyarakat Patuhi Peraturan Saat Libur Lebaran
    Menparekraf RI Imbau Masyarakat Patuhi Peraturan Saat Libur Lebaran
    12/05/2021 - 11:27
  • Personel Biro SDM Polda Sulteng Sisihkan Uang Pribadi Bantu Warga yang Membutuhkan 
    Personel Biro SDM Polda Sulteng Sisihkan Uang Pribadi Bantu Warga yang Membutuhkan 
    12/05/2021 - 11:24
  • Ketua Satgas Covid-19 Sesalkan Ancaman Pemilik Kafe Atap Langit Banyuwangi kepada Petugas
    Ketua Satgas Covid-19 Sesalkan Ancaman Pemilik Kafe Atap Langit Banyuwangi kepada Petugas
    12/05/2021 - 11:20

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kiat Cukup Beras untuk Wilayah Minim Sawah 
    Kiat Cukup Beras untuk Wilayah Minim Sawah 
    12/05/2021 - 08:21
  • Ngopi Pagi: Lebaran
    Ngopi Pagi: Lebaran
    12/05/2021 - 07:02
  • Dahsyatnya Korupsi Jual Beli Jabatan Mengalahkan Pengadaan Barang Jasa
    Dahsyatnya Korupsi Jual Beli Jabatan Mengalahkan Pengadaan Barang Jasa
    11/05/2021 - 13:12
  • Ngopi Pagi: Akhir Ramadan
    Ngopi Pagi: Akhir Ramadan
    11/05/2021 - 09:50
  • Berpuasa dan Bercinta
    Berpuasa dan Bercinta
    10/05/2021 - 17:29
  • Ngopi Pagi: Pembelajaran Ramadan
    Ngopi Pagi: Pembelajaran Ramadan
    10/05/2021 - 08:45
  • Komersialisasi Derajat Kucing
    Komersialisasi Derajat Kucing
    10/05/2021 - 05:17
  • Bipang, Mudik, Dan Komunikasi Kepresidenan
    Bipang, Mudik, Dan Komunikasi Kepresidenan
    09/05/2021 - 11:16

KULINER

  • Resep Opor Ayam Kuning, Masakan Wajib Ketika Lebaran
    Resep Opor Ayam Kuning, Masakan Wajib Ketika Lebaran
    12/05/2021 - 08:53
  • Sugarcane Juice and It's Health Properties
    Sugarcane Juice and It's Health Properties
    10/05/2021 - 03:07
  • Taste the Super Spicy Smoked Tuna with Curry Gravy at Esto Coffee Malang
    Taste the Super Spicy Smoked Tuna with Curry Gravy at Esto Coffee Malang
    10/05/2021 - 01:03
  • Berikut Makanan Khas Pamekasan yang Wajib untuk Dicicipi
    Berikut Makanan Khas Pamekasan yang Wajib untuk Dicicipi
    09/05/2021 - 15:58
  • Kue Lebaran Unik, Mirip Batu Bata Lengkap dengan Semen dan Cetoknya
    Kue Lebaran Unik, Mirip Batu Bata Lengkap dengan Semen dan Cetoknya
    09/05/2021 - 09:42