News Commerce

UMA-Wrap Pelindung Produk Ramah Lingkungan dan Jaga Kelestarian

Kamis, 22 April 2021 - 19:46 | 99.87k
UMA-Wrap Pelindung Produk Ramah Lingkungan dan Jaga Kelestarian
UMA-PAK, meluncurkan produk barunya UMA-Wrap, suatu kertas pembungkus ramah lingkungan, dan kemitraan selama setahun dengan LindungiHutan. (foto: UMA-Pak)
Pewarta: | Editor: Imadudin Muhammad

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rumah pengemasan inovatif yang berbasis di Bali, UMA-PAK, meluncurkan produk barunya UMA-Wrap, suatu kertas pembungkus ramah lingkungan, dan kemitraan selama setahun dengan LindungiHutan. Produk terbaru ini memiliki kelebihan dapat terurai di alam, kertas pembungkus ini membantu perusahaan beralih dari penggunaan pembungkus plastik gelembung yang menimbulkan masalah lingkungan. Untuk setiap pembelian produk ini, UMA-PAK akan menanam satu pohon, dengan komitmen awal untuk menanam 750 pohon dalam tiga bulan pertama di wilayah yang telah ditentukan di Kalimantan dan Sulawesi.

“Kita semua menyadari pentingnya mengurangi dampak kita terhadap lingkungan. Banyak perusahaan sekarang menciptakan cara baru dalam mendesain dan memproduksi produk mereka, dengan tujuan untuk mengurangi jejak karbon dan lingkungan mereka.  Mengambil tanggung jawab terhadap dampak suatu produk mulai dari sumber asalnya sampai ke pembuangan yang terakhir. Kami menawarkan alternatif yang ramah lingkungan dan inovatif daripada produk pengemasan tradisional. Konsep  ramah lingkungan semakin umum digaungkan, dan pemilik bisnis yang cerdas melakukan perubahan sekarang untuk menjadi pemenang di masa depan. UMA-PAK, dengan produk terbaru kami UMA-Wrap, memungkinkan Anda melakukan perubahan itu hari ini,” kata Aaron Caruso, Pendiri UMA-PAK.

Menurut World Bank’s Indonesian Marine Debris Hotspots Rapid Assessment, Indonesia menghasilkan 175.000 ton limbah dan sekitar 14% atau 24.500 ton plastik setiap hari. Dengan meningkatnya jumlah perdagangan elektronik, yang berujung pada jumlah pengiriman barang yang makin tumbuh ke basis pelanggan yang makin luas, maka penggunaan bungkus gelembung plastik tradisional juga meningkat. Ini berarti akan lebih banyak limbah plastik akan mencemari dan merusak lingkungan kita. Hal ini memberikan peluang bagi bisnis untuk mengadopsi praktik yang mendukung kelestarian lingkungan, yang mana sejalan dengan kesadaran yang terus berkembang tentang masalah lingkungan di masyarakat saat ini. Salah satu cara untuk menjadi lebih bertanggung jawab adalah dengan membatasi penggunaan plastik dalam pengemasan dan pengiriman produk, termasuk beralih ke alternatif yang ramah lingkungan daripada plastik bubble wrap. 

UMA-Wrap Alternatif Pembungkus Gelembung Tradisional 

UMA-Warp-2.jpg

UMA-WRAP adalah kertas pembungkus yang dibuat dengan teknik die-cut yang saat diregangkan akan membentuk struktur sarang lebah 3D, yang akan memberikan bantalan serta perlindungan pada barang dengan cara yang ramah lingkungan. Fleksibilitas bahan dari UMA-WRAP menciptakan solusi pembungkus yang unggul untuk berbagai macam produk, seperti barang pecah belah, keramik, kosmetik, furnitur, buah-buahan, kerajinan tangan dan lainnya.

Struktur sarang lebah yang unik  mampu membungkus objek beraneka bentuk dengan sempurna, sehingga keseluruhan barang dapat terlindungi dengan baik dan kokoh, jika dibandingkan dengan pembungkus plastik gelembung. UMA-WRAP menjaga barang tetap utuh dan aman dari benturan satu sama lain saat dikemas dalam satu wadah maupun saat penanganan barang, sehingga menjadikan produk ramah lingkungan ini menjadi pilihan sempurna untuk pengiriman, pemindahan dan penyimpanan produk usaha Anda.

Keunggulan UMA-Warp

Ada lima keunggulan UMA-Wrap dibandingkan plastik bubble wrap, yaitu:

Pertama, perlindungan.Struktur sarang lebah 3D menyediakan fitur penyerap goncangan dengan bantalan untuk melindungi barang dari benturan internal saat mengemas barang dalam satu wadah dan maupun pada saat penanganan barang.

Kedua, efisiensi. UMA-Warp memiliki desain yang dapat diregangkan dan cocok untuk segala bentuk barang serta struktur sarang lebah yang dapat saling mengunci, proses pengemasan dengan UMA-Wrap tidak membutuhkan selotip dan gunting sehingga sangat menghemat waktu. Optimalisasi pengemasan produk dari pabrik memastikan UMA-Wrap hanya membutuhkan ruang penyimpanan lebih sedikit.

Ketiga, keberlanjutan. UMA-Wrap terbuat dari kertas kraft berkualitas yang dihasilkan dari bahan daur ulang 100% virgin pulp. Proses manufaktur telah mematuhi standar dan praktik keberlanjutan di dunia internasional untuk memastikan komitmen UMA-PAK terhadap produk yang berkelanjutan. UMA-Wrap juga dapat didaur ulang, dibuat kompos dan 100% dapat terurai di alam, sehingga hanya berdampak minimal terhadap lingkungan.

Keempat, pengalaman pelanggan. Baik digunakan untuk membungkus produk atau sebagai pengisi rongga kosong saat pengemasan, struktur sarang lebah yang unik dari UMA-Wrap memberikan tampilan yang menarik pada produk yang dikemas. Pelanggan juga akan merasa lebih mudah untuk membuka bungkusnya sebab proses pengemasan tidak membutuhkan gunting dan selotip.

Kelima, meningkatkan branding serta menginspirasi. UMA-Warp mengadopsi pendekatan ramah lingkungan, seperti beralih ke pembungkus berbahan kertas untuk pengemasan produk, serta memasukkan inisiatif ini ke dalam strategi pemasaran memungkinkan sebuah bisnis untuk memposisikan diri mereka sebagai perusahaan yang memiliki kepedulian serta nilai kuat terhadap keberlanjutan. Hal ini akan membantu perusahaan untuk meningkatkan branding mereka, menarik pelanggan yang peduli terhadap lingkungan hidup, membangun kepercayaan mereka terhadap brand, yang pada akhirnya turut membantu bisnis untuk memenangkan loyalitas mereka.

Komitmen Reboisasi dengan LindungiHutan

UMA-Warp-3.jpg

Untuk lebih meningkatkan dampak positif yang diberikan oleh UMA-Wrap terhadap lingkungan, UMA-PAK meluncurkan komitmen kerjasama tahunan dengan LindungiHutan lewat program CSR berkonsep full-circle: Dari hutan untuk hutan.

“Bahan baku kertas untuk UMA-Wrap bersumber dari hutan yang dikelola dengan bertanggung jawab dan lestari. Sudah sewajarnya jika penjualan UMA-Wrap juga dimanfaatkan untuk kelestarian alam dan keberlangsungan hutan,” kata Gabriella, Pendiri UMA-PAK.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan LindungiHutan untuk semakin mewujudkan komitmen kami terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung upaya reboisasi mereka. UMA-PAK dan LindungiHutan memiliki pemikiran yang sama tentang pentingnya perlindungan lingkungan untuk generasi saat ini dan yang akan datang. Kolaborasi ini memungkinkan kami dan para pelanggan kami untuk mengambil satu langkah maju untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih hijau.”

Untuk setiap UMA-Wrap yang terjual, baik melalui pembelian eceran maupun grosir, UMA-PAK akan mendonasikan IDR 15.000 kepada LindungiHutan, yang setara dengan menanam satu pohon. Oleh karena itu, baik individu maupun pelaku usaha dapat turut berkontribusi untuk melindungi lingkungan melalui dua tindakan sekaligus: mengurangi limbah plastik dari bungkus gelembung sekali pakai dan membantu reboisasi. Pelanggan UMA-PAK juga dapat meminta merek atau logo mereka disertakan saat proses penanaman pohon untuk dokumentasi CSR mereka dengan cara berkontribusi menanam minimal dua puluh (20) pohon sekaligus.

Pengumuman kemitraan ini bertepatan dengan Hari Bumi (Earth Day) dan menegaskan kembali komitmen UMA-PAK terhadap perlindungan lingkungan. Pada tahap awal ini, UMA-PAK akan fokus menanam pohon di tiga wilayah berbeda di Indonesia, yaitu di Bukit Puntong Sumiak, Landak di Kalimantan Barat, Taman Mangrove Bontang, Bontang di Kalimantan Timur dan Pesisir Ogotua, Toli-toli di Sulawesi.(*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Kabar Gembira! Ambil Paspor di Kantor Imigrasi Malang Tak Sampai 5 Menit
    Kabar Gembira! Ambil Paspor di Kantor Imigrasi Malang Tak Sampai 5 Menit
    22/09/2021 - 22:02
  • Kasus Covid-19 di Indonesia Melandai, Strategi di Gelombang 3 Digencarkan
    Kasus Covid-19 di Indonesia Melandai, Strategi di Gelombang 3 Digencarkan
    22/09/2021 - 21:56
  • Plh Bupati Banjarnegara Ajak Manfaatkan Medsos untuk Bela Negara
    Plh Bupati Banjarnegara Ajak Manfaatkan Medsos untuk Bela Negara
    22/09/2021 - 21:45
  • Bupati Malang Sambat Masalah Pehutani dan Jalan Tol Malang-Kepanjen ke Komisi V DPR RI
    Bupati Malang Sambat Masalah Pehutani dan Jalan Tol Malang-Kepanjen ke Komisi V DPR RI
    22/09/2021 - 21:39
  • KPK RI Tetapkan Tersangka Bupati Kolaka Timur dalam Kasus Suap
    KPK RI Tetapkan Tersangka Bupati Kolaka Timur dalam Kasus Suap
    22/09/2021 - 21:35

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25
  • Sinergi Pelaku Pengadaan Publik Berkelanjutan Pasca Covid-19
    Sinergi Pelaku Pengadaan Publik Berkelanjutan Pasca Covid-19
    19/09/2021 - 16:30
  • Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    18/09/2021 - 15:35

KULINER

  • Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    20/09/2021 - 05:30
  • Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    20/09/2021 - 01:25
  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50
  • Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    18/09/2021 - 15:11
  • Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    15/09/2021 - 15:16