Peristiwa Nasional

TNI-POLRI Berhasil Menangkap Penyandang Dana Pembelian Senjata KKB Papua

Senin, 19 April 2021 - 19:52 | 71.04k
Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusy saat memberikan keterangan pers. (Foto: Dokumen/POLRI)
Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusy saat memberikan keterangan pers. (Foto: Dokumen/POLRI)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusy menyampaikan bahwa TNI-POLRI berhasil menangkap Paniel Kogoya, seorang yang diduga menjadi penyandang dana untuk diberikan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua guna membeli senjata api.

Menurut KBP Iqbal, Paniel Kogoya telah lama dicurigai oleh TNI dan POLRI. Dia mendanai berbagai kegiatan KKB bahkan pembelian senjata api pun dia yang mendanai. 

Senjata KKB Papua 2

"Satgas Gakkum Nemangkawi telah menangkap Paniel Kogoya yang diduga pembeli atau pencari senjata KKB Intan Jaya," kata KBP Iqbal kepada TIMES Indonesia di Jakarta, Senin (19/4/2021).

KBP Iqbal juga mengungkapkan bahwa, Paniel Kogoya sebenarnya sudah masuk dalam Dafta Pencarian Orang (DPO) terkait dengan hal tersebut. Hal itu merupakan pengembangan dari keterangan DC dan FA yang merupakan tersangka kepemilikan senjata api.

"Dari hasil keterangan sementara Paniel Kogoya mengakui telah membeli senjata empat pucuk dan telah diberikan kepada KKB Nduga yang ada di Intan Jaya," ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, dari hasil keterangan tersangka DC, diketahui sejumlah transaksi yang dilakukan oleh Paniel Kogoya. Diantaranya pembelian senjata jenis M4 senilai Rp300 juta.

Lalu, membeli senjata jenis M16 pada bulan Desember 2019 dengan harga Rp300 juta. Kemudian, memesan senjata seharga Rp550 juta pada awal tahun 2020.

Senjata KKB Papua 3

Saat ini, Paniel Kogoya dibawa ke Polres Nabire untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. KBP Iqbal berharap, masyarakat Papua tetap tenang dan tidak merasa diancam oleh kelompok KKB.

"TNI-Polri di sini akan berusaha sekuat tenaga menjaga keamanan masyarakat Papua. Mereka adalah bagian dari warganegara Indonesia yang harus diperlakukan dengan sama, baik rasa aman maupun kesejahteraannya," pungkas KBP Iqbal. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES