Peristiwa Daerah

DPRD Banyuwangi Usulkan Daerah Miliki Spesialis Perancang Perda

Sabtu, 17 April 2021 - 14:51 | 14.15k
DPRD Banyuwangi Usulkan Daerah Miliki Spesialis Perancang Perda
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Banyuwangi, Sofiandi Susiadi. (FOTO: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Banyuwangi, Sofiandi Susiadi mengusulkan jika Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur harus memiliki spesialis perancang Peraturan Daerah (Perda). Hal ini penting untuk mendukung kelancaran dalam penyusunan dan pembentukan setiap perda nantinya.

Usulan inipun sudah disampaikannya kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak. Menurut Sofiandi, usulan tersebut mendapatkan sambutan yang positif.

Secepatnya Wakil Gubernur Jatim tersebut akan segera menginstruksikan Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Jawa Timur untuk mengikutsertakan atau mulai mendaftarkan PNS-nya untuk jadi perancang Perda.

Sofiandi merinci, sejauh ini dari 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, hanya 5 Kabupaten yang sudah memiliki perancang Perda. Itu pun masing-masing daerah hanya memiliki satu orang perancang. Bahkan menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur hanya memiliki empat orang perancang.

“Padahal urusan Perda ini urusan yang sangat strategis untuk pembangunan suatu daerah. Banyuwangi memang belum punya perancang Perda,” kata Sofiandi, Sabtu (17/4/2021).

Dengan menguasai spesifikasi kemampuan memahami materi dan teknik penyusunan Perda, diharapkan produk Perda yang akan disusun nantinya dapat tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Sofiandi menegaskan, pentingnya perancang Perda ini sesuai ketentuan Undang-undang nomor 12 tahun 2011 yang telah diubah menjadi Undang-Undang nomor 15 tahun 2019 tentang Pembentukan Perundang-Undangan. Perancang Undang-Undang itu harus dari seorang PNS (pegawai negeri sipil) dan mendapatkan pendidikan khusus dari Kementerian hukum dan HAM.

“Jadi spesifik sekali. Tidak boleh perancang itu tidak PNS. Dan tidak boleh yang mengeluarkan sertifikat di luar Kemenkumham. Ini garis aturan,” kata Sofiandi.

Menurutnya, tidak ada batasan berapa orang yang boleh didaftarkan sebagai perancang ini. Sehingga daerah boleh mengajukan perancang sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, jika Pemerintah Daerah telah memiliki perancang Perda, maka Raperda akan lebih cepat diselesaikan. Karena perancang Perda itu sudah memahami materi tentang tekhnik penyusunan Perda.

“Di samping kita tetap berkolaborasi dengan tim akademisi dari beberapa kampus,” ujar Sofiandi.

Dia memandang, jika daerah saat ini memiliki tugas besar membentuk 150 Perda turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja. Perancang inilah yang nantinya akan membuat draft 150 Perda ini. Tentunya, 150 Perda turunan Undang-Undang Cipta Kerja itu dapat lebih cepat diselesaikan.

Perancang ini, menurut Sofiandi, sifatnya independen sehingga muatan atau penyesuaian materi Perda sudah dilakukan oleh Perancang.

“Kita tinggal menggelar rapat koordinasi mempelajarai dan menyesuaikan apa yang menjadi kearifan lokal dan karakteristik khas dari daerah kita,” kata anggota DPRD Banyuwangi tersebut. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Raperda RPJMD Pangandaran Harus Sinkron dengan Agenda Provinsi dan Pemerintah Pusat
    Raperda RPJMD Pangandaran Harus Sinkron dengan Agenda Provinsi dan Pemerintah Pusat
    23/06/2021 - 20:38
  • Bung Karna Bicara Potensi Situbondo di Depan Puluhan Pengusaha Jatim
    Bung Karna Bicara Potensi Situbondo di Depan Puluhan Pengusaha Jatim
    23/06/2021 - 20:35
  • Warga Terpapar Covid-19, Objek Wisata Situ Lengkong Panjalu Ditutup Sementara
    Warga Terpapar Covid-19, Objek Wisata Situ Lengkong Panjalu Ditutup Sementara
    23/06/2021 - 20:26
  • Pemkab Lamongan Mulai Memberlakukan WFH
    Pemkab Lamongan Mulai Memberlakukan WFH
    23/06/2021 - 20:20
  • HUT ke-75 Bhayangkara, Ratusan Warga Kota Malang Ikuti Vaksinasi Massal
    HUT ke-75 Bhayangkara, Ratusan Warga Kota Malang Ikuti Vaksinasi Massal
    23/06/2021 - 20:15

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    23/06/2021 - 09:18
  • Problematika Pendidikan Islam Modern dan Signifikansinya
    Problematika Pendidikan Islam Modern dan Signifikansinya
    23/06/2021 - 07:58
  • Menyoal Rencana Pemerintah terhadap Kebijakan PPN Sembako
    Menyoal Rencana Pemerintah terhadap Kebijakan PPN Sembako
    23/06/2021 - 04:04
  • Empat Pilar Literasi Digital Menuju Indonesia Makin Cakap Digital
    Empat Pilar Literasi Digital Menuju Indonesia Makin Cakap Digital
    23/06/2021 - 00:14
  • PPN Sekolah Panen Penolakan, Seriuskah Pemerintah Majukan Pendidikan?
    PPN Sekolah Panen Penolakan, Seriuskah Pemerintah Majukan Pendidikan?
    22/06/2021 - 18:32
  • Fasilitas Yang Unggul Untuk Pendidikan Yang Unggul
    Fasilitas Yang Unggul Untuk Pendidikan Yang Unggul
    22/06/2021 - 17:21
  • Radio Edukasi sebagai Sumber Belajar
    Radio Edukasi sebagai Sumber Belajar
    22/06/2021 - 16:34
  • Pendidikan Bukan untuk Cari Kerja Saja
    Pendidikan Bukan untuk Cari Kerja Saja
    22/06/2021 - 15:33

KULINER

  • Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    23/06/2021 - 09:00
  • Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    22/06/2021 - 01:16
  • Nikmati Hidangan ala Angkringan di Metland Hotel Cirebon
    Nikmati Hidangan ala Angkringan di Metland Hotel Cirebon
    21/06/2021 - 01:22
  • Hidangan Tinggi Serat dan Rendah Lemak, Ini Resep Sayur Oyong
    Hidangan Tinggi Serat dan Rendah Lemak, Ini Resep Sayur Oyong
    19/06/2021 - 05:25
  • Promo Asian Feast Jadi Menu Andalan Baru di Grand Ambarrukmo Yogyakarta
    Promo Asian Feast Jadi Menu Andalan Baru di Grand Ambarrukmo Yogyakarta
    16/06/2021 - 16:48