Kuliner TIMES Ramadan

Ini Dia Lima Takjil Paling Sering Diburu saat Ramadan di Banyuwangi

Sabtu, 17 April 2021 - 12:44 | 51.53k
Ini Dia Lima Takjil Paling Sering Diburu saat Ramadan di Banyuwangi
Pasar takjil di Banyuwangi. (FOTO: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
FOKUS

TIMES Ramadan

Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Bulan suci Ramadan merupakan yang paling istimewa di antara bulan lain. Betapa tidak, selama 30 hari Allah SWT akan membuka semua kemudahan bagi setiap umat Islam yang menjalankan puasa. Termasuk sumber rezeki di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur melalui berjualan takjil.

Selama Ramadan, ribuan orang mendadak berjualan. Masing-masing berlomba-lomba mengais berkah dari Sang Pencipta Semesta. Dalihnya pun beragam. Sekedar mengisi waktu, mencari tambahan untuk keperluan lebaran, belajar berwirausaha atau bahkan murni mencari keuntungan.

Omzet yang ditawarkan pun cukup menggiurkan. Hanya berjualan selama 3 jam, dapat meraup omzet ratusan ribu rupiah hingga mencapai Rp 1,2 juta. Kebayang kan, jika rutin berjualan selama satu bulan penuh?

Mulai dari ibu rumahtangga, disabilitas, kawula muda, istri tukang parkir, tukang tambal ban, mahasiswa, bahkan anggota dewan dan masih banyak golongan lainnya. Namun mayoritas dari penjual takjil ini adalah mereka yang memang bukan memiliki pekerjaan sebagai pedagang sebelumnya.

Semuanya menyajikan aneka menu-menu berbuka puasa. Dari yang segar, manis hingga pedas. Baik olahan kue, buah, sayur, daging ataupun lainnya.

Berikut 5 ranking takjil paling laku terjual berdasarkan survei TIMES Indonesia di 4 Kecamatan dari 8 pasar takjil yang ada.

5. Jenang Grendul Bubur Sumsum

Jenang-Grendul-Bubur-Sumsum.jpg

Jenang grendul bubur sumsum menempati posisi ke-5 survei TIMES Indonesia sebagai takjil paling laku saat Ramadan di Banyuwangi.

Ya, Jenang grendul merupakan salah satu makanan tradisional yang sampai saat ini masih selalu diincar oleh masyarakat. Makanan berbahan dasar tepung ketan ini sangat nikmat dimakan bersama santan. Rasa manis dan legit dipadukan dengan gurihnya santan kelapa dan saus gula merah menghasilkan perkawinan rasa yang sempurna untuk membatalkan puasa saat azan Magribh.

Jenang Grendul ini bisa disantap begitu saja atau lebih nikmat jika dipadukan dengan bubur sumsum. Bubur sumsum sendiri adalah penganan dengan tekstur yang lembut, rasanya gurih dan terbuat dari tepung beras sebagai bahan utama.

4. Kolak Pisang

Kolak-Pisang.jpg

Kolak pisang merupakan jajanan yang menempati posisi ke-4 survei TIMES Indonesia sebagai takjil paling laku saat Ramadan di Banyuwangi.

Kolak sendiri sebenarnya bisa terbuat dari beragam isian yang dikombinasikan bersama, mulai dari pisang, ubi, singkong hingga labu. Namun kolak yang paling banyak dibuat di bulan Ramadan adalah kolak pisang yang legit nan menggoda.Terkadang, kolak pisang juga diberi tambahan isian berupa kolang kaling.

Kudapan tradisional nusantara ini disukai semua kalangan, terutama menemani orang yang berpuasa kala berbuka. Komposisinya yang terdiri dari buah pisang dan umbi-umbian cukup untuk mengganjal perut lapar berpuasa. Bagi mereka yang ingin menunda makan berat karena hendak menunaikan ibadah shalat tarawih, takjil yang satu ini sangat cocok untuk dipilih.

3. Kue Patola

Kue-Patola.jpg

Pantas jika kue tradisional Banyuwangi yang satu ini menjadi salah satu takjil yang laris manis diburu saat bulan puasa. Kue Patola, adalah jajanan legendaris yang hanya tersedia setahun sekali ini menempati posisi ke-4 survei TIMES Indonesia sebagai takjil paling laku saat Ramadan di Banyuwangi.

Kue patola merupakan penganan yang terbuat dari tepung beras. Sekilas, bentuknya mirip mie. Di luar Banyuwangi, orang menyebut kue ini Putu Mayang. Kue keriting ini terbuat dari tepung kanji dan tepung beras. Warnanya yang bermacam-macam menjadikan perut semakin keroncongan saat melihatnya.

Kue ini disajikan dengan perkawinan santan dengan gula merah. Kenikmatan kue patola bisa dinikmati dalam keadaan hangat maupun dingin.

2. Es Buah

Es-Buah.jpg

Kesegaran es buah masih belum tergantikan. Takjil mainstream satu ini masih begitu diminati dan menduduki ranking ke-2 survei TIMES Indonesia sebagai takjil paling laku saat Ramadan di Banyuwangi.

Es buah ini biasanya diisi dengan 4 atau 5 varian buah. Terkadang penjual juga mengkombinasikan dengan agar-agar atau jelly. Semua isinya dipotong kecil-kecil. Di Banyuwangi ada beberapa versi es buah. Ada yang hanya mengandalkan sirup atau mencampurkannya dengan susu atau creamer.

Jenis buah yang paling umum digunakan adalah semangka dan melon. Karena keduanya mudah dipadatkan dan mengandung banyak air. Sehingga menjadi alternatif sebagai pelepas dahaga saat berbuka puasa.

1. Es Krai/ Es Blewah

Es-Krai-Es-Blewah.jpg

Kesederhanaan es krai atau es blewah masih tak tergantikan. Hanya terbuat dari serutan buah krai atau blewah yang ditambahkan dengan air dan sirup atau gula, menjadikan takjil satu ini menempati posisi pertama survei TIMES Indonesia sebagai takjil paling laku saat Ramadan di Banyuwangi.

Ibarat pepatah, semakin jarang ketemu maka semakin berat memendam rindu. Sangat cocok untuk menjadikan alasan mengapa es ini menjadi jawara hampir di setiap Ramadan di Banyuwangi.

Siapa yang menyangka buah blewah atau krai sangat sulit ditemukan pada bulan biasa, namun banyak saat Ramadan tiba? Sebenarnya buah ini dapat berbuah di segala musim di Banyuwangi. Namun, permintaan pasar melonjak saat bulan puasa.

Selain di bulan Ramadan, petani akan mengurangi jumlah tanaman krai atau blewah. Bahkan memungkinkan jika petani menggantinya dengan tanaman lain yang lebih laku di pasaran atau hanya menanam saat menjelang Ramadan saja.

Sehingga, sejumlah petani di Kabupaten Banyuwangi khususnya, hanya menanam buah-buahan tersebut dengan estimasi tepat panen di bulan puasa. Maka tak heran, sejumlah orang mengira kalau takjil berupa es krai atau es blewah hanya ada di bulan Ramadan saja. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • KPC PEN Gelar Sosialisasi Covid-19 Lewat Pagelaran Wayang Kulit Virtual
    KPC PEN Gelar Sosialisasi Covid-19 Lewat Pagelaran Wayang Kulit Virtual
    07/05/2021 - 07:36
  • Kakorlantas Polri: Penyekatan Jalur Mudik Hari Pertama Aman dan Lancar
    Kakorlantas Polri: Penyekatan Jalur Mudik Hari Pertama Aman dan Lancar
    07/05/2021 - 06:49
  • Lengkapi Hari Kemenangan, Ini Lima Rekomendasi Kue Lebaran
    Lengkapi Hari Kemenangan, Ini Lima Rekomendasi Kue Lebaran
    07/05/2021 - 06:16
  • Lebaran Menyantap Lemi Dheso, Awas 'Kesupit' Nikmatnya Kuliner Lamongan Ini
    Lebaran Menyantap Lemi Dheso, Awas 'Kesupit' Nikmatnya Kuliner Lamongan Ini
    07/05/2021 - 05:22
  • SMK Abdi Negara Tawarkan Banyak Pilihan Prodi, Miliki Satu-satunya Kompetensi Keahlian di Tuban
    SMK Abdi Negara Tawarkan Banyak Pilihan Prodi, Miliki Satu-satunya Kompetensi Keahlian di Tuban
    07/05/2021 - 04:52

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Berbuat Baik
    Ngopi Pagi: Berbuat Baik
    06/05/2021 - 07:08
  • Urgensi Pendidikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar
    Urgensi Pendidikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar
    05/05/2021 - 15:34
  • Rezim Gendroyono
    Rezim Gendroyono
    05/05/2021 - 13:25
  • Jadi, Joseph Paul Zhang Itu Sebenarnya Beragama atau Tidak, sih?
    Jadi, Joseph Paul Zhang Itu Sebenarnya Beragama atau Tidak, sih?
    05/05/2021 - 12:54
  • Ngopi Pagi: Hati Kecil
    Ngopi Pagi: Hati Kecil
    05/05/2021 - 09:59
  • Kelirumologi Tarawih Akhir Ramadan
    Kelirumologi Tarawih Akhir Ramadan
    05/05/2021 - 09:10
  • Membangun Ketahanan Keluarga Prajurit Sebagai Benteng Ketahanan Nasional
    Membangun Ketahanan Keluarga Prajurit Sebagai Benteng Ketahanan Nasional
    04/05/2021 - 19:00
  • 10 Terakhir Ramadhan, Antara Indonesia dan Saudi Arabia
    10 Terakhir Ramadhan, Antara Indonesia dan Saudi Arabia
    04/05/2021 - 16:31

KULINER

  • Lengkapi Hari Kemenangan, Ini Lima Rekomendasi Kue Lebaran
    Lengkapi Hari Kemenangan, Ini Lima Rekomendasi Kue Lebaran
    07/05/2021 - 06:16
  • Lebaran Menyantap Lemi Dheso, Awas 'Kesupit' Nikmatnya Kuliner Lamongan Ini
    Lebaran Menyantap Lemi Dheso, Awas 'Kesupit' Nikmatnya Kuliner Lamongan Ini
    07/05/2021 - 05:22
  • Gulo Cao Bathok dan Gulo Cendol Aren, Si Manis Legit dari Lamongan
    Gulo Cao Bathok dan Gulo Cendol Aren, Si Manis Legit dari Lamongan
    06/05/2021 - 12:51
  • Menjelang Lebaran, Produsen Kue Kering di Tasikmalaya Panen Orderan
    Menjelang Lebaran, Produsen Kue Kering di Tasikmalaya Panen Orderan
    06/05/2021 - 10:00
  • Ngopi Asik Bernuansa Klasik di Kafe Terminal Songgon Banyuwangi
    Ngopi Asik Bernuansa Klasik di Kafe Terminal Songgon Banyuwangi
    06/05/2021 - 01:29