Peristiwa Nasional

Larangan Mudik Lebaran, Doni Monardo: Bukan Berarti Sebelum Tanggal 6 Bisa Mudik

Jumat, 16 April 2021 - 20:17 | 17.03k
Larangan Mudik Lebaran, Doni Monardo: Bukan Berarti Sebelum Tanggal 6 Bisa Mudik
Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo. (FOTO: Dok. BNPB).
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo tak hentinya mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tidak melaksanakan mudik lebaran tahun ini. 

Sebab, pandemi Covid-19 belum berakhir dan potensi penularan dari mobilitas manusia pada hari raya dan libur nasional sangat tinggi.

"Tidak mudik. Dilarang mudik," tegas Doni dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu di Bengkulu, Jumat (16/4/2021).

Lebih lanjut, penerima Positive News Maker 2020 Anugerah TIMES Indoneisa (ATI) ini menjelaskan, melalui pelarangan mudik tersebut, Pemerintah tidak ingin adanya pertemuan silaturahmi yang dilakukan oleh masyarakat kemudian menimbulkan penularan Covid-19 dan berakhir pada angka kematian yang tinggi.

“Kita tidak ingin pertemuan silaturahmi berakhir dengan hal yang sangat tragis. Kehilangan orang-orang yang kita sayangi. Kehilangan orang-orang yang kita cintai. Jangan sampai terjadi,” imbuh Doni.

Adapun pelarangan mudik sebagaimana yang tertuang pada Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H telah dikeluarkan pada 7 April 2021. Melalui SE itu, Doni meminta agar masyarakat tidak keberatan.

Dalam hal ini aturan tersebut dikeluarkan semata-mata untuk mencegah terjadinya penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. “Jangan ada yang keberatan. Menyesal nanti,” kata Doni.

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah serta jajaran Pemprov Bengkulu, Doni meminta seluruh unsur Pemerintah Daerah termasuk tokoh adat dan tokoh agama agar terus berupaya memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakatnya, sehingga larangan mudik Idul Fitri tahun guna mencegah penularan Covid-19 ini dapat diikuti dan terlaksana dengan baik.

Lebih lanjut, Doni mengatakan bahwa masih ada sebanyak 17 persen masyarakat Indonesia yang sampai sekarang tidak percaya adanya Covid-19 dan menganggap hal itu adalah sebuah rekayasa serta konspirasi.

“Kepada unsur pimpinan baik di pemerintahan termasuk TNI/Polri dan juga tokoh masyarakat juga khususnya kepada ulama, mari memahami tentang Covid-19 ini dan menyampaikan kepada masyarakat. Karena masih ada yang belum percaya Covid-19 sebanyak 17 persen,” jelas Doni.

Sebelumnya, kendati pemerintah melarang aktivitas mudik pada tanggal 6-17 Mei 2021, bukan berarti sebelum atau sesudah waktu yang ditentukan itu diperbolehkan mudik. Dengan adanya pelarangan ini, masyarakat diminta betul-betul memahami bahwa konteks aturan pemerintah itu juga lebih kepada upaya pencegahan. “Jadi kalau dilarang mudik, itu bukan berarti sebelum tanggal 6 bisa pulang kampung,” tegas Doni.

Sekali lagi, Doni menegaskan bahwa adanya aturan pemerintah untuk melarang kegiatan mudik ini murni untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 yang berpotensi dibawa masyarakat dari satu daerah ke daerah lain.

“Mobilisasi orang dari suatu daerah ke daerah lain dalam jumlah yang besar itu sama dengan menimbulkan potensi, mengantarkan Covid-19 ke daerah yang landai,” tegas Doni.

Dia berharap agar pemahaman masyarakat terhadap adanya aturan pemerintah terkait pengendalian pandemi tersebut dapat dimengerti dan dilaksanakan sesuai yang telah ditetapkan. “Pemahaman tentang pandemi ini harus dikuasai oleh seluruh pihak,” tandas Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Gedeng Mataram, Situs Cagar Budaya yang Terkikis Pemukiman Padat
    Gedeng Mataram, Situs Cagar Budaya yang Terkikis Pemukiman Padat
    08/05/2021 - 16:30
  • Kementerian PUPR RI Rehabilitasi Bangunan Sejarah Rumah Cimanggis di Kampus UIII
    Kementerian PUPR RI Rehabilitasi Bangunan Sejarah Rumah Cimanggis di Kampus UIII
    08/05/2021 - 16:23
  • Razia Balap Liar, Satlantas Polresta Malang Kota Amankan 16 Motor
    Razia Balap Liar, Satlantas Polresta Malang Kota Amankan 16 Motor
    08/05/2021 - 16:18
  • Maman Imanulhaq Protes Keras Soal Pernyataan Jokowi Terkait Bipang Ambawang
    Maman Imanulhaq Protes Keras Soal Pernyataan Jokowi Terkait Bipang Ambawang
    08/05/2021 - 16:14
  • Merasa Satu Frekuensi, Pelatih Baru Arema FC Sanjung Aremania
    Merasa Satu Frekuensi, Pelatih Baru Arema FC Sanjung Aremania
    08/05/2021 - 16:07

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Penyesuaian Budaya Mudik di Tengah Pandemi
    Penyesuaian Budaya Mudik di Tengah Pandemi
    08/05/2021 - 16:00
  • Literasi dan Numerasi: Induk Seluruh Turunan Literasi
    Literasi dan Numerasi: Induk Seluruh Turunan Literasi
    08/05/2021 - 15:00
  • Catatan untuk Kasus Gus Miftah
    Catatan untuk Kasus Gus Miftah
    08/05/2021 - 12:12
  • Ngopi Pagi: Zakat
    Ngopi Pagi: Zakat
    08/05/2021 - 08:30
  • Menghindari Perilaku Konsumtif Saat Menyambut Hari Raya Idul Fitri
    Menghindari Perilaku Konsumtif Saat Menyambut Hari Raya Idul Fitri
    08/05/2021 - 06:21
  • Lonjakan Permohonan Diska, Potret Pencegahan Perkawinan Anak yang Terabaikan
    Lonjakan Permohonan Diska, Potret Pencegahan Perkawinan Anak yang Terabaikan
    08/05/2021 - 02:30
  • Komitmen Berdemokrasi
    Komitmen Berdemokrasi
    07/05/2021 - 20:14
  • Ngopi Pagi: Sebuah Nama
    Ngopi Pagi: Sebuah Nama
    07/05/2021 - 10:05

KULINER

  • Mengenal Bipang Ambawang, Makanan Khas Kalimantan
    Mengenal Bipang Ambawang, Makanan Khas Kalimantan
    08/05/2021 - 14:30
  • Gubernur Jatim Khofifah Hadiri Pisah Sambut Pangkoarmada II di Atas KRI Bima Suci
    Gubernur Jatim Khofifah Hadiri Pisah Sambut Pangkoarmada II di Atas KRI Bima Suci
    08/05/2021 - 10:40
  • Kue Sus Kering Dominasi Jajanan Lebaran di Banyuwangi, Sehari Terjual Hingga 1 Ton
    Kue Sus Kering Dominasi Jajanan Lebaran di Banyuwangi, Sehari Terjual Hingga 1 Ton
    08/05/2021 - 10:37
  • Reses di Pacitan, Anggota DPRD Jatim Eko Prasetyo Janji Penuhi Permintaan Warga
    Reses di Pacitan, Anggota DPRD Jatim Eko Prasetyo Janji Penuhi Permintaan Warga
    07/05/2021 - 18:43
  • Nasi Uduk 17 Djarum di Banjar, Sajikan Menu Praktis dan Murah untuk Sahur
    Nasi Uduk 17 Djarum di Banjar, Sajikan Menu Praktis dan Murah untuk Sahur
    07/05/2021 - 11:21