Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Pembelajaran di Era Merdeka Belajar

Jumat, 16 April 2021 - 14:10 | 23.70k
Pembelajaran di Era Merdeka Belajar
Febti Ismiatun, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Islam Malang (UNISMA).
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Tantangan masa depan telah mendorong pemerintah untuk merevisi kurikulum pendidikan guna menghadapi kompetisi yang ketat di masa depan. Upaya pemerintah terhadap perubahan revolusi industri yang begitu cepat ialah salah satunya melalui edukasi. Perlu diketahui bahwa edukasi telah melalui berbagai fase.

Fase 1 ialah pembelajaran yang berpusat pada guru, dimana guru dianggap sebagai pusat pengetahuan dan buku pelajaran sebagai sumber materi. Fase 2, pembelajaran berpusat pada interaksi antara guru vs. siswa dan siswa vs. siswa. Fase 3 ialah pembelajaran yang berpedoman pada kolaborasi. Fase 4 ialah pembelajaran yang lebih fleksibel dan kreatif, bahkan fase ini pembelajar dapat menekuni lintas bidang ilmu ataupun pembelajaran jarak jauh.

Pada edukasi fase ke empat, pendidikan dapat melampui batas. Artinya, akses pembelajar terhadap informasi sangatlah luas. Mereka dapat mengakses apapun, dimanapun dan kapanpun. Maka peran guru haruslah mampu memfasilitasi mahasiswa agar mereka tetap on the track.

Kemudian, guru juga harus mampu menyediakan kegiatan bagi pembelajar untuk memecahkan masalah dan berbasis pada team-work. Pun pada sistem penilaian, pembelajar dinilai berdasarkan proses berjuang selama kegiatan pembelajaran dan bukan atas dasar tes dan nilai belaka. Dengan alasan tersebut, maka pemerintah menerapkan pendidikan yang merdeka, atau kita kenal dengan merdeka belajar.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Mengapa harus merdeka belajar? Pada abad ke-21 ini, manusia dituntut memiliki empat kemampuan utama, yakni kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, berpikir kritis serta berpikir kreatif. Pembelajaran konvensional dan tradisional tentu tidak akan mampu memenuhi tuntutan zaman saat ini.

Lalu bagaimana sesungguhnya konsep merdeka belajar dilaksanakan di berbagai tingkat pendidikan di sekolah?

Pertama, pendidikan yang mengimplementasikan merdeka belajar tidak terbatas ruang dan watu. Proses belajar tidak hanya dilaksanakan di dalam ruang kelas dengan skedul yang sama, namun juga dapat dilaksanakan diluar kelas, misalnya dengan mengunjungi tempat wisata, museum dan lain-lain disesuaikan dengan relevansi mata pelajaran.

Kedua, berbasis pada proyek. Pembelajar diajak menerapkan keterampilan yang telah dimiliki pada berbagai situasi. Misalnya mata pelajaran computer, maka pembelajar diajak untuk menerapkan ilmu tersebut di laboratorium computer.

Ketiga, pengalaman di lapangan. Link and match pendidikan dan dunia industri pada abad ke-21 ini sangatlah erat. Pembelajar diarahkan untuk terjun ke lapangan guna meningkatkan soft skill dan hard skill agar mereka siap memasuki dunia kerja. Praktik ketiga ini sesungguhnya telah diterapkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Keempat, personalized learning. Pada tahap ini, pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan pembelajar itu sendiri. Materi yang diberikan guru harus mampu menyesuaikan kemampuan pembelajar, mulai dari tingkat rendah, sedang hingga tinggi. Jadi poin ini, aktivitas pembelajar tidak dipukul sama rata.

Kelima, interpretasi data. Dalam revolusi industry 4.0, peran big data menjadi sangat dominan dan tidak dapat dihindarkan lagi, khususnya untuk mendukung proses pendidikan masa kini. Big data juga dapat dipakai sebagai sentral dalam memecahkan masalah yang ada dan tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Dari paparan tersebut, maka perlu adanya perubahan paradigma seorang guru atau pendidik dalam mengimplementasikan merdeka belajar, antara lain ialah meminimalisir peran guru sebagai penyedia materi atau bahan ajar. Maka solusinya ialah guru harus mampu berperan menjadi fasilitator, tutor dan inspirator yang memotivasi pembelajar untuk “merdeka belajar”. Selain itu, guru wajib menyediakan aktivitas bagi pembelajar untuk mengeksplorasi diri dan kemampuan masing-masing agar setiap pembelajar memiliki pengalaman yang berharga dalam pembelajaran yang merdeka. ***

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Febti Ismiatun, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Islam Malang (UNISMA).



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Sugarcane Juice and It's Health Properties
    Sugarcane Juice and It's Health Properties
    10/05/2021 - 03:07
  • Luncurkan Fasilitas GeNose C19, Accor Perkuat Komitmen Pada Pemulihan Pariwisata
    Luncurkan Fasilitas GeNose C19, Accor Perkuat Komitmen Pada Pemulihan Pariwisata
    10/05/2021 - 02:53
  • Taste the Super Spicy Smoked Tuna with Curry Gravy at Esto Coffee Malang
    Taste the Super Spicy Smoked Tuna with Curry Gravy at Esto Coffee Malang
    10/05/2021 - 01:03
  • Pandemi, Jumlah UMKM di Kota Probolinggo Justru Meningkat
    Pandemi, Jumlah UMKM di Kota Probolinggo Justru Meningkat
    10/05/2021 - 00:01
  • Yatim Piatu dan Duafa Terima Santunan Akbar Yasin Banjarnegara
    Yatim Piatu dan Duafa Terima Santunan Akbar Yasin Banjarnegara
    09/05/2021 - 23:44

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Bipang, Mudik, Dan Komunikasi Kepresidenan
    Bipang, Mudik, Dan Komunikasi Kepresidenan
    09/05/2021 - 11:16
  • Ngopi Pagi: Zakat, Infaq, dan Sedekah
    Ngopi Pagi: Zakat, Infaq, dan Sedekah
    09/05/2021 - 10:28
  • Larangan Mudik di Masa Pandemi yang Tidak Efektif
    Larangan Mudik di Masa Pandemi yang Tidak Efektif
    09/05/2021 - 07:16
  • Viral Pemudik Menangis, Antara Empati dan Tuntutan Tugas Seorang Aparat
    Viral Pemudik Menangis, Antara Empati dan Tuntutan Tugas Seorang Aparat
    08/05/2021 - 20:39
  • Menjawab Optimisme, Pemuda menjawab Tantangan
    Menjawab Optimisme, Pemuda menjawab Tantangan
    08/05/2021 - 18:32
  • James Bond dan Lailatul Qodar
    James Bond dan Lailatul Qodar
    08/05/2021 - 17:06
  • Antisipasi Tsunami Covid-19
    Antisipasi Tsunami Covid-19
    08/05/2021 - 17:01
  • Penyesuaian Budaya Mudik di Tengah Pandemi
    Penyesuaian Budaya Mudik di Tengah Pandemi
    08/05/2021 - 16:00

KULINER

  • Sugarcane Juice and It's Health Properties
    Sugarcane Juice and It's Health Properties
    10/05/2021 - 03:07
  • Taste the Super Spicy Smoked Tuna with Curry Gravy at Esto Coffee Malang
    Taste the Super Spicy Smoked Tuna with Curry Gravy at Esto Coffee Malang
    10/05/2021 - 01:03
  • Berikut Makanan Khas Pamekasan yang Wajib untuk Dicicipi
    Berikut Makanan Khas Pamekasan yang Wajib untuk Dicicipi
    09/05/2021 - 15:58
  • Kue Lebaran Unik, Mirip Batu Bata Lengkap dengan Semen dan Cetoknya
    Kue Lebaran Unik, Mirip Batu Bata Lengkap dengan Semen dan Cetoknya
    09/05/2021 - 09:42
  • Mengenal Bipang Ambawang, Makanan Khas Kalimantan
    Mengenal Bipang Ambawang, Makanan Khas Kalimantan
    08/05/2021 - 14:30