Peristiwa Nasional

Menko PMK: Sanksi Tegas bagi Pelanggar Aturan Rokok

Jumat, 09 April 2021 - 10:01 | 15.68k
Menko PMK: Sanksi Tegas bagi Pelanggar Aturan Rokok
Menko PMK, Muhadjir Effendy. (Foto: Dokumentasi Kemenko PMK)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rokok masih menjadi ancaman bagi masa depan generasi muda di Indonesia. Berdasarkan hasil Global Youth Tobacco Survey (GYTS) tahun 2019, sebanyak 56% pelajar melihat orang merokok di sekolah ataupun di luar sekolah dan 60,6% pelajar tidak dicegah ketika membeli rokok. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat menjadi pembicara High Level Meeting MPKU PP Muhammadiyah yang diselenggarakan daring, Kamis (08/04/2021) kemarin.

Muhadjir menyatakan bahwa hal tersebut sudah menyalahi aturan yang diamanatkan dalam PP No. 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

"Kita perlu menetapkan sanksi tegas bagi siapapun yang melanggar aturan, tidak hanya pelajar atau mahasiswa, tetapi juga tenaga pendidik," ucapnya dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jumat (09/04/2021).

Mantan Mendikbud ini menilai, pelarangan merokok di lingkungan pendidikan harus ditegakkan secara menyeluruh, baik di sekolah maupun pesantren melalui Program Sekolah Ramah Anak dan Pesantren Ramah Anak.

Kawasan Tanpa Rokok di sekolah sebaiknya tidak hanya melarang aktivitas merokok, namun juga perlu menerapkan larangan penjualan rokok di lingkungan pendidikan seperti kantin sekolah dan warung/toko sekitar sekolah.

Pelarangan iklan rokok juga harus dipertegas. Pasalnya, menurut data, terpaan iklan rokok melalui media online memiliki kekuatan pengaruh signifikan terhadap sikap merokok pada remaja sebesar 31,8%.

"Selama pandemi ini kegiatan belajar mengajar berlangsung secara daring sehingga anak memiliki kesempatan lebih besar untuk terpapar iklan rokok di internet. Karena itu, kita perlu sama-sama mendorong agar pelarangan total iklan rokok terutama di internet dapat diwujudkan," ungkapnya.

Target pemerintah di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, prevalensi merokok pada usia anak dan remaja turun dari 9,1 menjadi 8,7 pada tahun 2024. Sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goal's (SDG's) yaitu menjadikan SDM berkualitas dan berdaya saing.

Strategi Pengendalian Tembakau

Sejauh ini, pemerintah telah menyusun strategi pengendalian tembakau. Mulai dari pengembangan kawasan kabupaten/kota sehat, perluasan layanan berhenti merokok, peningkatan cukai hasil tembakau, pelarangan total iklan dan promosi rokok, peningkatan tarif cukai rokok, hingga penguatan pelaksanaan penyaluran bansos dan subsidi terintegrasi.

"Sesuai arahan pesiden, kita harus pastikan uang bansos itu tidak dipakai untuk konsumsi rokok. Ibu Mensos sekarang sudah menetapkan PKH tidak akan diberikan kepada keluarga miskin yang kepala keluarganya merokok," terang Muhadjir.

Badan Pusat Statistik melalui Susenas Maret 2019 mengungkapkan, pengeluaran untuk rokok dan tembakau menempati urutan kedua terbesar pada kelompok makanan setelah makanan dan minuman jadi. Pengeluaran untuk rokok dan tembakau 2,2 kali lebih besar dari pengeluaran untuk susu dan telur.

"Bahkan ketika saya berkunjung ke Kepulauan Nias, keluarga dengan anak stunting yang saya temui ternyata ayahnya adalah perokok. Bisa Anda hitung pengeluaran untuk sebungkus rokok sehari sekitar Rp15.000 sampai Rp20.000 yakni setara dengan 1 kg telur atau ½ kg daging ayam," paparnya.

Oleh sebab itu, ada dua cara yang diyakini bisa menjadi solusi yakni meberikan edukasi untuk mendorong perubahan pola konsumsi dalam keluarga sehingga mengutamakan investasi kecerdasan anak sejak istri hamil sampai dengan anak usia dua tahun serta melalui layanan rehabilitasi berhenti merokok.

"Apabila kedua hal tersebut dilakukan maka keluarga rentan miskin dan hampir miskin akan terhindar dari beban stunting di kemudian hari," ujar Menko PMK. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Ini Persiapan Polrestabes Surabaya Untuk Layanan SIM Online
    Ini Persiapan Polrestabes Surabaya Untuk Layanan SIM Online
    13/04/2021 - 17:11
  • Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual, Dosen di Jember Diancam 20 Tahun Penjara
    Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual, Dosen di Jember Diancam 20 Tahun Penjara
    13/04/2021 - 17:02
  • Lewat Caritas Indonesia, Gereja Katolik Indonesia Kumpulkan Donasi untuk Bencana NTT
    Lewat Caritas Indonesia, Gereja Katolik Indonesia Kumpulkan Donasi untuk Bencana NTT
    13/04/2021 - 16:57
  • Kominfo RI Uji Coba Informasi Kebencanaan Melalui SMS Blast
    Kominfo RI Uji Coba Informasi Kebencanaan Melalui SMS Blast
    13/04/2021 - 16:51
  • Tingkatkan Efisiensi Listrik di Daerah Terpencil, Begini Inovasi Guru Besar ITS
    Tingkatkan Efisiensi Listrik di Daerah Terpencil, Begini Inovasi Guru Besar ITS
    13/04/2021 - 16:44

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kesederhanaan Hidup dalam Ikatan Hak dan Kewajiban
    Kesederhanaan Hidup dalam Ikatan Hak dan Kewajiban
    13/04/2021 - 12:33
  • Program Satu Hari Tanpa Nasi Kab Malang
    Program Satu Hari Tanpa Nasi Kab Malang
    13/04/2021 - 10:08
  • Ngopi Pagi: Kemuliaan Ramadhan
    Ngopi Pagi: Kemuliaan Ramadhan
    13/04/2021 - 06:24
  • Terorisme dan Politik Global (4)
    Terorisme dan Politik Global (4)
    13/04/2021 - 06:00
  • Rendahnya Kemampuan Menulis Masyarakat Indonesia
    Rendahnya Kemampuan Menulis Masyarakat Indonesia
    12/04/2021 - 17:23
  • Melestarikan Folklor Melalui Peran Digital
    Melestarikan Folklor Melalui Peran Digital
    12/04/2021 - 16:33
  • Bersuka Cita Menyambut Bulan Suci Ramadan
    Bersuka Cita Menyambut Bulan Suci Ramadan
    12/04/2021 - 15:44
  • Gagasan Perubahan  Kelima UUD NRI 1945 Keinginan Elit Atau Rakyat?
    Gagasan Perubahan  Kelima UUD NRI 1945 Keinginan Elit Atau Rakyat?
    12/04/2021 - 14:26

KULINER

  • Bani Food Court Cafe dan Resto Luncurkan Aneka Menu Ramadan
    Bani Food Court Cafe dan Resto Luncurkan Aneka Menu Ramadan
    13/04/2021 - 15:43
  • Susu Sapi Murni Baik untuk Jantung, Ini Info Penting dari SuPiNi Madiun
    Susu Sapi Murni Baik untuk Jantung, Ini Info Penting dari SuPiNi Madiun
    13/04/2021 - 14:58
  • Lima Minuman Berbuka Puasa yang Menyegarkan dan Bervitamin
    Lima Minuman Berbuka Puasa yang Menyegarkan dan Bervitamin
    13/04/2021 - 14:49
  • Shawerma, Kudapan Unik Asli Timur Tengah Hadir di Yogyakarta
    Shawerma, Kudapan Unik Asli Timur Tengah Hadir di Yogyakarta
    13/04/2021 - 11:57
  • Takjil Rumahan Ala Pudding Custard
    Takjil Rumahan Ala Pudding Custard
    13/04/2021 - 09:12