Politik

Mars PKB Menggema di Istana, Ada Apa? 

Kamis, 08 April 2021 - 18:22 | 51.23k
Mars PKB Menggema di Istana, Ada Apa? 
Presiden Jokowi membuka Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/4/21).(FOTO: PKB for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ahmad Sugriwa

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/4/2021). Dalam pembukaan tersebut, ada pemandangan langka ketika Mars PKB menggema di Istana Negara, setelah sebelumnya diputar Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. 

Presiden Jokowi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para kiai, alim ulama atas semua tausiah dan dukungannya dalam upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19.

“Dukungan para alim ulama sangat sangat penting sekali agar semua elemen bangsa bisa saling mendukung dan menopang saling membantu menjadi sebuah kekuatan yang sangat dahsyat untuk mengatasi segala tantangan bangsa hari ini dan kedepan yang tidak semakin mudah,” tutur Presiden seperti dirilis DPP PKB, Kamis (8/4/21). 

Jokowi juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi besar para alim ulama dalam menjaga persatuan dalam menjaga kerukunan antar warga bangsa, menjaga keutuhan bangsa, dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,  menebarkan toleransi, semangat persaudaraan serta menjadikan kebhinekaan sebagai pondasi persatuan.

Dikatakan Jokowi, PKB sebagai partai yang lahir dari rahim NU yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah, tidak akan kendor untuk terus menyemai nilai-nilai moderat, nilai-nilai moderasi nilai-nilai tawassuth, nilai-nilai keseimbangan tawasun, dan terus menebarkan moderasi beragama menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antar sesama,  sehingga radikalisme terorisme tidak ada lagi di negara yang kita cintai ini Indonesia.

“Pemerintah terus berkomitmen untuk selalu menghidupkan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat, toleransi adalah bagian yang sangat penting dalam moderasi beragama. Eeksklusivitas dan ketertutupan jelas tidak sesuai dengan Bhineka Tunggal Ika. Dalam hal ini sikap pemerintah tegas tidak akan berkompromi terhadap tindakan intoleransi yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Mukernas-PKB-Jokowi-2.jpg

Jokowi mengakui bahwa sejak awal NU dan PKB konsisten mengikuti nasihat Hadratus Syekh KH Hasyim Asy'ari dan para masayikh bahwa agama dan nasionalisme tidaklah bertentangan, namun justru saling menopang satu sama lain. “Saya percaya PKB di hari ini kedepan dan seterusnya akan terus mewarisi semangat yang mulia tersebut,  terus memperkuat pondasi keagamaan dan kebangsaan untuk mewujudkan baldatun toyyibatun warobbun ghofur. Saya juga berharap melalui kader-kadernya yang ada di lembaga legislatif maupun di eksekutif, di tingkat pusat maupun di daerah, PKB akan terus mendorong inovasi memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengembangkan tata kelola politik dan pemerintahan yang baik dan akuntabel dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat,” tuturnya. 

Sementara itu, Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) mengatakan bahwa Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB adalah agenda rutin partai yang tujuan keduanya saling menopang satu sama lain. “Munas Alim Ulama rutin diselenggarakan PKB karena partai ini lahir dan besar di tangan para ulama. Sementara agenda Mukernas PKB bertujuan mengonsolidir isu-isu strategis kepartaian, terutama menyiapkan ikhtiar PKB menghadapi recovery ekonomi, kesehatan, dan sosial,” tuturnya.

Gus AMI mengatakan, para alim ulama yang diundang di antaranya adalah kiai-kiai Nahdlatul Ulama serta tokoh-tokoh bangsa yang selama ini berkontribusi penuh ikut menjaga keutuhan bangsa dan negara dalam bingkai NKRI. “Karena PKB lahir dari rahim ulama dan kiai maka Munas Alim Ulama ini didedikasikan untuk beliau-beliau yang selama ini istiqomah mengawal NU, PKB, serta kerukunan antar warga bangsa dan masyarakat secara luas. Tentu saja para ulama ini juga konsisten mengawal perjalanan demokrasi dan kebhinnekaan kita yang dari hari ke hari tantangannya makin dinamis dan bervariasi,” urainya. 

Apalagi, kata Gus AMI, dengan adanya peristiwa teror belakangan, alim ulamalah yang paling diandalkan dalam membimbing umat ke jalan dan keyakinan yang benar. Selain itu, para kiai  dan pesantren selama masa pandemi 1 tahun lebih, meski dengan kemampuan sendiri, kurang tersentuh dari pemerintah daerah, mereka tetap total menyelenggarakan pendidikan di pesantrennya tetap jalan dengan protkes yang ketat. Keberadaan kiai dan pesantren ini perlu diapresiasi oleh PKB, bahkan oleh pemerintah sendiri.

Sementara itu, Mukernas PKB merupakan agenda rutin yang digelar sebagai bagian dari amanat partai untuk menyiapkan kerja-kerja strategis-taktis kepartaian dalam memberikan kontribusinya kepada bangsa dan negara. Saat ini, PKB melihat keadaan makin membaik, pandemi mulai berkurang, dan program vaksinasi sukses. ”Apa yang dilakukan pemerintah semakin on the track. Ke depan, kerja besar berikutnya adalah menyiapkan langkah-langkah positif bersama. Jangan sampai kita lengah dan terlena dengan situasi pandemi saat ini,” tuturnya. 

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Dewan Syuro DPP KH. Dimyati Rois, Wakil Ketua Dewan Syuro PKB KH. Manarul Hidayat, Ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar, Pengasuh PP Lirboyo KH. Kafabihi Mahrus, Rais Syuriah PWNU KH. Ubaidillah Shodaqah, Pengasuh PP Al-Fadlu KH. Alamuddin Rais. Hadir pula Sek. Dewan Syura DPP PKB KH. Syaifullah Maksum, Waketum DPP PKB Jazilul Fawaid dan M Hanif Dhakiri, Sekjen M Hasanuddin Wahid, Ketua Panitia Faisol Reza, Dewan Syuro DPP PKB Bu Nyai Latifah Sohib, Ketua Fraksi PKB DPR Cucun A Samsurijal, Dewan Syuro PKB Andi Muawiyah Ramly. 

Selanjutnya, Pengasuh PP Nurul Fatah Habib Hasan Empang, Pengasuh PP API Magelang KH Yusuf Chudlori, Pengasuh PP Darul Falah Kudus KH Badawi Basir, Sekretaris Fraksi PKB Fathan Subkhi, Pengasuh PP. Almunawir Kerapyak Sayyid Muh Hilal, Waka Komisi IX FPKB Nihayatul Wafiroh, Ketua DPW PKB NTT Alo Mallo, Pengasuh Al Musri Cianjur KH Mali Murtado. Lc, Pembaca Al-Quran Fadhlan Ashari R, dan DPW Bengkulu Zainal. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • DPKPCK Kabupaten Malang Usulkan Risha Bagi Korban Gempa Malang
    DPKPCK Kabupaten Malang Usulkan Risha Bagi Korban Gempa Malang
    17/04/2021 - 22:11
  • Solidaritas Aremania Galang Dana untuk Korban Gempa Malang
    Solidaritas Aremania Galang Dana untuk Korban Gempa Malang
    17/04/2021 - 22:07
  • Masih Dipertanyakan Dewan, Pembangunan Lapak UMKM di Kota Madiun Terus Jalan
    Masih Dipertanyakan Dewan, Pembangunan Lapak UMKM di Kota Madiun Terus Jalan
    17/04/2021 - 22:03
  • Menparekraf Luncurkan Program Vaksinasi Bagi Pelaku Ekraf di Jakarta
    Menparekraf Luncurkan Program Vaksinasi Bagi Pelaku Ekraf di Jakarta
    17/04/2021 - 22:00
  • PP Muhammadiyah Kirim Tim Medis untuk Korban Bencana Sumba Timur
    PP Muhammadiyah Kirim Tim Medis untuk Korban Bencana Sumba Timur
    17/04/2021 - 21:57

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Vaksin Nusantara dan Keresahan Masyarakat Indonesia
    Vaksin Nusantara dan Keresahan Masyarakat Indonesia
    17/04/2021 - 16:20
  • Mempertegas Ke-Indonesiaan 61 Tahun Lahirnya PMII
    Mempertegas Ke-Indonesiaan 61 Tahun Lahirnya PMII
    17/04/2021 - 14:27
  • Ngopi Pagi: Ego
    Ngopi Pagi: Ego
    17/04/2021 - 07:09
  • Managing The Nation 'Kepemimpinan dan Partai Politik'
    Managing The Nation 'Kepemimpinan dan Partai Politik'
    16/04/2021 - 19:57
  • Menyongsong Hajat Perempuan dalam Pilpres 2024
    Menyongsong Hajat Perempuan dalam Pilpres 2024
    16/04/2021 - 17:40
  • Pembelajaran di Era Merdeka Belajar
    Pembelajaran di Era Merdeka Belajar
    16/04/2021 - 14:10
  • Menjaga Perbedaan
    Menjaga Perbedaan
    16/04/2021 - 12:31
  • Rumi dan Machiavelli
    Rumi dan Machiavelli
    16/04/2021 - 10:24

KULINER

  • Hotel Santika Cirebon Hadirkan Pawon Ramadan
    Hotel Santika Cirebon Hadirkan Pawon Ramadan
    17/04/2021 - 19:15
  • Hotel Aston Sidoarjo Ajak Pengunjung Keliling Indonesia Lewat Menu Buka Puasa
    Hotel Aston Sidoarjo Ajak Pengunjung Keliling Indonesia Lewat Menu Buka Puasa
    17/04/2021 - 18:25
  • Es Degan Susu 78, Temani Manisnya Momen Buka Puasa Anda
    Es Degan Susu 78, Temani Manisnya Momen Buka Puasa Anda
    17/04/2021 - 17:13
  • Menikmati Aneka Iftar Ramadan bersama Oakwood Hotel & Residence Surabaya
    Menikmati Aneka Iftar Ramadan bersama Oakwood Hotel & Residence Surabaya
    17/04/2021 - 16:34
  • eL Hotel Kartika Wijaya Tawarkan Menu Iftar untuk Orang Terkasih
    eL Hotel Kartika Wijaya Tawarkan Menu Iftar untuk Orang Terkasih
    17/04/2021 - 14:57