Peristiwa Internasional

Langgar Jam Malam Covid-19, Pria ini Dihukum Squat 300 Kali Kemudian Meninggal Dunia

Kamis, 08 April 2021 - 19:00 | 9.34k
Langgar Jam Malam Covid-19, Pria ini Dihukum Squat 300 Kali Kemudian Meninggal Dunia
Polisi Filipina tengah menyelidiki kematian warganya, Darren Manaog Peñaredondo setelah dihukum squat 300 kali karena melanggar jam malam Covid-19.(FOTO:CNN/Getty Image)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Polisi Filipina mendapat kecaman setelah memberi hukuman berlebihan squat 300 kali pada seorang pelanggar jam malam pembatasan Covid-19.

Dilansir CNN, pada 1 April 2021, hari Kamis Darren Manaog Peñaredondo, 28, meninggalkan rumahnya di General Trias, sebuah kota di provinsi Cavite, yang diisolasi karena meningkatnya kasus Covid-19, untuk membeli air.

Tapi dia dihentikan oleh polisi. "Dia kemudian dibawa bersama dengan pelanggar jam malam lainnya ke kantor polisi dan dipaksa melakukan squat-jump yang melelahkan," kata juru bicara kepolisian nasional, Ildebrandi Usana, mengutip dua laporan saksi.

Di kantor polisi, Darren Manaog Peñaredondo disuruh melakukan latihan squat 100 kali, menurut laporan itu. Polisi kemudian menyuruhnya mengulangi hingga dia melakukan sekitar 300 kali.

"Dia mulai kejang pada hari Sabtu, tapi kami bisa menghidupkannya kembali di rumah. Kemudian tubuhnya gagal jadi kami menghidupkannya kembali, tapi dia sudah koma," kata keluarganya, menurut laporan itu. Peñaredondo meninggal pada pukul 10 malam, kata keluarga itu.

Reichelyn Balce mengatakan,  suaminya itu memiliki penyakit jantung, hampir tidak bisa berjalan ketika sampai di rumah pada hari Jumat dan sangat kesakitan.

Polisi-Filipina-2.jpg

Keesokan harinya dia mengalami kejang dan meninggal beberapa jam kemudian.

"Dia mengatakan mereka dipaksa melakukan latihan pemompaan sebanyak 100 repetisi. Jika mereka tidak sinkron, mereka harus memulai kembali," kata Balce kepada AFP.

Kini kepolisian Filipina tengah menyelidiki kasus itu.

Ildebrandi Usana mengatakan, kepala polisi kota dan dua petugas telah dicopot dari jabatan mereka menunggu hasil penyelidikan atas insiden tersebut.

Polisi Filipina telah menghukum lebih dari 10.000 orang karena melanggar jam malam pukul 18.00-05.00 yang diberlakukan di Metro Manila dan empat provinsi yang berbatasan dengan wilayah ibu kota nasional pekan lalu untuk mengekang infeksi yang melonjak.

Filipina memiliki salah satu kasus Covid-19 tertinggi yang dilaporkan di antara negara di Asia - telah mencatat lebih dari 819.000 infeksi dan 14.000 kematian, menurut Universitas Johns Hopkins.

Bulan lalu, kasus di negara itu meningkat tajam, mendorong pihak berwenang untuk memerintahkan lebih dari 25 juta orang diisolasi - termasuk di provinsi Cavite.

Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah dan Wali Kota kota General Trias telah memerintahkan penyelidikan atas kematian Peñaredondo, menurut laporan itu.

"Semua petugas polisi yang terbukti melanggar hukum akan dituntut dan dijatuhi hukuman (administratif) dan pidana yang sesuai," kata Wakil Menteri Departemen Jonathan Malaya dalam pesan teks kepada CNN Filipina.

Polisi-Filipina-3.jpg

Kematian Peñaredondo mengikuti serangkaian insiden yang melibatkan teknik kepolisian yang brutal.

Dalam sebuah pernyataan bulan lalu, organisasi nirlaba Human Rights Watch (HRW) menunjuk pada laporan bahwa petugas telah mengunci lima pemuda di dalam kandang anjing karena melanggar karantina. Mereka juga dilaporkan memaksa orang untuk duduk di bawah sinar matahari tengah hari sebagai hukuman karena melanggar jam malam.

Jose Manuel Diokno, pengacara dan pendiri Free Legal Assistance Group (FLAG), mengatakan bahwa tidak sah mengurung orang di dalam sangkar atau membuat orang berjongkok 300 kali.

"Satu-satunya hukuman yang dapat dijatuhkan oleh penegak hukum untuk segala jenis pelanggaran adalah yang ditemukan dalam hukum lokal dan hukum nasional, dan kami tidak memiliki undang-undang yang mengizinkan orang untuk dimasukkan ke dalam kandang anjing atau dipaksa berolahraga dalam waktu lama. Periode waktu tertentu," katanya.

Polisi di Filipina mendapat kecaman karena hukuman yang berlebihan bagi orang-orang yang ketahuan melanggar jam malam pembatasan Covid-19 menyusul meninggalnya Darren Manaog Peñaredondo. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Terorisme dan Politik Global (3)
    Terorisme dan Politik Global (3)
    12/04/2021 - 06:00
  • Bingung Bikin Ucapan Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadan, Coba Pakai Ini
    Bingung Bikin Ucapan Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadan, Coba Pakai Ini
    12/04/2021 - 05:20
  • Olahraga saat Puasa Ramadan, Kapan Waktu yang Tepat?
    Olahraga saat Puasa Ramadan, Kapan Waktu yang Tepat?
    12/04/2021 - 04:26
  • Tradisi Nyekar Menjelang Ramadan Jadi Berkah Bagi Penjual Bunga
    Tradisi Nyekar Menjelang Ramadan Jadi Berkah Bagi Penjual Bunga
    12/04/2021 - 03:33
  • Kampung Kerbau Ngawi, Destinasi Wisata ala Afrika
    Kampung Kerbau Ngawi, Destinasi Wisata ala Afrika
    12/04/2021 - 01:19

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Terorisme dan Politik Global (3)
    Terorisme dan Politik Global (3)
    12/04/2021 - 06:00
  • Kurikulum Darurat Menuntut Kreatifitas di Masa PJJ
    Kurikulum Darurat Menuntut Kreatifitas di Masa PJJ
    11/04/2021 - 14:15
  • Interaksi Intepretasi Ilmu Informasi
    Interaksi Intepretasi Ilmu Informasi
    11/04/2021 - 11:34
  • Pendangkalan Politik Perempuan Dalam Terorisme
    Pendangkalan Politik Perempuan Dalam Terorisme
    11/04/2021 - 10:31
  • Ngopi Pagi: Ramadan
    Ngopi Pagi: Ramadan
    11/04/2021 - 08:13
  • Terorisme dan Politik Global (2)
    Terorisme dan Politik Global (2)
    11/04/2021 - 06:10
  • Peran Agamawan dan Ormas dalam Pembangunan Negara
    Peran Agamawan dan Ormas dalam Pembangunan Negara
    10/04/2021 - 18:00
  • Indonesia Berduka Merupakan Tanggung Jawab Bersama
    Indonesia Berduka Merupakan Tanggung Jawab Bersama
    10/04/2021 - 17:00

KULINER

  • Kuliner Keliling Dunia Selama Ramadan di JW Marriott Hotel Surabaya
    Kuliner Keliling Dunia Selama Ramadan di JW Marriott Hotel Surabaya
    10/04/2021 - 22:39
  • Warung Mak Yar Ngawi, Spesialis Ayam Goreng Jawa
    Warung Mak Yar Ngawi, Spesialis Ayam Goreng Jawa
    10/04/2021 - 16:16
  • Menikmati Siomay Ikan Tenggiri nan Mak Nyus di Kota Batu
    Menikmati Siomay Ikan Tenggiri nan Mak Nyus di Kota Batu
    10/04/2021 - 10:08
  • Bukan Mie Biasa, Ini Cwie Mie di Malang yang Enak Dicoba
    Bukan Mie Biasa, Ini Cwie Mie di Malang yang Enak Dicoba
    10/04/2021 - 03:28
  • Praktis, Resep Asli Sambel Pecel Khas Blitar Anti Kolesterol
    Praktis, Resep Asli Sambel Pecel Khas Blitar Anti Kolesterol
    09/04/2021 - 12:52
  • Diving Header Edinson Cavani Warnai Kemenangan MU Atas Tottenham
    Diving Header Edinson Cavani Warnai Kemenangan MU Atas Tottenham
    12/04/2021 - 00:27
  • Bikin Gol MU Dianulir, Son Heung-min Jadi Korban Rasisme Medsos
    Bikin Gol MU Dianulir, Son Heung-min Jadi Korban Rasisme Medsos
    12/04/2021 - 05:23
  • Ole Gunnar Solskjaer: Sikap Son Heung-min Memalukan
    Ole Gunnar Solskjaer: Sikap Son Heung-min Memalukan
    12/04/2021 - 05:42
  • 6 Fakta Menarik Tottenham Vs MU, Setan Merah Ganas saat Tandang
    6 Fakta Menarik Tottenham Vs MU, Setan Merah Ganas saat Tandang
    12/04/2021 - 01:31
  • Ini Sosok Pasukan Khusus Mata Tajam Penjaga Nyawa Letjen TNI Prabowo
    Ini Sosok Pasukan Khusus Mata Tajam Penjaga Nyawa Letjen TNI Prabowo
    12/04/2021 - 06:10