Pendidikan

Pakar Bahasa UIN Maliki Malang Tulis Buku Bersama Ahli dari Berbagai Negara

Kamis, 08 April 2021 - 14:53 | 41.40k
Pakar Bahasa UIN Maliki Malang Tulis Buku Bersama Ahli dari Berbagai Negara
Ribut Wahyudi, Ph.d., Pakar Bahasa UIN Maliki Malang saat ditemui, Kamis (8/4/2021). (FOTO: Nadira Rahmasari/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pakar Bahasa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), Ribut Wahyudi, Ph.D menulis buku bersama para pakar bahasa dan pengajaran dari berbagai negara.

Buku tersebut, digawangi Tim Editor ternama seperti Associate Professor Rashi Jain (Montgomery College in Rockville, Maryland), Associate Professor Bedrettin Yazan (the University of Texas at San Antonio) dan Professor Suresh Canagarajah (Pennsylvania State University).

INFORMASI SEPUTAR UIN MALIKI MALANG DAPAT MENGUNJUNGI www.uin-malang.ac.id

Tim Editor memberi judul buku tersebut, Transnational Identities and Practices in English Language Teaching: Critical Inquiries from Diverse Practitioners.

Buku tersebut akan diterbitkan oleh Multilingual Matters, penebit papan atas yang berbasis di Bristol, United Kingdom. Buku bergengsi tersebut akan terbit secara cetak pada 31 Juli 2021 dan bisa dilacak melalui https://www.multilingual-matters.com/page/detail/?k=9781788927543.

Dalam buku tersebut, Ribut Wahyudi menulis pada bab yang berjudul A Transnational TEGCOM Practitioner's Multiple Subjectivities and Critical Classroom Negotiations in the Indonesian University Context.

Ribut-Wahyudi-2.jpg

"Proses untuk menerbitkan buku bersama para pakar luar negeri tidak mudah, seleksinya ketat dan melalui proses panjang yaitu 2,5 tahun," ujar Ribut Wahyudi, Ph.d., Pakar Bahasa UIN Maliki Malang kepada TIMES Indonesia, Kamis (8/4/2021).

Ribut Wahyudi menjelaskan, terdapat 15 pakar para bahasa yang menerbitkan buku tersebut. Dan dalam kepenulisan buku tersebut, ia menjadi satu-satunya pakar yang berasal dari Indonesia.

Ribut mengaku selalu menyertakan nama instansi dan negaranya ketika menulis karena ia bangga dengan tempat ia mengabdi dan ingin mempromosikan tanah air di ranah internasional.

"Di dalam buku tersebut, saya menulis mengenai refleksi pengajaran saya pada Mata Kuliah Post-Strukturalisme dan Dekontruksi yang saya ampu di kampus," jelasnya.

Ribut Wahyudi juga menjelaskan, alasan kepenulisan topik tersebut agar pembelajar Bahasa Inggris Indonesia tetap menghargai  bahasa dan budaya lokal saat belajar Bahasa Inggris.

Pembelajar Bahasa Inggris di Indonesia perlu terbuka terhadap budaya Barat yang baik dan tetap bersikap kritis terhadap hegemoni Barat yang tidak baik. Ia juga menjelaskan bahwa penggunakan Bahasa Inggris yang dipengaruhi oleh bahasa dan budaya lokal itu secara keilmuan bisa dibenarkan karena menunjukkan identitas.

Ribut menegaskan, tidak benar apabila memaknai sesuatu berdasarkan dari asal geografis dan identitasnya, karena setiap masyarakat memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Ia memberikan contoh, apabila mahasiswa dari Asia dimaknai pasif di Perguruan Tinggi Australia (seperti digambarkan dalam sebagian referensi), menurutnya itu salah kaprah karena itu adalah generalisasi. Banyak dari orang Asia yang memiliki etos kerja tinggi walau tidak banyak bicara di kelas.

INFORMASI SEPUTAR UIN MALIKI MALANG DAPAT MENGUNJUNGI www.uin-malang.ac.id

"Jadi saya rasa itu tidak benar menilai sesuatu berdasarkan pandangan sepihak sebagian orang luar (Barat). Kualitas seseorang hanya bisa dinilai berdasarkan dari kualitas tiap individu bukan generalisasi yang bermasalah," tegas Ribut Wahyudi, Ph.D., Pakar Bahasa UIN Maliki Malang. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Potensi Besar dari Zakat Pertanian, UPZ Dukun Gresik Targetkan Rp 3 Miliar
    Potensi Besar dari Zakat Pertanian, UPZ Dukun Gresik Targetkan Rp 3 Miliar
    11/04/2021 - 19:06
  • Hebat! Ponpes Mumtaza Berhasil Menulis 30 Juz Al Quran dalam Satu Jam
    Hebat! Ponpes Mumtaza Berhasil Menulis 30 Juz Al Quran dalam Satu Jam
    11/04/2021 - 18:51
  • Ratusan Mahasiswa UM Jember Jalani Wisuda, Rektor: Hadapi Dunia Baru dengan Cara Baru
    Ratusan Mahasiswa UM Jember Jalani Wisuda, Rektor: Hadapi Dunia Baru dengan Cara Baru
    11/04/2021 - 18:47
  • Tee Jay Water Park, Tempat Favorit Tradisi Munggahan Warga Tasikmalaya
    Tee Jay Water Park, Tempat Favorit Tradisi Munggahan Warga Tasikmalaya
    11/04/2021 - 18:34
  • [CEK FAKTA] Kantor DPRD Kabupaten Malang Rusak Akibat Gempa di Malang
    [CEK FAKTA] Kantor DPRD Kabupaten Malang Rusak Akibat Gempa di Malang
    11/04/2021 - 18:20

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kurikulum Darurat Menuntut Kreatifitas di Masa PJJ
    Kurikulum Darurat Menuntut Kreatifitas di Masa PJJ
    11/04/2021 - 14:15
  • Interaksi Intepretasi Ilmu Informasi
    Interaksi Intepretasi Ilmu Informasi
    11/04/2021 - 11:34
  • Pendangkalan Politik Perempuan Dalam Terorisme
    Pendangkalan Politik Perempuan Dalam Terorisme
    11/04/2021 - 10:31
  • Ngopi Pagi: Ramadan
    Ngopi Pagi: Ramadan
    11/04/2021 - 08:13
  • Terorisme dan Politik Global (2)
    Terorisme dan Politik Global (2)
    11/04/2021 - 06:10
  • Peran Agamawan dan Ormas dalam Pembangunan Negara
    Peran Agamawan dan Ormas dalam Pembangunan Negara
    10/04/2021 - 18:00
  • Indonesia Berduka Merupakan Tanggung Jawab Bersama
    Indonesia Berduka Merupakan Tanggung Jawab Bersama
    10/04/2021 - 17:00
  • (Dilema) Vaksinasi bagi Penyintas Covid-19
    (Dilema) Vaksinasi bagi Penyintas Covid-19
    10/04/2021 - 15:22

KULINER

  • Kuliner Keliling Dunia Selama Ramadan di JW Marriott Hotel Surabaya
    Kuliner Keliling Dunia Selama Ramadan di JW Marriott Hotel Surabaya
    10/04/2021 - 22:39
  • Warung Mak Yar Ngawi, Spesialis Ayam Goreng Jawa
    Warung Mak Yar Ngawi, Spesialis Ayam Goreng Jawa
    10/04/2021 - 16:16
  • Menikmati Siomay Ikan Tenggiri nan Mak Nyus di Kota Batu
    Menikmati Siomay Ikan Tenggiri nan Mak Nyus di Kota Batu
    10/04/2021 - 10:08
  • Bukan Mie Biasa, Ini Cwie Mie di Malang yang Enak Dicoba
    Bukan Mie Biasa, Ini Cwie Mie di Malang yang Enak Dicoba
    10/04/2021 - 03:28
  • Praktis, Resep Asli Sambel Pecel Khas Blitar Anti Kolesterol
    Praktis, Resep Asli Sambel Pecel Khas Blitar Anti Kolesterol
    09/04/2021 - 12:52
  • Gempa Susulan Pagi Ini, Warga Malang Sempat Berhamburan
    Gempa Susulan Pagi Ini, Warga Malang Sempat Berhamburan
    11/04/2021 - 07:15
  • Real Madrid Kalahkan Barcelona, Casemiro Kartu Merah
    Real Madrid Kalahkan Barcelona, Casemiro Kartu Merah
    11/04/2021 - 03:57
  • 9 Fakta Mengerikan AC Milan Usai Hajar Parma
    9 Fakta Mengerikan AC Milan Usai Hajar Parma
    11/04/2021 - 09:33
  • Bandara Pekon Serai Berubah Nama Jadi Bandara Muhammad Taufiq Kiemas
    Bandara Pekon Serai Berubah Nama Jadi Bandara Muhammad Taufiq Kiemas
    11/04/2021 - 01:47
  • La Nyalla, Pernah Ditahan 7 Bulan Kini Bermobil Pelat R1-7
    La Nyalla, Pernah Ditahan 7 Bulan Kini Bermobil Pelat R1-7
    11/04/2021 - 06:42