Peristiwa Daerah

Ketum LDII Tegaskan Kesiapannya Bantu Pemerintah Tanggulangi Covid-19

Rabu, 07 April 2021 - 13:27 | 13.91k
Ketum LDII Tegaskan Kesiapannya Bantu Pemerintah Tanggulangi Covid-19
Ketua Umum DPP LDII KH KH Chriswanto Santoso. (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menegaskan akan membantu pemerintah dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19. Hal ini ia sampaikan di hadapan Presiden RI Jokowi saat membuka langsung Munas IX LDII secara virtual pada Rabu (7/4/2021).

Dalam pidato pembukaan, Chriswanto menegaskan empati dan dukungannya terhadap pemerintah.

"LDII turut merasakan beratnya permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah saat ini. Kehadiran pandemi covid-19 sejak awal tahun lalu dan masih berlanjut hingga sekarang, benar-benar telah memukul mundur capaian target-target pembangunan pada berbagai sektor khususnya kesehatan dan perekonomian," ujarnya. 

Menurut Chriswanto, jumlah penduduk yang meninggal karena Covid-19 yang mencapai 40 ribuan orang juga cukup membuat LDII sedih. "LDII sangat merasakan dan sangat berempati terhadap masalah ini," imbuh Chriswanto.

Karena iti, LDII mengajak seluruh elemen bangsa bekerja keras, cerdas, kreatif, dan out of the box agar target-target pembangunan yang telah ditetapkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020 – 2024, kembali pada jalur semula. 

Sejalan dengan konteks tersebut, Chriswanto mengatakan Munas IX LDII mengambil tema “Pengutan SDM Profesional Religius untuk Ketahanan dan Kemandirian Bangsa Menuju Indonesia Maju”. Dengan merevitalisasi dan menajamkan delapan program kerja yang ditetapkan dalam Rakernas LDII 2018. 

Program kerja pertama berupa Kebangsaan, yang bertujuan membangun nasionalisme agar persatuan dan kesatuan bangsa dapat lebih terjaga,

“Termasuk mencintai produk bangsa sendiri. Sebagai Lembaga Dakwah Islam, LDII selama ini telah menempatkan program kebangsaan sebagai program utama, karena bagaimanapun juga persatuan dan kesatuan adalah modal utama bangsa,” ujarnya. 

Kedua Keagamaan, yaitu program yang bertujuan meningkatkan nilai religiusitas bagi ummat Islam, termasuk didalam membangun toleransi beragama. Ketiga, Pendidikan, yaitu program yang mendorong agar pendidikan karakter, khususnya karakter professional religius, dapat dijadikan sebagai lifelong education, atau pendidikan sepanjang hayat. 

Keempat Ekonomi, yaitu program yang mendorong ekonomi syariah, termasuk percepatan pemulihan dan membangkitkan kembali ekonomi di era pandemik ini. Kelima pangan dan lingkungan hidup, yaitu program yang bertujuan untuk membangun kemandirian pangan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. 

Keenam kesehatan, yaitu suatu program yang bertujuan mendorong penggunaan obat tradisional atau herbal secara meluas terlebih pada kondisi kedarutan kesehatan. Ketujuh Teknologi Digital, yaitu suatu program yang bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai bidang pembangunan. 

Dan kedelepan Energi Baru Terbarukan, yaitu suatu program untuk mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fossil, termasuk untuk mengurangi emisi karbon guna mengurangi efek rumah kaca. 

“Ke delapan delapan program tersebut di atas bukannya baru perencanaan, akan tetapi LDII telah berbuat dengan membuat beberapa pilot project di beberapa daerah sesuai kondisi keunggulan daerah tersebut,” kata Chriswanto.

Munas IX LDII dihadiri 3.750 secara daring dan luring, kabupaten kota di seluruh Indonesia. Mereka mengikuti dari 457 studio mini, sementara para ulama, DPW LDII dari 33 provinsi, dan undangan lainnya yang hadir di lokasi mencapai 200 orang. Mereka diwajibkan swab antigen dan menjaga protokol kesehatan.  

“Perwakilan DPW LDII Nusa Tenggara Timur tidak bisa hadir karena bencana badai, yang mengakibatkan penerbangan sulit di wilayah tersebut,” ujar Ketua Panitia Munas IX LDII Rully Kuswahyudi.

Moderasi Beragama

Dalam pidato membuka Munas IX LDII, Presiden RI Jokowi mengingatkan Ormas Islam untuk mengembangkan dan melaksanakan moderasi beragama, “Kita patut bersyukur menerima warisan berupa Bhinneka Tunggal Ika dari para pendiri bangsa, meskipun berbeda-beda suku, bangsa, dan berbeda dalam pandangan agama, tapi tetap saling menghormati, bersatu, rukun, dan bersama-sama bergotong royong,” ujar Jokowi.

Selanjutnya, dengan modal sosial itu Presiden Jokowi mengatakan sikap toleran, menghargai segala perbedaan, dan keyakinan adalah keharusan. Sikap ini, menurutnya bisa tumbuh, bila dikembangkan sikap saling menghormati dan belajar dari orang lain, “Sehingga mencapai sikap saling menghormati dalam perbedaan,” ujar Jokowi. 

Sikap tertutup dan eksklusif, imbuh Jokowi, tak sesuai dengan Bhinneka Tunggal Ika, “Sikap tertutup menciptakan intoleransi yang merusak sendi-sendi keagamaan, dan menimbulkan penolakan serta pertentangan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh jajaran dan pimpinan keluarga besar LDII, untuk menyuarakan dan meningkatkan kehidupan sosial keagamaan kita,” imbuhnya. 

Jokowi mengatakan pemerintah berkomitmen dan terus berupaya, serta mendorong moderasi beragama. Ia juga menyerukan sikap yang tidak toleran yang disertai dengan kekarasan fisik, harus dihilangkan dari Bumi Pertiwi, “Sikap beragama yang memecah belah persatuan tak ditoleransi,” ujarnya.

Senada dengan Jokowi, Chriswanto mengatakan dalam delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa, kebangsaan ditempatkan pada posisi pertama, “Dengan semangat kebangsaan itu, LDII melaksanakan moderasi beragama, berdakwah dengan sejuk. Serta berkomitmen menegakkan Empat Pilar Kebangsaan,” ujar Chriswanto. 

“Moderasi beragama adalah pangkal dari modal sosial membangun bangsa. Agar kebhinnekaan yang ada dalam rakyat Indonesia menjadi pperekat untuk menjalankan program pembangunan,” kata Ketum LDII Chriswanto saat ditemui usai seremoni pembukaan Munas IX LDII yang turut dihadiri Presiden RI Jokowi secara virtual tersebut.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Situs Karang Kamulyan Terkenal Dengan Legenda Ciung Wanara
    Situs Karang Kamulyan Terkenal Dengan Legenda Ciung Wanara
    15/04/2021 - 07:48
  • Berbuka Puasa dengan Olahan Teh Premium di Bird Tea Gallery
    Berbuka Puasa dengan Olahan Teh Premium di Bird Tea Gallery
    15/04/2021 - 06:21
  • Nikah saat Pandemi? Aruna Senggigi Lombok Tawarkan Paket Pernikahan Lengkap dengan Prokes
    Nikah saat Pandemi? Aruna Senggigi Lombok Tawarkan Paket Pernikahan Lengkap dengan Prokes
    15/04/2021 - 05:45
  • Get an Authentic Taste of Moringa Tea with Teh Daun Kelor Sinona
    Get an Authentic Taste of Moringa Tea with Teh Daun Kelor Sinona
    15/04/2021 - 05:02
  • Buka Puasa 200 Item Menu Sepuasnya Hanya 98 Ribu di Harper Malioboro Yogyakarta
    Buka Puasa 200 Item Menu Sepuasnya Hanya 98 Ribu di Harper Malioboro Yogyakarta
    15/04/2021 - 04:41

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Membangun Wajah Baru Pendidikan di Bulan Ramadan
    Membangun Wajah Baru Pendidikan di Bulan Ramadan
    15/04/2021 - 00:36
  • Politik Corona atau Corona kena Politik
    Politik Corona atau Corona kena Politik
    14/04/2021 - 15:49
  • Pekerja Tanpa Jaminan Sosial, Taspen-Asabri Wajib Melebur BPJS Ketenagakerjaan
    Pekerja Tanpa Jaminan Sosial, Taspen-Asabri Wajib Melebur BPJS Ketenagakerjaan
    14/04/2021 - 14:21
  • “Profesi” Demagogisme
    “Profesi” Demagogisme
    14/04/2021 - 13:59
  • Kolaborasi Kunci Tri Dharma Perguruan Tinggi
    Kolaborasi Kunci Tri Dharma Perguruan Tinggi
    14/04/2021 - 13:51
  • Guru dan Tantangan Mengajar Kelas Beragam
    Guru dan Tantangan Mengajar Kelas Beragam
    14/04/2021 - 13:19
  • Ada Asesmen Literasi, Bekali Siswa Teknik Baca
    Ada Asesmen Literasi, Bekali Siswa Teknik Baca
    14/04/2021 - 12:54
  • Ngopi Pagi: Puasa
    Ngopi Pagi: Puasa
    14/04/2021 - 07:33

KULINER

  • Berbuka Puasa dengan Olahan Teh Premium di Bird Tea Gallery
    Berbuka Puasa dengan Olahan Teh Premium di Bird Tea Gallery
    15/04/2021 - 06:21
  • Nasi Lemang Khas Nusantara Masih Dipertahankan Warga Kampung Pangandaran
    Nasi Lemang Khas Nusantara Masih Dipertahankan Warga Kampung Pangandaran
    14/04/2021 - 21:12
  • Spot Favorit Ngabuburit Sambil Berburu Takjil di Surabaya
    Spot Favorit Ngabuburit Sambil Berburu Takjil di Surabaya
    14/04/2021 - 17:06
  • Menu Buka Puasa Lezat dan Mewah Insignia Cafe & Resto Banyuwangi
    Menu Buka Puasa Lezat dan Mewah Insignia Cafe & Resto Banyuwangi
    14/04/2021 - 15:24
  • Cara Membuat Strawberry Korean Bingsoo, Minuman Segar untuk Buka Puasa
    Cara Membuat Strawberry Korean Bingsoo, Minuman Segar untuk Buka Puasa
    14/04/2021 - 13:02