Kopi TIMES

In Memoriam, Daniel Dhakidae dan Zaman yang Berubah

Selasa, 06 April 2021 - 21:35 | 55.11k
In Memoriam, Daniel Dhakidae dan Zaman yang Berubah
Denny JA, penulis dan Pakar Marketing Politik
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Peneliti yang tekun. Intelektual  publik yang  berintegritas. Analisis politik yang cemerlang. Tapi Ia hidup di zaman yang tengah berubah. Itulah imajinasi yang datang ketika saya mencoba merenungkan Daniel Dhakidae.

Berita wafatnya Daniel cukup mengejutkan, Selasa pagi (6/4/2021). Apalagi saya satu grup dengannya di WAG Satupena: Asosiasi Penulis Indonesia.

Rasanya baru kemarin saya membaca Daniel sahut menyahut dalam diskusi di WAG itu.

Langsung saya teringat dua tulisan pendeknya yang terakhir di WAG itu. Satu dari tulisannya itu menggambarkan keikhlasannya menerima kenyataan pahit zaman baru.

Seorang teman bertanya: “Bang Daniel, di mana saya bisa peroleh buku Bang Daniel: Menerjang Badai Kekuasaan (2015)?”

Daniel menjawab. Saya rumuskan ulang dari memori: “Wah, saya tak lagi punya bukunya. Nanti saya cek ke penerbitnya. Mungkin tak lagi ada sisa karena oleh penerbitnya secara borongan sudah dijual ke tukang loak.”

Saya membaca jawaban Daniel. Ia menjawab dingin saja. Tak terkesan memprotes. Hanya menggambarkan realitas. 

Saya tak merespon jawaban Daniel. Namun saya sempat membatin. Itu buku riset yang serius. Sangat serius. Buku bermutu. Ironis sekali buku bagus itu berakhir di tukang loak; penjual buku sangat-sangat murah.

Tulisan kedua dari Daniel, Ia mengabarkan telah terbit Majalah Prisma terbaru. Itu majalah yang Ia asuh sejak dulu. Terakhir Ia sebagai Pemimpin Redaksi dan Pemimpin Umum majalah itu.

Daniel umumkan topik kali ini yang diangkat, “Ragam Makanan Kita: Gastronomi dan Kuliner Nusantara.”

Saya merespon teks pendeknya. Tulis saya (tak persis sama karena saya susun dari memori): “Saya tak hanya menggemari topik ini.”

“Saya juga mendirikan restoran khusus masakan nusantara, yang diangkat ke level internasional. Restoran Bunga Rampai.”

“Kini Resto Bunga Rampai menjadi tempat banyak petinggi menjamu tamu negara. Juga diundang lima kali berturut-turut menyediakan makanan bagi pemimpin dunia dalam The World Economic Forum.”

“Masakan Nusantara tak kalah dengan masakan Korea, Jepang atau Thailand.”

Rupanya, Prisma nomor gastronomi ini edisi terakhir yang Daniel lahirkan. 

Majalah Prisma juga sama tragisnya dengan buku Daniel. Kualitas majalah itu prima. Tulisannya serius. Tapi acapkali tak laku.

Terdengar majalah akademik ini, kadang terbit, kadang tidak. Padahal di masa jayanya, di tahun 1980an, majalah ini pernah mempengaruhi dunia intelektual Indonesia.

Apa yang terjadi dengan zaman baru ini? Mengapa Ia “membunuh” majalah bagus seperti Prisma? Mengapa Ia membuat buku bagus karangan Daniel berujung di tukang loak?

Ini juga zaman yang membunuh tutupnya 56 koran cetak di Amerika Serikat, sejak tahun 2004. (1)

Ini juga zaman yang menyebabkan tutupnya sekitar 7500 toko retail di Amerika Serikat. (2)

Namun di saat yang sama terjadi komersialisasi bidang lain. Itu serial koleksi 2199 lukisan digital Chytopunk, yang seolah remeh temeh belaka, ketika di NFT kan, bisa laku senilai USD 100 juta. Ini setara dengan 1 Trilyun empat ratus milyar rupiah. (3)

                                                                     -000-

Internet of things telah mengubah perilaku membeli. Google search begitu hebatnya mengubah peradaban informasi. 

Karena begitu signifikannya pengaruh dari Googel Search, pada waktunya peradaban informasi bisa dipilah menjadi  era “BG (Before Google) dan AG (After Google).”

Bagi mereka yang ingin membaca informasi, hasil riset, jurnal kelas dunia, sudah ada misalnya JSTOR digital library.

Aplikasi ini menyediakan 1500 jurnal internasional, untuk semua cabang ilmu pengetahuan. 

Cukup membayar USD 19,50 per tahun, atau sekitar 260 ribu rupiah per tahun, atau 25 ribu sebulan, kita bisa mengakses puluhan ribu hasil riset. Hanya 25 ribu rupiah sebulan!

Bagi yang ingin informasi gratis, sedikit menambahkan waktu ekstra untuk mengeksplor, tersedia begitu banyak hasil riset lain. Tak hanya dalam bentuk teks, banyak pula sudah diaudio-visualkan.

Bagi yang tak lagi punya waktu panjang, hanya ingin ringkasan saja tapi komprehensif, tersedia begitu banyak book reviews. Juga ada wikipedia.

Bagi yang menyenangi informasi yang lebih ringan, yang hiburan, juga banyak sekali channel di Youtube. Soal sejarah. Soal filsafat. Soal film. Soal sastra.

Siapa yang mampu bersaing dengan perpustakaan global ini? Murah bahkan gratis. Luar biasa lengkap. Cepat diakses. Tak hanya teks, ada foto dan video pula.

Revolusi internet ini ikut membunuh nilai kormesial aneka buku dan jurnal ilmiah di banyak negara.

Nilai komersial sebuah buku memang bisa berubah. Dibeli atau tidaknya majalah seperti Prisma juga bisa naik turun.

Tapi kualitas dan keseriusan seorang peneliti. Integritas seorang intelektual publik. Ketajaman analis politik. Semua atribut itu tak terganggu oleh zaman yang berubah.

Daniel Dhakidae akan tetap dikenang dalam atribut itu. Peneliti dan intelektual publik yang dihormati lawan ataupun kawan. Selamat jalan, senior....

CATATAN

(1) Sejak 2004, di Amerika Serikat telah ditutup atau berubah bentuk sebanyak 55 koran.

http://newspaperownership.com/additional-material/closed-merged-newspapers-map/

(2) Telah pula ditutup 7500 toko retailer sejak datangnya era online shoping

https://www.google.co.id/amp/s/www.washingtonpost.com/business/2019/04/10/retail-apocalypse-now-analysts-say-more-us-stores-could-be-doomed/%3foutputType=amp

(3) Serial Chryptopunk yang di NFT kan laku sebesar total 100 juta dolar USD, setara dengan satu trilyun empat ratus milyar rupiah

https://www.google.co.id/amp/s/www.forbes.com/sites/tommybeer/2021/03/11/pipe-smoking-alien-cryptopunk-nft-sells-for-75-million/amp/

*)Penulis: Denny JA, Pakar Marketing Politik dan Penulis 

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Jenis Susu untuk Lactose Intolerances
    Jenis Susu untuk Lactose Intolerances
    25/06/2021 - 01:22
  • Tulis Postingan Provokatif, Warga Bangkalan Diciduk Polda Jatim
    Tulis Postingan Provokatif, Warga Bangkalan Diciduk Polda Jatim
    24/06/2021 - 23:31
  • LOCALISE SDGs Berakhir, Dubes Uni Eropa Bangga Atas Capaian TPB diberbagai Daerah
    LOCALISE SDGs Berakhir, Dubes Uni Eropa Bangga Atas Capaian TPB diberbagai Daerah
    24/06/2021 - 23:04
  • Pelatih Persela Observasi Kondisi Demerson Costa
    Pelatih Persela Observasi Kondisi Demerson Costa
    24/06/2021 - 22:27
  • Siswa Serdik Sespimmen Polri Diingatkan Pentingnya Komunikasi untuk Menunjang Polri di Masa Depan
    Siswa Serdik Sespimmen Polri Diingatkan Pentingnya Komunikasi untuk Menunjang Polri di Masa Depan
    24/06/2021 - 22:09

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    24/06/2021 - 17:30
  • Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    24/06/2021 - 16:06
  • BTS Meal dan Masyarakat Modern
    BTS Meal dan Masyarakat Modern
    24/06/2021 - 15:35
  • Birokrasi Adaptif di Era Digital
    Birokrasi Adaptif di Era Digital
    24/06/2021 - 14:02
  • Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    24/06/2021 - 13:00
  • Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    24/06/2021 - 12:24
  • Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    23/06/2021 - 09:18
  • Problematika Pendidikan Islam Modern dan Signifikansinya
    Problematika Pendidikan Islam Modern dan Signifikansinya
    23/06/2021 - 07:58

KULINER

  • Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    24/06/2021 - 12:00
  • Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    24/06/2021 - 02:34
  • Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    23/06/2021 - 09:00
  • Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    22/06/2021 - 01:16
  • Nikmati Hidangan ala Angkringan di Metland Hotel Cirebon
    Nikmati Hidangan ala Angkringan di Metland Hotel Cirebon
    21/06/2021 - 01:22