Peristiwa Nasional

Susi Pudjiastuti: Hanya Megawati yang Dukung Larangan Penangkapan Baby Lobster

Selasa, 06 April 2021 - 16:55 | 51.91k
Susi Pudjiastuti: Hanya Megawati yang Dukung Larangan Penangkapan Baby Lobster
Detik-detik pemusnahan alat tangkap baby lobster di Kabupaten Pangandaran (Foto: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PANGANDARAN – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja 2014-2019 Susi Pudjiastuti menyebutkan, politisi nasional yang mendukung larangan penangkapan baby lobster hanya Megawati Soekarno Putri.

Ucapan tersebut disampaikan Susi Pudjiastuti saat memberikan sambutan pada acara pemusnahan alat tangkap baby lobster di lapang Katapang Doyong, Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (6/4/2021).

Susi PudjiastutiSusi Pudjiastuti saat menghadiri cara pemusnahan alat tangkap baby lobster di Kabupaten Pangandaran (Foto: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)

"Waktu saya diangkat jadi Menteri KKP, saya tahu ada oknum yang menyalahgunakan jabatan melakukan penangkapan baby lobster," kata Susi.

Susi menambahkan, ada pejabat di KKP yang memiliki keuntungan hingga ratusan miliar rupiah dari hasil bisnis penangkapan dan jual beli baby lobster.

"Waktu itu saya langsung mengambil langkah tegas mengeluarkan larangan penangkapan baby lobster," tambahnya.

Penolakan dari berbagai kalangan pun datang waktu Susi mengeluarkan larangan penangkapan baby lobster tersebut. "Pejabat dan politisi yang lain menentang kebijakan saya waktu itu," jelasnya.

Namun sebagai nelayan yang tahu kondisi ancaman punahnya biota laut, Susi dengan tegas tetap konsisten untuk melarang penangkapan baby losbter.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, langkah yang dilakukan dalam pemusnahan alat tangkap baby lobster sebagai upaya agar keberadaan biota laut di Pangandaran kembali seperti biasa.

Jeje Wiradinata 4Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata saat menghadiri cara pemusnahan alat tangkap baby lobster di Kabupaten Pangandaran (Foto: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)

"Biasanya hasil tangkapan lobster di Pangandaran setiap tahun mencapai Rp3 miliar, tahun ini setelah baby lobster diambil dan dijual belikan lobsternya punah," kata Jeje.

Sebagai anak nelayan, Jeje mengaku tahu apa yang terjadi di lapangan dan prihatin saat hasil tangkapan lobster yang biasanya melimpah menjadi tidak ada lobster.

"Hari ini kita musnahkan 250 jaring rumpon alat tangkap baby lobster dan gerakan ini bisa diikuti daerah lain sebagai simbol pelawanan terhadap pelaku penangkapan baby lobster," tambahnya.

Menurut Jeje, saat penangkapan baby lobster marak terjadi di Indonesia, hanya dirinya yang tidak mau menjadi rangkaian bisnis terlarang itu.

"Saya didatangi pengusaha untuk menandatangani identitas baby lobster, tapi saya tolak mentah-mentah," tegas Jeje. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Tulis Postingan Provokatif, Warga Bangkalan Diciduk Polda Jatim
    Tulis Postingan Provokatif, Warga Bangkalan Diciduk Polda Jatim
    24/06/2021 - 23:31
  • LOCALISE SDGs Berakhir, Dubes Uni Eropa Bangga Atas Capaian TPB diberbagai Daerah
    LOCALISE SDGs Berakhir, Dubes Uni Eropa Bangga Atas Capaian TPB diberbagai Daerah
    24/06/2021 - 23:04
  • Pelatih Persela Observasi Kondisi Demerson Costa
    Pelatih Persela Observasi Kondisi Demerson Costa
    24/06/2021 - 22:27
  • Siswa Serdik Sespimmen Polri Diingatkan Pentingnya Komunikasi untuk Menunjang Polri di Masa Depan
    Siswa Serdik Sespimmen Polri Diingatkan Pentingnya Komunikasi untuk Menunjang Polri di Masa Depan
    24/06/2021 - 22:09
  • Keluhkan Sesak, Warga Lembur Balong Kota Banjar Meninggal Sore ini
    Keluhkan Sesak, Warga Lembur Balong Kota Banjar Meninggal Sore ini
    24/06/2021 - 21:17

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    24/06/2021 - 17:30
  • Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    24/06/2021 - 16:06
  • BTS Meal dan Masyarakat Modern
    BTS Meal dan Masyarakat Modern
    24/06/2021 - 15:35
  • Birokrasi Adaptif di Era Digital
    Birokrasi Adaptif di Era Digital
    24/06/2021 - 14:02
  • Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    24/06/2021 - 13:00
  • Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    24/06/2021 - 12:24
  • Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    23/06/2021 - 09:18
  • Problematika Pendidikan Islam Modern dan Signifikansinya
    Problematika Pendidikan Islam Modern dan Signifikansinya
    23/06/2021 - 07:58

KULINER

  • Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    24/06/2021 - 12:00
  • Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    24/06/2021 - 02:34
  • Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    23/06/2021 - 09:00
  • Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    22/06/2021 - 01:16
  • Nikmati Hidangan ala Angkringan di Metland Hotel Cirebon
    Nikmati Hidangan ala Angkringan di Metland Hotel Cirebon
    21/06/2021 - 01:22