Pendidikan

Cegah Intoleran di NTB, M16 Dorong Giatkan Pendidikan Kewarganegaraan  

Jumat, 02 April 2021 - 22:50 | 11.05k
Cegah Intoleran di NTB, M16 Dorong Giatkan Pendidikan Kewarganegaraan  
Bambang Mei Finarwanto, Lembaga Kajian Sosial Politik M16. (Foto: Dokumen Pribadi Bambang Mei)

TIMESINDONESIA, MATARAM – Lembaga Kajian Sosial Politik M16 mendorong KPU, Bawaslu dan Pemda di NTB bersinergi menggalakan kembali pendidikan kewargaannegaraan (Civic Education) untuk semua kalangan warga NTB tanpa terkecuali. Ini untuk mencegah tindakan inteloran, seperti aksi kekerasan bom bunuh diri Makasar maupun di Mabes Polri.

"Secara umum tujuan pendidikan civic yaitu mendidik warga negara supaya menjadi rakyat yang baik yang dapat dinarasikan sebagai rakyat yang patriotik, setia terhadap bangsa dan negara, toleran dan demokratis," kata Bambang Mei Finarwanto, Direktur M16, di Mataram, Jumat ( 2/4/2021).

Civic Education, sejatinya dipahami sebagai wahana pendidikan yang didesain untuk membina dan mengembangkan sikap warganegara yang baik, cerdas, kritis dan partisipatif (smart and good citizen) dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, baik dalam konteks lokal, regional maupun internasional. 

Secara lebih sederhana, Civic Education dipahami sebagai wahana pendidikan demokrasi (democracy education) bagi warganegara. 

Menurut pria yang akrab disapa Didu ini, pendidikan demokrasi secara substantif menyangkut soisalisasi, diseminasi, aktualisasi dan implementasi konsep, sistem, nilai, budaya dan praktik demokrasi melalui sistem pendidikan. Bisa formal ataupun informal.

Dalam praktiknya, Pendidikan Kewargaan (Civic Education) tersebut memiliki peristilahan yang berbeda, seperti Citizenship Education, Humanright Education dan Democracy Education. Di Inggris misalnya, menyebut Pendidikan Kewargaan (Civic Education) dengan Citizenship Education, yang pada tahun 2002 ini menjadi mata pelajaran wajib dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah di Inggris. Bahkan di negara-negara Arab-seperti Yordania dan Sudan-istilah Civic Education diterjemahkan dengan al-tarbiyah almuwathanah dan altarbiyah al-wathaniyah.

Didu mengungkapkan, Pendidikan Kewargaan yang diidentikkan dengan pendidikan HAM (Humanright Education) mengandung pengertian aktivitas mentransformasikan nilai-nilai HAM kepada masyarakat agar tumbuh kesadaran akan penghormatan, perlindungan dan penjaminan HAM sebagai sesuatu yang kodrati dan dimiliki setiap manusia.

Menurut dia, urgensi pendidikan kewarganegaraan untuk warga NTB ini sebagai bentuk komitmen para stakeholder untuk menjaga dan merawat kebhinnekaan suku dan entitas lainnya di wilayah Sunda kecil ini. 

"Selain menjadi warga negara yang baik (to be good citizens),  pendidikan Civic diarahkan agar warga NTB dari semua lapisan memiliki civics inteliegence, sosial, emosional dan kecerdasan secara spiritual agar tidak mudah diprovokasi atau di intrik dengan hal-hal yang merugikan keberagaman," paparnya.

Untuk itu, lanjut Didu,, KPU dan Bawaslu memiliki tanggungjawab moral dan politik dalam mendorong sekaligus mengartikulasikan pendidikan civic secara berkala, sistematis dan terukur. Tidak semata mata menjadi penyelenggara pemilu yang hanya menjalankan regulator dan pengawas demokrasi prosedural saja. 

"Mumpung tahun 2021/2022 tidak ada agenda pesta demokrasi, tak ada salahnya KPU/Bawaslu bekerjasama Pemda di NTB maupun stakeholder lainnya  menggagas dan menyelenggarakan pendidikan kewarganegaraan secara reguler baik offline maupun online untuk semua lapisan warga NTB," ucapnya.

Didu menegaskan, mengingat masih dalam situasi pandemi covid 19, maka pendidikan kewarganegaraan bisa dilakukan dengan rule model klas terbatas sesuai protokol kesehatan.

Sementara untuk kelas online pendidikan kewarganegaraan bisa disetting sedemikian rupa agar peserta didik antusias mengikuti civic education ini. 

"Kurikulum Pendidikan Civic perlu disesuaikan dengan karakter entitas suku di NTB agar mudah dan diterima. Selain itu Pengajar/fasilitator Civic Educations perlu yang komunikatif, familiar dan Humble agar peserta didik tidak bosan/jemu," tandas Mantan Direktur Walhi NTB dua periode  1996- 2002. 

Memanfaatkan Teknologi Animasi

Didu menambahkan, selain melalui metode klas offline dan nnline, pendidikan kewarganegaraan ini bisa dilakukan melalui campaign di Medsos dengan aneka tagline singkat tapi mudah diingat agar lekat dipikiran warga NTB yang membacanya. 

Hal ini karena kecenderungan masyarakat kekinian menyukai sesuatu yang informatif tapi dengan gaya bahasa atau narasi yang to the point agar mudah dipahami. Bahasa yang tertele tele , selain membosankan juga terkesan menggurui. 

"Selain itu kampanye pendidikan kewarganegaraan bisa dilakukan dengan memanfaatkan tehnologi animasi ataupun merangkul komikus di NTB agar membuat konten-konten yang kontektual terkait kurikulum dan tujuan pendidikan tersebut," tutur Direktur M16 ini.(*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Kementerian PUPR RI Gandeng Badan Usaha untuk Pemeliharaan Jalintim Sumatera di Riau
    Kementerian PUPR RI Gandeng Badan Usaha untuk Pemeliharaan Jalintim Sumatera di Riau
    13/04/2021 - 20:52
  • Penjudi Togel Hongkong dari Pangandaran Diancam 4 Tahun Penjara
    Penjudi Togel Hongkong dari Pangandaran Diancam 4 Tahun Penjara
    13/04/2021 - 20:45
  • Persija Kembali Hadapi PSM, Inilah Jadwal Semifinal Piala Menpora 2021
    Persija Kembali Hadapi PSM, Inilah Jadwal Semifinal Piala Menpora 2021
    13/04/2021 - 20:38
  • Reformasi Birokrasi, 456 Jabatan Eselon IV Pemkab Gresik Dihapus
    Reformasi Birokrasi, 456 Jabatan Eselon IV Pemkab Gresik Dihapus
    13/04/2021 - 20:31
  • Jadwal Imsakiyah dan Shalat Fardhu 14 April 2021 untuk Daerah Kabupaten Sumenep
    Jadwal Imsakiyah dan Shalat Fardhu 14 April 2021 untuk Daerah Kabupaten Sumenep
    13/04/2021 - 20:24

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kesederhanaan Hidup dalam Ikatan Hak dan Kewajiban
    Kesederhanaan Hidup dalam Ikatan Hak dan Kewajiban
    13/04/2021 - 12:33
  • Program Satu Hari Tanpa Nasi Kab Malang
    Program Satu Hari Tanpa Nasi Kab Malang
    13/04/2021 - 10:08
  • Ngopi Pagi: Kemuliaan Ramadhan
    Ngopi Pagi: Kemuliaan Ramadhan
    13/04/2021 - 06:24
  • Terorisme dan Politik Global (4)
    Terorisme dan Politik Global (4)
    13/04/2021 - 06:00
  • Rendahnya Kemampuan Menulis Masyarakat Indonesia
    Rendahnya Kemampuan Menulis Masyarakat Indonesia
    12/04/2021 - 17:23
  • Melestarikan Folklor Melalui Peran Digital
    Melestarikan Folklor Melalui Peran Digital
    12/04/2021 - 16:33
  • Bersuka Cita Menyambut Bulan Suci Ramadan
    Bersuka Cita Menyambut Bulan Suci Ramadan
    12/04/2021 - 15:44
  • Gagasan Perubahan  Kelima UUD NRI 1945 Keinginan Elit Atau Rakyat?
    Gagasan Perubahan  Kelima UUD NRI 1945 Keinginan Elit Atau Rakyat?
    12/04/2021 - 14:26

KULINER

  • Bani Food Court Cafe dan Resto Luncurkan Aneka Menu Ramadan
    Bani Food Court Cafe dan Resto Luncurkan Aneka Menu Ramadan
    13/04/2021 - 15:43
  • Susu Sapi Murni Baik untuk Jantung, Ini Info Penting dari SuPiNi Madiun
    Susu Sapi Murni Baik untuk Jantung, Ini Info Penting dari SuPiNi Madiun
    13/04/2021 - 14:58
  • Lima Minuman Berbuka Puasa yang Menyegarkan dan Bervitamin
    Lima Minuman Berbuka Puasa yang Menyegarkan dan Bervitamin
    13/04/2021 - 14:49
  • Shawerma, Kudapan Unik Asli Timur Tengah Hadir di Yogyakarta
    Shawerma, Kudapan Unik Asli Timur Tengah Hadir di Yogyakarta
    13/04/2021 - 11:57
  • Takjil Rumahan Ala Pudding Custard
    Takjil Rumahan Ala Pudding Custard
    13/04/2021 - 09:12