Advertisement
Peristiwa Nasional

Quraish Shihab: Tindakan Terorisme Itu Mati Kafir

Cendekiawan Muslim, Quraish Shihab mengatakan, tindakan terorisme adalah tindakan yang tidak dibenarkan oleh agama Islam. Hal itu dikarenakan tindakan teror adalah sangat merusak.

TIMES Indonesia,
Quraish Shihab: Tindakan Terorisme Itu Mati Kafir
Cendekiawan Muslim, Quraish Shihab. (FOTO: Griya Al-Quran)
A-AA+

JAKARTA Cendekiawan Muslim, Quraish Shihab mengatakan, tindakan terorisme adalah tindakan yang tidak dibenarkan oleh agama Islam. Hal itu dikarenakan tindakan teror adalah sangat merusak. Karena dipastikan merugikan banyak orang lain yang tak bersalah.

"Teror itu kita liat dia korbannya adalah orang-orang yang tidak bersalah, korbannya anak-anak, korbannya adalah orang-orang yang harus dilindungi," katanya seperti dikutip TIMES Indonesia dari YouTube Najwa Shihab, Kamis (1/4/2021).

Advertisement

Mantan Menteri Agama, Kabinet Pembangunan VII itu berpandangan, jihad itu justru artinya melindungi dan memelihara. Bukan justru merusak. Seperti merusak Masjid, Gereja ataupun tempat Ibadah yang lainnya.

"Boleh jadi orang yang melakukan teror itu mati kafir. Dia membunuh dan menggagap, pembunuhannya itu dibenarkan Tuhan. Padahal itu tidak dibenarkan Tuhan," ujarnya.

Seperti yang diketahui, saat ini rangkaian aksi teroris di tanah air kembali terjadi. Setelah Bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, pada Rabu (31/3/2021) seorang yang diduga teroris masuk ke Mabes Polri.

Perempuan muda berinisial ZA dengan berani masuk ke halaman Mabes Polri, membawa senjata secara mengancam. Pihak keamanan langsung mengambil sikap dengan melepaskan tembakan hingga menyebabkan perempuan yang diketahui asal Jakarta Timur itu tewas di tempat.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, terduga teroris yang masih berusia 25 tahun itu melakukan penyerangan oleh teroris di Mabes Polri kemarin adalah berideologi radikal ISIS. Quraish Shihab menilai, terorisme tersebut adalah tindakan yang sangat keliru. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Ramli
PenulisMoh RamliPasca Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia