Peristiwa Internasional

Dilarang untuk Alat Mengamen, Ini Sejarah Ondel-ondel

Sabtu, 27 Maret 2021 - 13:38 | 12.52k
Dilarang untuk Alat Mengamen, Ini Sejarah Ondel-ondel
Ondel-ondel yang kini dilarang oleh Pemrov DKI Jakarta untuk alat mengamen. (FOTO: Priority.co.id)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTAPemprov DKI Jakarta melarang ondel-ondel digunakan untuk mengamen. Larangan itu diterapkan sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya Betawi.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, ondel-ondel adalah warisan budaya Betawi yang harus dilestarikan, dikembangkan. Tentu semua merasa bangga apabila nilai-nilai warisan budaya Betawi ini dapat dilestarikan, kembangkan, dan ditinggikan.

"(Larangan) itu juga sudah tertuang dalam peraturan daerah maupun peraturan gubernur, perda yang mengatur tentang pelestarian budaya Betawi, dan ondel-ondel ditetapkan sebagai salah satu ikon budaya Betawi," katanya kemarin.

Sejarah Ondel Ondel

Dikutip dari petabudaya.belajar.kemdikbud.go.id, ondel-ondel sudah ada sejak atau bahkan jauh sebelum Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) masuk ke Nusantara.

Ondel-ondel dijabarkan sebagai tokoh yang dihilangkan pada Sendratari Reog versi Wengker dari Ponorogo. Tokoh tersebut adalah sepasang makhluk halus dengan tubuh raksasa.

Akan tetapi karena mengganggu perjalanan Singo Barong, dikutuklah mereka menjadi burung gagak dan burung merak dalam bentuk raksasa. Pada pemerintahan Batara Katong, tokoh-tokoh yang tidak terlalu penting dihilangkan.

Boneka raksasa asli Betawi ini dalam proses pembuatannya biasanya disediakan sesajen, antara lain bubur merah-putih, rujak-rujakan tujuh rupa, bunga-bungaan tujuh macam, dan membakar kemenyan.

Ondel-ondel yang sudah jadi juga disediakan sesajen dan dibakari kemenyan. Termasuk membacakan mantera-mantera kepada roh halus yang dianggap menunggu dalam boneka besar itu.

Ondel-ondel kerap dihadirkan dalam seni pertunjukan. Ondel-ondel tidak berjalan sendiri tanpa adanya musik pengiring khas Betawi. Biasanya ada gendang, kentongan, rebana, gong, biola Betawi, sampai pertunjukan pencak silat.

Kini, ondel-ondel banyak ditemukan di jalan-jalan hingga gang perkampungan. Biasanya ada dua ondel-ondel yang tampil, sedangkan beberapa orang lainnya mengiringi musik, ada juga yang menyodorkan topi atau ember kecil untuk meminta sedikit uang atau mengamen.

Oleh alasan tersebut, Pemprov DKI Jakarta saat ini melarang ondel-ondel dijadikan sebagai alat untuk mengamen tersebut. Hal itu dikarenakan sudah menyalahi aturan pemerintah dan budaya ondel-ondel sendiri. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Terorisme dan Politik Global (4)
    Terorisme dan Politik Global (4)
    13/04/2021 - 06:00
  • Curug Wanasuta New Tourist Destination that Worth the Visit
    Curug Wanasuta New Tourist Destination that Worth the Visit
    13/04/2021 - 05:24
  • Tak Harus Tunggu Lulus, Prodi Ekonomi Syariah STAIDU Banyuwangi Dorong Mahasiswa Jadi Pengusaha Millenial
    Tak Harus Tunggu Lulus, Prodi Ekonomi Syariah STAIDU Banyuwangi Dorong Mahasiswa Jadi Pengusaha Millenial
    13/04/2021 - 04:56
  • Menulis Tangan Lebih Meningkatkan Aktivitas Otak daripada Memo Elektronik
    Menulis Tangan Lebih Meningkatkan Aktivitas Otak daripada Memo Elektronik
    13/04/2021 - 04:21
  • Rayakan Ramadhan di Lombok Bersama Sheraton Senggigi Beach Resort
    Rayakan Ramadhan di Lombok Bersama Sheraton Senggigi Beach Resort
    13/04/2021 - 03:41

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Terorisme dan Politik Global (4)
    Terorisme dan Politik Global (4)
    13/04/2021 - 06:00
  • Rendahnya Kemampuan Menulis Masyarakat Indonesia
    Rendahnya Kemampuan Menulis Masyarakat Indonesia
    12/04/2021 - 17:23
  • Melestarikan Folklor Melalui Peran Digital
    Melestarikan Folklor Melalui Peran Digital
    12/04/2021 - 16:33
  • Bersuka Cita Menyambut Bulan Suci Ramadan
    Bersuka Cita Menyambut Bulan Suci Ramadan
    12/04/2021 - 15:44
  • Gagasan Perubahan  Kelima UUD NRI 1945 Keinginan Elit Atau Rakyat?
    Gagasan Perubahan  Kelima UUD NRI 1945 Keinginan Elit Atau Rakyat?
    12/04/2021 - 14:26
  • Fungsi Keluarga Dalam Mencegah Remaja Kecanduan Film Porno
    Fungsi Keluarga Dalam Mencegah Remaja Kecanduan Film Porno
    12/04/2021 - 13:35
  • Catatan Egy Massadiah Mengawal Kepala BNPB Doni Monardo: Gas Poll demi Penanganan Bencana
    Catatan Egy Massadiah Mengawal Kepala BNPB Doni Monardo: Gas Poll demi Penanganan Bencana
    12/04/2021 - 09:38
  • Hobi Menulis itu Keren!, Tentang “Gerakan Pelajar Menulis”
    Hobi Menulis itu Keren!, Tentang “Gerakan Pelajar Menulis”
    12/04/2021 - 09:14

KULINER

  • Spesial Ramadan, NgabubuRich ala The Rich Jogja Hotel
    Spesial Ramadan, NgabubuRich ala The Rich Jogja Hotel
    13/04/2021 - 01:12
  • Jelang Ramadan, Favehotel Cilacap Siapkan 20 Menu Kuliner Khas Nusantara dan Timur Tengah
    Jelang Ramadan, Favehotel Cilacap Siapkan 20 Menu Kuliner Khas Nusantara dan Timur Tengah
    13/04/2021 - 00:34
  • Kuliner Keliling Dunia Selama Ramadan di JW Marriott Hotel Surabaya
    Kuliner Keliling Dunia Selama Ramadan di JW Marriott Hotel Surabaya
    10/04/2021 - 22:39
  • Warung Mak Yar Ngawi, Spesialis Ayam Goreng Jawa
    Warung Mak Yar Ngawi, Spesialis Ayam Goreng Jawa
    10/04/2021 - 16:16
  • Menikmati Siomay Ikan Tenggiri nan Mak Nyus di Kota Batu
    Menikmati Siomay Ikan Tenggiri nan Mak Nyus di Kota Batu
    10/04/2021 - 10:08