Advertisement
Indonesia Positif

Dosen Unisma Malang Kenalkan Pasar Modal Syariah Kepada Santri

Dosen Unisma Malang melaksanakan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Anwarul Huda, Malang.

TIMES Indonesia,
Dosen Unisma Malang Kenalkan Pasar Modal Syariah Kepada Santri
Edukasi pasar modal syariah kepada santri Pondok Pesantren Anwarul Huda.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Dosen Unisma Malang melaksanakan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Anwarul Huda, Malang.

Pondok Pesantren ini merupakan salah satu lembaga yang telah berdiri sejak tahun 1997. Banyak mahasiswa yang nyantri di sana karena letaknya yang strategis dan dekat dengan berbakai kampus di Kota Malang.

Advertisement

kegiatan unisma 2
Antusias para santri mengikuti edukasi pasar modal syariah.

Para santri tidak hanya mendalami ilmu agama saja, melainkan juga diberikan banyak kegiatan yang bersifat pengembangan diri seperti halnya pengenalan dalam berwirausaha. KH. M. Baidowi Muslich selaku Pengasuh Pondok berkeinginan bahwa para santri nantinya dapat mandiri secara ekonomi ketika kembali ke masyarakat.

Untuk merealisasikan tujuan tersebut, maka dibentuklah beberapa unit bisnis atau sering disebut dengan laboratorium bisnis santri sebagai wadah latihan. PP Anwarul Huda telah memiliki empat unit bisnis yang berbeda bidang usaha, yaitu bisnis air minum dalam kemasan (AMDK), bisnis sablon, bisnis tempe, serta bisnis keripik. Unit bisnis yang ada semuanya dikelola langsung oleh para santri mulai dari proses poduksi sampai penjualan.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Pengembangan soft skill para santri terus dilakukan dari berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang investasi. Melalui program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen Unisma Malang, yaitu Dr. Muhammad Agus Salim, SE., MM dan Mohamad Bastomi, SE., MM memberikan edukasi kepada santri terkait investasi di pasar modal syariah.

Advertisement

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak santri sekaligus mahasiswa untuk dapat berinvestasi dari sejak muda. Investasi di pasar modal syariah sangat cocok dijalankan para santri yang mana pada umumnya memiliki keterbatasan waktu, tenaga, dan biaya.

kegiatan unisma 3
Kegiatan saat berlangsung

Para dosen memaparkan sistematika dan regulasi investasi di pasar modal serta karakteristik yang masuk sebagai kategori syariah. Dengan memiliki instrumen investasi yang tepat, aman dan sesuai dengan prinsip syariah akan membantu para santri agar bisa mendapat tambahan pendapatan.

Hal ini dapat dilihat bahwa instrumen investasi seperti saham syariah serta perusahaan sekuritas yang digunakan sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta telah menerapkan fatwa Dewan MUI. Selain itu, para santri diharapkan agar tidak sampai tertipu oleh investasi ilegal yang seringkali menawarkan dan iming-iming tingkat keuntungan yang tinggi.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Acara yang bertema “Peningkatan santripreneur berbasis pasar modal di Pondok Pesantren Anwarul Huda” sukses digelar pada hari Sabtu, 13 Maret 2021 dengan antusias luar biasa para santri. Selain mendapat edukasi materi investasi, sekitar 40 santri yang terpilih juga diberikan pendampingan pembukaan akun sekuritas yang syariah bekerja sama dengan Galeri Investasi BEI FEB Unisma.

Tidak berhenti disitu saja, para santri mendapat pendampingan lanjutan agar bisa melakukan analisis atas saham-saham yang akan dibeli. Para santri dibekali analisis fundamental dan teknikal untuk menghindari atau meminimalkan terhadap risiko kerugian.

Untuk ke depannya, setelah akun sekuritas para santri aktif yaitu telah menerima rekening dana nasabah, maka para santri akan diberikan modal sebesar Rp 100.000,- / santri untuk bisa investasi langsung di pasar modal syariah.

Pada saat ini lulusan pesantren seringkali menjadi rujukan masyarakat karena dianggap mumpuni dalam memberikan solusi atas permasalahan sosial ekonomi yang terjadi. Sudah sewajarnya santri memiliki banyak keterampilan yang bisa dipelajari di pesantren untuk bekalnya nanti kembali ke masyarakat. Dr. Nurul Yaqien, M.Pd selaku kepala pondok pesantren Anwarul Huda sangat mengapreasi atas terlaksananya kegiatan edukasi investasi syariah.

Ia berharap para santri dapat mendapatkan wawasan dan pengalaman terkait dunia investasi yang syariah. Semoga ke depannya kerjasama pengembangan soft kill antara pondok pesantren dan LPPM Unisma Malang dapat ditingkatkan lagi. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*) Penulis: Mohamad Bastomi, SE., MM. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Islam Malang (UNISMA)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia