Positive News from Indonesia

Lapan Bangun Bandara Antariksa, Indonesia Siap Miliki Industri Luar Angkasa

Rabu, 17 Maret 2021 - 08:16 | 293.45k
Lapan Bangun Bandara Antariksa, Indonesia Siap Miliki Industri Luar Angkasa
Ilustrasi - Indonesia akan bangun bandara Antariksa di Pulau Biak, Papua (Foto: nationalgeographic)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Indonesia siap masuk dalam persaingan industri luar angkasa. Ini terwujud setelah Indonesia melalui LAPAN atau Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional berniat membangun bandara antariksa di Pulau Biak, Papua.

Pembangunan bandara antariksa di Pulau Biak, Desa Soukobye, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua tidak hanya sebuah lompatan besar teknologi, namun menjadikan Indonesia sejajar dengan negara-negara maju pemilik teknologi luar angkasa seperti Amerika Serikat, Rusia, China, India dan Prancis.

"Indonesia harus bisa memposisikan diri sebagai tempat peluncuran utama,” kata Menristek dan Kepala BRIN Bambang Brojonegoro dalam sebuah Seminar Nasional yang diselenggarakan LAPAN, September 2020 lalu.

Proyek Bandara Antariksa sejak 1980

ROket-SpaceX.jpgIlustrasi peluncuran roket SpaceX. (Foto: MHI via AP)

Sebelum menunjuk Kabupaten Biak, LAPAN sempat melakukan survei dan uji kelayakan pembangunan bandara antariksa di Kecamatan Enggano di Bengkulu Utara dan Kabupaten Morotai di Maluku Utara. Dua lokasi ini masuk ke dalam lokasi potensial namun alasan infrastruktur yang kurang mumpuni, LAPAN akhirnya memilih Biak. Pulau Biak dinilai lebih strategis dan punya keunggulan.

Meski baru ramai dibicarakan pada akhir 2020 dan awal 2021, rencana pembuatan bandara antariksa sudah muncul sejak 1980-an. Bahkan LAPAN sudah menyiapkan lahan seluas 100 hektare di Biak Utara, Papua. 

Namun, dalam perkembangannya, LAPAN membuat semacam bandara antariksa ukuran kecil di Garut, Jawa Barat. Bandara antariksa di Garut ini berfungsi sebagai lokasi uji statistik dan uji terbang roket kecil. 

Posisi Strategis Biak sebagai Bandara Antariksa

Bandara-Antariksa-dibangun-di-Biak.jpg

Ketua LAPAN Thomas Djamaludin seperti dikutip dari CNN Indonesia mengatakan, Kabupaten Biak, Papua dipilih karena dekat dengan ekuator dan langsung menghadap ke Samudera Pasifik. Ekuator didefinisikan sebagai garis khatulistiwa, sebuah garis imajinasi yang digambar di tengah-tengah planet di antara dua kutub dan paralel terhadap poros rotasi planet.

Menurut kajian LAPAN, lokasi ini tepat untuk pendirian bandar antariksa. 

"Biak paling dekat dengan ekuator sekitar satu derajat lintang selatan. Kemudian, Biak langsung menghadap ke arah Samudera Pasifik sehingga saat peluncuran roket secara bertahap jatuhnya di wilayah lautan," kata Thomas.

Thomas menjelaskan, secara detail geografis, Biak terletak pada titik koordinat 0º55?-1º27? Lintang Selatan (LS) dan 134º47?-136º48 Bujur Timur (BT). Posisi tersebut, sangat baik sebagai tempat peluncuran Roket Peluncur Satelit (RPS) ke Geostationary Earth Orbit (GEO) dan berdampak positif pada penghematan penggunaan bahan bakar roket ketika peluncuran.

Bandara Antariksa Selesai 2024

Pesawat-ulangalik-a.jpgIlustrasi - Peluncuran Roket Ariane 5 yang membawa BRIsat (Foto: spaceflightinsider.com)

Dikutip dari laman Lapan.go.id, pembangunan bandar antariksa ini telah diamanatkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan dan Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Penyelenggaraan Keantariksaan Tahun 2016-2040.

"Dalam undang-undang sudah diamanatkan ada kegiatan peluncuran dan diamanatkan LAPAN, untuk membangun dan mengoperasikan bandar antariksa. Lalu, tahun 2018 LAPAN menetapkan Biak," tutur Thomas.

Untuk pembangunan bandara antariksa ini, LAPAN mengandeng BUMN, Kementerian Riset dan Teknologi serta perguruan tinggi.  Saat ini, LAPAN terus mengodok segi kajian-kajian perencanaan dan anggarannya. 

LAPAN memang tidak mengeluarkan peryataan mengenai biaya pembangunan bandar antariksa di Biak. Namun, proses pembangunan dirancang pada 2020 dan ditarget beroperasi sebelum 2024.

Gandeng Space X untuk Pembangunan Bandara Antariksa

SpaceX.jpgIlustrasi - Indonesia menggandeng SpaceX Elon untuk Masterplan pembangunan Bandara Antariksa (Foto: Getty Images)

Masterplan pembangunan Bandara Antariksa ke luar angkasa telah direncanakan sejak Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski saat ini Indonesia menghadapi pandemi Covid-19, pemerintahan Presiden RI Joko Widodo dan LAPAN tetap meneruskan proyek prestisius ini. 

Menristek dan Kepala BRIN Bambang Brojonegoro menyatakan, Bandara Antariksa ke luar angkasa bisa lebih menguntungkan dari pada hanya menciptakan roket. Apalagi Indonesia merupakan negara yang punya posisi paling strategis untuk meluncurkan roket karena dekat dengan garis khatulistiwa.

Bambang mengatakan, stasiun atau bandara antariksa hanya dimiliki oleh negara Amerika Serikat, Rusia, Prancis, China, dan India. "Namun, stasiun peluncuran antariksa di negara tersebut jauh dari garis khatulistiwa. Nah, kita jadikan Bandara Antariksa Biak ini sebagai pintu masuk ke dalam bisnis antariksa dunia,” kata Bambang.

Menjadikan bandara antariksa sebagai bisnis baru juga disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, menyatakan, Presiden sudah berbicara dengan pemilik SpaceX Elon Musk pada Desember 2020.

Presiden RI Jokowi mengajak Elon Musk untuk berinvestasi dalam pembangunan bandara antariksa di Biak Numfor, Papua yang diharapkan beroperasi pada 2024. "Presiden Joko Widodo juga mengundang Musk untuk mempertimbangkan Indonesia sebagai landasan peluncuran SpaceX," demikian pernyataan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Bupati Taliabu Aliong Mus Batalkan Akun NonASN, Kepala BKD Kaget dan Tidak Percaya
    Bupati Taliabu Aliong Mus Batalkan Akun NonASN, Kepala BKD Kaget dan Tidak Percaya
    01/10/2022 - 11:28
  • Menteri PUPR RI Minta Pemanfaatan Bendungan Raknamo Dioptimalkan
    Menteri PUPR RI Minta Pemanfaatan Bendungan Raknamo Dioptimalkan
    01/10/2022 - 11:00
  • Menteri PUPR RI Minta Bendungan Manikin Rampung Awal 2024
    Menteri PUPR RI Minta Bendungan Manikin Rampung Awal 2024
    01/10/2022 - 10:10
  • Sebanyak 25 Calon Mahasiswi di Afghanistan Meninggal Karena Serangan Bom Bunuh Diri
    Sebanyak 25 Calon Mahasiswi di Afghanistan Meninggal Karena Serangan Bom Bunuh Diri
    01/10/2022 - 09:40
  • Sarankan Simulasi Kebencanaan, Perawat RSUD SLG Dapat Apresiasi Khusus Bupati Kediri
    Sarankan Simulasi Kebencanaan, Perawat RSUD SLG Dapat Apresiasi Khusus Bupati Kediri
    01/10/2022 - 09:33

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Pancasila Sakti
    Pancasila Sakti
    01/10/2022 - 06:01
  • Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    30/09/2022 - 09:01
  • Dampak Limbah Peternakan
    Dampak Limbah Peternakan
    29/09/2022 - 20:43
  • Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    29/09/2022 - 12:12
  • Konsep Manajemen Dalam Islam
    Konsep Manajemen Dalam Islam
    29/09/2022 - 11:10
  • Islam dan Hedonisme
    Islam dan Hedonisme
    29/09/2022 - 09:14
  • Bangunan Soliditas dalam Verifikasi Partai Politik
    Bangunan Soliditas dalam Verifikasi Partai Politik
    28/09/2022 - 14:03
  • Politik Identitas Jujur vs Palsu 
    Politik Identitas Jujur vs Palsu 
    28/09/2022 - 08:44

KULINER

  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01