FEB Unisma Gelar Workshop The Power of Photography in Digital Marketing, Apa Tujuannya?
Media Kreatif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma Malang yang selama ini menggawangi Studio Digital Marketing & Entrepreneurship menggelar Workshop Photography dengan tema "The Power of photography in Digital Marketing".

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Malang – Media Kreatif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma Malang yang selama ini menggawangi Studio Digital Marketing & Entrepreneurship menggelar Workshop Photography dengan tema "The Power of photography in Digital Marketing".
Workshop yang diselenggarakan sebagai rangkaian Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang ke 40 ini mendatangkan narasumber Nanang Wirawan,SE.,ST.,MT (Lombok Photograper) yang memiliki pengalaman malang melintang di dunia photografi sekaligus perintis pariwisata di NTB.
Kegiatan diselenggarakan secara luring dengan diikuti 40 peserta diklat dari unsur mahasiswa , dosen pengampu digital marketing organisasi ormawa seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), DPM, MEI, Himaprodi Manajemen, Akuntansi, Perbankan Syariah, CPA, Galeri Investasi dan Tax Center serta secara daring diikuti sekitar 1300 peserta via zoom dan channel youtube febunisma malang TV.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Nur Diana,SE,M.Si selaku Dekan FEB Unisma mengatakan sejalan dengan kebutuhan era 4.0 segala kehidupan kita dipicu dengan teknologi karena era marketing sekarang sudah bergeser menuju era tehnology. Sehingga bagaimana menggali kompetensi dari narasumber kepada mahasiswa agar memiliki kemampuan bagaimana bisa membranding produk dengan kekuatan photography agar menjadi menarik.
"Era Digital Marketing, foto produk menjadi ujung tombak dan bisa menarik perhatian dan menggugah gairah konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan," jelas Diana.
Diana juga menjelaskan bahwa hampir seluruh industri mengkombinasikan unsur seni fotography dengan produk yang dipasarjan. Sembari memberi contoh pengalaman narasumber Nanang Wirawan yang memiliki pengalaman membranding Pariwisata Pulau lombok tentunya ada gabungan unsur seni fotography dan wisata lombok yang ditawarkan agar wisatawan tertarik melancong ke sana.
Kegiatan workshop ini dilaksanakan selama empat kali pertemuan, dimulai 9 Maret hingga 18 Maret 2021 tentunya ada sesi pertemuan indoor dan sesi praktik dengan arahan narasumber. Ouput dari kegiatan Workshop ini setiap peserta wajib menghasilkan Foto Produk yang akan dikompetisikan dan pemenangnya akan diumumkan pada tanggal 11 Juni 2021 saat Puncak Peringatan Dies Natalis FEB Unisma.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Lomba photography ini selain dikompetisikan tingkat Mahasiswa juga akan dilombakan tingkat SMA .
Lebih lanjut, Dekan FEB Unisma berharap agar mahasiswa bisa mengikuti dengan baik workshop ini dengan baik. Mengingat workshop seperti ini yang mendukung kompetensi kemampuan mahasiswa ini tidak semua bisa memiliki kesempatan yang sama.
Di FEB Unisma ada studio Digital Marketing yang mendukung kompetensi skill mahasiswa bidang marketing digital dan entrepreneurship. Terobosan awal ini gelar workshop fotography produk, kedepan kita berharap ada workshop lain seperti videography untuk produk dan jasa, ecomerce, website, marketplace di media social dan lainnya.
"Harapan kami ada value yang didapat mahasiswa khususnya dan masyarakat umumnya yg mengikuti workshop ini sehingga menjadi bekal di dunia industri nantinya," jelas Diana.
Sementara itu narasumber workshop Nanang Wirawan selaku Lombok Photographer mengatakan ada 5 hal yang diperlukan untuk menghasilkan produk fotografi yang menarik yaitu fokus target, masalah yang dihadapi, permintaan costumer, membangun kepercayaan, dan terakhir bebas berkreasi.
Lanjut ia menyampaikan teknik pengambilan fotografi untuk membranding produk,mulai dari sudut pengambilan gambar produk, pencahayaan/lighting dan bagaimana bisa menceritakan maksud dari foto tersebut.
Dalam paparannya, Nanang juga memperlihatkan beberapa contoh-contoh gambar produk dan lascape yang telah diambil. Diakhir kalimat beliau menyampaikan cocokkan persepsi kita dengan apa yang diinginkan oleh konsumen, dan buatlah tampilan yang menarik dari persepsi tersebut. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

