Pendidikan

Sejumlah Siswa di Pangandaran Ingin Belajar di Sekolah Seperti sebelum Pandemi

Selasa, 02 Maret 2021 - 15:16 | 19.47k
Sejumlah Siswa di Pangandaran Ingin Belajar di Sekolah Seperti sebelum Pandemi
Fathan Ramadhan dan Farhan Ramadhan sedang belajar di rumah karena kondisi pandemi Covid-19 (Foto : Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PANGANDARAN – Kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi berdampak pada nasib para anak didik di Indonesia, salah satunya siswa dan siswi Pangandaran Jawa Barat yang harus belajar di rumah dan secara online.

Mungkin bagi orang tua siswa yang memiliki uang lebih atau kondisi finansial yang mencukupi untuk membeli kuota paket data dan menerima pelajaran secara online, hal ini tidak menjadi kendala.

Tetapi bagi masyarakat yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi persoalan beban biaya tambahan.

Selain persoalan itu, ada yang hilang dari anak-anak yaitu kebahagiaan untuk berinteraksi dengan sesama, bermain di waktu istirahat jam sekolah dan bercerita tentang banyak hal.

Fathan dan Farhan Ramadhan a

"Sekolah kok libur terus, kapan masuk, Ade kangen sama teman-teman," kata Farhan Ramadhan dengan nada polos.

Sama juga yang dirasakan Fathan Ramadhan. Lantaran terlalu lama tidak mengikuti pelajaran tatap muka, ia merasakan kejenuhan dan rindu pada guru kelas yang selalu mendidiknya dengan kasih sayang.

"Ingin belajar sama Ibu Guru, ramai-ramai sama teman di sekolah," kata Fathan menyambung perkataan Farhan.

Hanya waktu yang akan menjawab keinginan mereka kembali merasakan kebahagiaan bersekolah seperti dulu.

Di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah Pangandaran pernah mengeluarkan kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan cara menerapkan protokol kesehatan.

Tetapi grafik angka Covid-19 di Pangandaran mengalami kenaikan yang signifikan sehingga metode pembelajaran tatap muka diubah menjadi belajar di rumah dan belajar secara online.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran Dodi Jubardi mengatakan, rencananya pembelajaran tatap muka akan dimulai pekan depan.

"Beberapa persyaratan harus ada yang ditempuh di antaranya sekolah wajib mengajukan permohonan pembelajaran ke Satgas Covid-19 Kecamatan dan Kabupaten," kata Dodi Selasa, (2/3/202).

Dodi menambahkan, sekolah wajib memperhatikan zonasi daerah. Jika masuk zona merah, maka belajar tatap muka tidak diizinkan. "Selolah yang bisa melaksanakan belajar tatap muka hanya daerah zona hijau dan oranye dengan pembuktian pernyataan dari Satgas Covid-19 tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten," tambahnya.

 Selain itu, sekolah juga harus memenuhi daftar kesiapan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). "Ada juga yang harus diisi seperti izin orang tua siswa dan izin komite sekolah, lalu sarana kelengkapan protokol kesehatan Covid-19 wajib lengkap," terang Dodi.

Bagi siswa dan guru yang memiliki penyakit bawaan harus dilampirkan pada dokumen yang telah ditentukan. "Pembelajaran tatap muka siswa juga dibatasi maksimal 50 persen dari jumlah siswa secara keseluruhan," jelasnya. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan: Perbanyak Dekat dengan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
    Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan: Perbanyak Dekat dengan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
    18/04/2021 - 08:32
  • Tiga Kali Jumpa Persija Jakarta, PSM Makassar Tetap Jadi ‘Anak Bandel’
    Tiga Kali Jumpa Persija Jakarta, PSM Makassar Tetap Jadi ‘Anak Bandel’
    18/04/2021 - 08:27
  • Atalia Terkonfirmasi Positif COVID-19, Ridwan Kamil Jalani Tes Usap PCR
    Atalia Terkonfirmasi Positif COVID-19, Ridwan Kamil Jalani Tes Usap PCR
    18/04/2021 - 08:23
  • Gula Kelapa Buatan Gula Cahaya Gemilang Laris Manis Saat Pandemi di Bulan Ramadan
    Gula Kelapa Buatan Gula Cahaya Gemilang Laris Manis Saat Pandemi di Bulan Ramadan
    18/04/2021 - 08:18
  • City Gagal Quadruple, Chelsea ke Final Emirates FA Cup
    City Gagal Quadruple, Chelsea ke Final Emirates FA Cup
    18/04/2021 - 08:12

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Vaksin Nusantara dan Keresahan Masyarakat Indonesia
    Vaksin Nusantara dan Keresahan Masyarakat Indonesia
    17/04/2021 - 16:20
  • Mempertegas Ke-Indonesiaan 61 Tahun Lahirnya PMII
    Mempertegas Ke-Indonesiaan 61 Tahun Lahirnya PMII
    17/04/2021 - 14:27
  • Ngopi Pagi: Ego
    Ngopi Pagi: Ego
    17/04/2021 - 07:09
  • Managing The Nation 'Kepemimpinan dan Partai Politik'
    Managing The Nation 'Kepemimpinan dan Partai Politik'
    16/04/2021 - 19:57
  • Menyongsong Hajat Perempuan dalam Pilpres 2024
    Menyongsong Hajat Perempuan dalam Pilpres 2024
    16/04/2021 - 17:40
  • Pembelajaran di Era Merdeka Belajar
    Pembelajaran di Era Merdeka Belajar
    16/04/2021 - 14:10
  • Menjaga Perbedaan
    Menjaga Perbedaan
    16/04/2021 - 12:31
  • Rumi dan Machiavelli
    Rumi dan Machiavelli
    16/04/2021 - 10:24

KULINER

  • Sosok Inspiratif, Imas Siti Rohimah Perkenalkan Kota Banjar Lewat Rintisan Kuliner
    Sosok Inspiratif, Imas Siti Rohimah Perkenalkan Kota Banjar Lewat Rintisan Kuliner
    18/04/2021 - 02:41
  • Kuliner Ramadan Jadi Pemersatu Empang Wetan Tasikmalaya
    Kuliner Ramadan Jadi Pemersatu Empang Wetan Tasikmalaya
    18/04/2021 - 01:12
  • Hotel Santika Cirebon Hadirkan Pawon Ramadan
    Hotel Santika Cirebon Hadirkan Pawon Ramadan
    17/04/2021 - 19:15
  • Hotel Aston Sidoarjo Ajak Pengunjung Keliling Indonesia Lewat Menu Buka Puasa
    Hotel Aston Sidoarjo Ajak Pengunjung Keliling Indonesia Lewat Menu Buka Puasa
    17/04/2021 - 18:25
  • Es Degan Susu 78, Temani Manisnya Momen Buka Puasa Anda
    Es Degan Susu 78, Temani Manisnya Momen Buka Puasa Anda
    17/04/2021 - 17:13