Advertisement
Indonesia Positif

KSM-T Unisma Malang Manfaatkan Pos Ronda untuk Kegiatan Fun and Learning

KSM Tematik Unisma Malang kelompok 29 dilaksanakan di Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. 

TIMES Indonesia,
KSM-T Unisma Malang Manfaatkan Pos Ronda untuk Kegiatan Fun and Learning
Kegiatan Fun And Learning (StoryTelling) Desa Pandanlandung Kec Wagir Kab Malang. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Malang KSM Tematik Unisma Malang kelompok 29 dilaksanakan di Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. 

Di bawah Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Eko Setiawan, M.Pd kelompok 29 fokus pada pemberdayaan masyarakat pada aspek kesehatan dan lingkungan.

Advertisement

Kelompok 29 mempunyai program kerja yaitu pemanfaatan pos ronda warga untuk kegiatan fun & learning dengan melibatkan anak-anak yang ada di sekitar lingkungan KSM yang disebut Program Minggu Anak.

Kegiatan ini bertujuan membantu siswa yang harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh selama pandemi covid- 19.

Agar tidak bosan dibutuhkan inovasi kegiatan pembelajran yang akan meningkatkan aspek sosial dan produktifitas anak meskipun dalam kondisi kewaspadaan. 

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Selain membantu anak-anak menyelesaikan tugas sekolah, KSM Unisma Malang juga menularkan kebiasaan budaya literasi anak sekitar desa Pandanlandung. Diantaranya dengan kegiatan bercerita atau mendongeng, dan mengajak anak-anak menceritakan kembali apa yang telah dibacanya.

Advertisement

Selain itu mahasiswa juga mengajak anak-anak bermain permainan tradisional, jalan sehat, pembagian masker dan snack, donasi buku dan box container.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan edukasi mencuci tangn sesuai standar WHO. Yaitu mencuci tangan selama minimal 20 detik dengan menggunakan sabun dan air mengalir. 

Dengan kegiatan ini, diharapkan akan pos ronda tak sekadar menjadi tempat ronda, namun dapat dimanfaatkan sebagai pusat edukasi warga sekitar. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Mahasiswa KSM Tematik Padanlandung Universitas Islam Malang (UNISMA).

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia