Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0

Rabu, 24 Februari 2021 - 13:51 | 40.01k
Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
Muhammad Faisal Wisani, Mahasiswa Peternakan semester 8 Universitas Islam Malang (UNISMA).
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Banyak orang-orang berpikir tentang kuliah di jurusan peternakan, sebagian bilang ngapain kuliah peternakan banyak menghabiskan uang, waktu dan tenaga bahkan ada yang berucap mending belajar ke peternak langsung. Kadang pun orang-orang masih belum banyak paham bedanya PETERNAK dan PETERNAKAN, emang ada bedanya? Ya tentu ada. Bahkan, generasi milenial beranggapan jika dunia peternakan itu jauh tidak menarik dibandingkan dengan industri kreatif. Itulah beberapa stigma yang harus diluruskan dari dunia peternakan yang sebenarnya.

Peternakan adalah kegiatan mengembangbiakkan dan membudidayakan hewan ternak untuk mendapatkan manfaat hasil dari kegiatan tersebut. Sedangkan, peternak merupakan subjek yang melakukan serangkaian kegiatan mengembangbiakkan dan membudidayakan hewan ternak.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

 Di era revolusi industri 4.0 kita tidak bisa berkembang dengan tidak beriringan zaman karena semakin tahun teknologi akan semakin canggih sehingga kita perlu pemahaman teori dan praktek lapangan. Sesuai dengan Friedrich Engels Satu ons aksi lebih berharga daripada satu ton teori, dari kata tersebut ketika kita di bangku kuliah pasti ditempa teori yang beriringan dengan praktek dan praktek pun tidak harus di lapangan bisa melalui laboratorium. Inilah yang hilang dari pemahaman milenial, seolah peternakan hanya terbatas dengan kegiatan lapangan dan tidak bisa dilakukan secara lebih industrial melalui perkembangan teknologi.

Bicara kiprah kerja dunia peternakan sangat besar tidak melulu di kandang, pemerintah saat ini masih mengimpor, dan saya mengutip dari berbagai data bahwa kebutuhan daging Indonesia 700k ton per-tahun tetapi Indonesia hanya mampu 400.000 ton. Sementara itu, 300.000 ton tadi harus impor maka dalam ini peternakan diberdayakan untuk mengexplore dari inovasi, teknologi dan lain sebagainya.

Bicara peternakan tentu banyak manfaatnya dari kotoran (feses) sampai produksi. Untuk pakan tidak melulu rumput (hijauan) karena dalam peternakan tidak bisa mengandalkan rumput (hijauan) tersebut sebab Indonesia hanya ada dua musim kemarau dan penghujan. Sebagian orang masih belum memahami bahan pakan ruminansia (sapi).

Di saat musim kemarau masih ada orang kebingungan dalam memberikan pakan untuk hewan ruminansia tersebut. Selain rumput di sisi lain ada pengganti kekosongan hijauan di saat kemarau ialah pakan jerami jagung bisa digunakan sebagai pakan alternatif pengganti hijauan segar pada saat musim kemarau atau pada saat rumput sulit didapat.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Produk peternakan sampai saat ini menjadi barang “mahal” di Indonesia seperti daging sapi, daging ayam, telur dan susu. Mahal dalam artian harga produk cukup tinggi apalagi pada waktu-waktu tertentu sehingga susah dibeli dan dijangkau bagi masyarakat kelas bawah. Padahal mereka juga punya kesempatan untuk bisa menikmati daging, susu dan telur lebih banyak.

Sangatlah penting kemandirian suatu negara untuk memproduksi hasil bumi sendiri apalagi kita Indonesia memiliki keanekaragaman hayati ternak lokal yang melimpah seperti sapi bali, sapi madura, domba garut, kambing kacang, ayam kampung dan itik alabio. Seharusnya, sumber ternak lokal ini memberi kontribusi untuk pertumbuhan Produk Bruto Domestik (PBD) nasional untuk mencukupi kebutuhan konsumsi protein hewani masyarakatnya.

Sampai saat ini, sektor ekonomi peternakan masih seksi untuk dibahas kalangan pengusaha, praktisi, akademisi, stakeholder, bahkan mahasiswa di perguruan tinggi di era 4.0. Terdapat beberapa aspek yang benar-benar perlu diperhatikan terkait dengan pembangunan peternakan untuk menunjang ketahanan pangan nasional, apabila dilihat sesuai jargon Presiden Jokowi yaitu mengimplementasikan Tri Sakti Bung Karno (berdaulat dalam bidang politik, berkepribadian dalam kebudayaan dan berdikari dalam bidang ekonomi) lengkap dengan konsep Nawacitanya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Muhammad Faisal Wisani, Mahasiswa Peternakan semester 8 Universitas Islam Malang (UNISMA), saat ini menjadi aktivis di beberapa organisasi.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Buah Blewah Jadi Buruan Warga Magetan Saat Bulan Ramadan
    Buah Blewah Jadi Buruan Warga Magetan Saat Bulan Ramadan
    14/04/2021 - 15:16
  • Ini Jadwal Imsakiyah Kabupaten Bondowoso 15 April 2021
    Ini Jadwal Imsakiyah Kabupaten Bondowoso 15 April 2021
    14/04/2021 - 15:00
  • Polres dan Kejari Banjarnegara Jalin Kerjasama Bidang Hukum dan Kamtibmas
    Polres dan Kejari Banjarnegara Jalin Kerjasama Bidang Hukum dan Kamtibmas
    14/04/2021 - 14:46
  • Kapolres Banjar Hadiri Vicon Fakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Calon Anggota Polri
    Kapolres Banjar Hadiri Vicon Fakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Calon Anggota Polri
    14/04/2021 - 14:38
  • Lumpur Lapindo Ternyata Sumber Gas Metana Terbesar di Bumi
    Lumpur Lapindo Ternyata Sumber Gas Metana Terbesar di Bumi
    14/04/2021 - 14:33

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pekerja Tanpa Jaminan Sosial, Taspen-Asabri Wajib Melebur BPJS Ketenagakerjaan
    Pekerja Tanpa Jaminan Sosial, Taspen-Asabri Wajib Melebur BPJS Ketenagakerjaan
    14/04/2021 - 14:21
  • “Profesi” Demagogisme
    “Profesi” Demagogisme
    14/04/2021 - 13:59
  • Kolaborasi Kunci Tri Dharma Perguruan Tinggi
    Kolaborasi Kunci Tri Dharma Perguruan Tinggi
    14/04/2021 - 13:51
  • Guru dan Tantangan Mengajar Kelas Beragam
    Guru dan Tantangan Mengajar Kelas Beragam
    14/04/2021 - 13:19
  • Ada Asesmen Literasi, Bekali Siswa Teknik Baca
    Ada Asesmen Literasi, Bekali Siswa Teknik Baca
    14/04/2021 - 12:54
  • Ngopi Pagi: Puasa
    Ngopi Pagi: Puasa
    14/04/2021 - 07:33
  • Kesederhanaan Hidup dalam Ikatan Hak dan Kewajiban
    Kesederhanaan Hidup dalam Ikatan Hak dan Kewajiban
    13/04/2021 - 12:33
  • Program Satu Hari Tanpa Nasi Kab Malang
    Program Satu Hari Tanpa Nasi Kab Malang
    13/04/2021 - 10:08

KULINER

  • Cara Membuat Strawberry Korean Bingsoo, Minuman Segar untuk Buka Puasa
    Cara Membuat Strawberry Korean Bingsoo, Minuman Segar untuk Buka Puasa
    14/04/2021 - 13:02
  • Empat Bumbu Dasar untuk Masak Praktis Saat Bulan Ramadan
    Empat Bumbu Dasar untuk Masak Praktis Saat Bulan Ramadan
    14/04/2021 - 11:39
  • Menu Simple Tanpa Repot untuk Sahur
    Menu Simple Tanpa Repot untuk Sahur
    14/04/2021 - 11:05
  • 4 Rekomendasi Jajanan Buka Puasa di Kawasan Sunan Ampel
    4 Rekomendasi Jajanan Buka Puasa di Kawasan Sunan Ampel
    14/04/2021 - 11:00
  • Ngabuburit Sambil Berburu Takjil di Alun-Alun Kota Banjar
    Ngabuburit Sambil Berburu Takjil di Alun-Alun Kota Banjar
    13/04/2021 - 22:23