Peristiwa Daerah

DPRD Surabaya Minta Pemkot Tutup Usaha Cuci Sarang Burung Walet, Ini Harapan Pihak Pengadu

Selasa, 23 Februari 2021 - 21:27 | 15.32k
DPRD Surabaya Minta Pemkot Tutup Usaha Cuci Sarang Burung Walet, Ini Harapan Pihak Pengadu
Abu Abdul Hadi, pengacara pihak pengadu usaha pencucian sarang walet Kertajaya Indah. (Foto: Ammar Ramzi/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Abu Abdul Hadi selaku pengacara pihak pengadu usaha pencucian sarang burung walet di Kertajaya Indah meminta agar Pemkot Surabaya menaati rekomendasi yang telah dikeluarkan DPRD Surabaya.

"Ketua DPRD kota Surabaya dalam rekomendasinya meminta agar usaha tersebut ditutup karena tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku," ujarnya kepada TIMES Indonesia, Selasa (23/2/2021).

Sepatutnya, lanjut Abu, pemerintah kota menjalankan rekomendasi yang telah dikeluarkan DPRD Surabaya melalui mekanisme panjang dimulai sejak akhir tahun lalu.

OPDOPD terkait dipanggil dalam dengar pendapat di ruang komisi A DPRD Surabaya. (Foto: Ammar Ramzi/Times Indonesia)

Pertama, anggota Komisi A DPRD Surabaya melaksanakan inspeksi mendadak ke lokasi usaha pada tahun 2020. Kedua, menggelar dengar pendapat (hearing) yang pertama pada 12 Desember 2020. Lalu hearing kedua tanggal 28 pada bulan yang sama. Kemudian, hearing ketiga dan keempat dilaksanakan pada awal tahun 2021.

Akhirnya, Ketua DPRD kota Surabaya mengeluarkan rekomendasi penutupan usaha pencucian sarang walet di kompleks permukiman warga Kertajaya Indah tertanggal 28 Januari 2021.

Mengapa harus ditutup?

DPRD kota Surabaya menegaskan bahwa aktivitas usaha pencucian sarang walet di kompleks permukiman mengganggu kenyamanan warga dan jumlah pekerja yang terbilang besar untuk ukuran home industry atau UMKM.

Pertiwi Ayu KrishnaPertiwi Ayu Krishna, Ketua Komisi A ditemui usai rapat dengar pendapat bersama OPD terkait Pemerintah Kota Surabaya. (Foto: Ammar Ramzi/Times Indonesia)

"Kenyamanan hunian itu ada undang-undangnya juga. Jadi tolong itu dilaksanakan rekomendasi yang telah dikeluarkan DPRD Surabaya," ungkap Pertiwi Ayu Krishna, Ketua Komisi A dalam rapat dengar pendapat bersama OPD terkait Pemerintah Kota Surabaya, Senin (22/2/2021) kemarin.

Ayu sapaan akrabnya, menegaskan bahwa rekomendasi yang dikeluarkan merupakan keputusan lembaga legislatif Kota Surabaya sebagai kepanjangan tangan dari warga bukan lagi sebatas perkara Komisi A.

"Sudah bukan Komisi A, ini rekomendasi  DPRD kota Surabaya. (Maka) kalau sampai OPD tidak mengindahkan justru akan bertanya, ada apa ini, kecurigaan kami lebih jelas. Mau membela siapa?," bebernya.

Menurut Ayu, usai rapat dengar pendapat, OPD terkait akan meninjaklanjuti rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Surabaya sembari menunggu arahan dari wali kota terpilih.

Merugikan PAD Surabaya

Apabila rekomendasi tersebut diabaikan oleh OPD, maka pihaknya memastikan akan melakukan pemanggilan kembali. Kasus ini, lanjut Ayu, penting untuk ditegaskan mengingat bukan hanya mengganggu kenyamanan warga sekitar, tetapi juga merugikan pendapatan daerah.

"Nah ini pemukiman notabene di sana ada karyawan masuk dari luar 20 orang. Sedangkan kalau UKM itu nggak boleh lebih dari 10, ada aturannya ini," katanya.

"Kalau memang itu memang bukan UKM jalurkanlah dengan benar, biar PAD (Pendapatan Anggaran Daerah) pemerintah itu masuk. Jadi OPD, saran saya jangan memberi tembok pendapatan pemerintah, seharusnya kita naik dari sisi pajak, kan begitu," lanjut Ayu.

Maka dari itu, pihak pengadu usaha pencucian sarang burung walet di Kertajaya Indah berharap rekomendasi yang telah dikeluarkan DPRD Surabaya dapat dijalankan oleh pemerintah kota. "Jadi harapan kami selaku kuasa hukum pengadu agar pemerintah kota untuk menjalankan rekomendasi ketua DPRD kota Surabaya," pungkasnya. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Nahdlatul Wathan Peringati Hadi Ke-68, Ini Pesan Wapres RI
    Nahdlatul Wathan Peringati Hadi Ke-68, Ini Pesan Wapres RI
    02/03/2021 - 12:30
  • Andmesh Rilis Lagu Baru
    Andmesh Rilis Lagu Baru "Tiba-Tiba"
    02/03/2021 - 12:24
  • Prajurit​ Divaksin Covid-19, Bupati Gresik Ingatkan Hoaks Kasdim Meninggal Usai Vaksin
    Prajurit​ Divaksin Covid-19, Bupati Gresik Ingatkan Hoaks Kasdim Meninggal Usai Vaksin
    02/03/2021 - 12:13
  • Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang Buka Layanan Fisik Khusus Mahasiswa Akhir
    Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang Buka Layanan Fisik Khusus Mahasiswa Akhir
    02/03/2021 - 12:07
  • Mantan Presidennya Ditahan, Barcelona Berikan Pernyataan Resmi
    Mantan Presidennya Ditahan, Barcelona Berikan Pernyataan Resmi
    02/03/2021 - 12:00

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Hasud
    Ngopi Pagi: Hasud
    02/03/2021 - 07:02
  • Momentum (Me) Revisi UU ITE
    Momentum (Me) Revisi UU ITE
    02/03/2021 - 00:11
  • Berapakah Masa Jabatan Kepala Daerah?
    Berapakah Masa Jabatan Kepala Daerah?
    01/03/2021 - 23:14
  • Filsafat dalam Masyarakat
    Filsafat dalam Masyarakat
    01/03/2021 - 22:36
  • Tugas Utama Pendidikan
    Tugas Utama Pendidikan
    01/03/2021 - 21:27
  • Revisi UU ITE,  Revisi Rasa Keadilan yang Terkoyak
    Revisi UU ITE,  Revisi Rasa Keadilan yang Terkoyak
    01/03/2021 - 20:31
  • Ngopi Pagi: Manfaat
    Ngopi Pagi: Manfaat
    01/03/2021 - 07:00
  • Ngopi Pagi: Kontan
    Ngopi Pagi: Kontan
    28/02/2021 - 08:19

KULINER

  • Resep Oseng Daun Pepaya, Sajian Ndeso yang Menggugah Selera
    Resep Oseng Daun Pepaya, Sajian Ndeso yang Menggugah Selera
    02/03/2021 - 06:13
  • Empat Tips Hilangkan Rasa Pahit pada Daun Pepaya
    Empat Tips Hilangkan Rasa Pahit pada Daun Pepaya
    02/03/2021 - 02:31
  • Belut Sambal Sukarasa Ngawi, Rasanya Bikin Ketagihan
    Belut Sambal Sukarasa Ngawi, Rasanya Bikin Ketagihan
    01/03/2021 - 16:01
  • Kampung Mina Ijen Suites Resort and Convention Sajikan Olahan Menu Ikan Nusantara
    Kampung Mina Ijen Suites Resort and Convention Sajikan Olahan Menu Ikan Nusantara
    28/02/2021 - 14:54
  • Hadirkan Suasana Alam Pedesaan, De Pule Cafe & Resto Jadi Pilihan Wisata Kuliner di Madiun
    Hadirkan Suasana Alam Pedesaan, De Pule Cafe & Resto Jadi Pilihan Wisata Kuliner di Madiun
    28/02/2021 - 14:29
  • Kisah Pendaki Bertemu Marinir TNI Jalan Kaki 300 Kilometer di Argopuro
    Kisah Pendaki Bertemu Marinir TNI Jalan Kaki 300 Kilometer di Argopuro
    02/03/2021 - 07:14
  • Keganasan Daud Yordan, Siksa Petinju Rusia hingga Bersimbah Darah
    Keganasan Daud Yordan, Siksa Petinju Rusia hingga Bersimbah Darah
    02/03/2021 - 01:21
  • Gara-gara Perut Buncit, TNI Tangkap Polisi Gadungan yang Suka Menilang
    Gara-gara Perut Buncit, TNI Tangkap Polisi Gadungan yang Suka Menilang
    02/03/2021 - 09:56
  • Kasus Salah Transfer BCA Rp51 Juta, Jaksa: Dihabiskan Terdakwa 2 Hari
    Kasus Salah Transfer BCA Rp51 Juta, Jaksa: Dihabiskan Terdakwa 2 Hari
    02/03/2021 - 00:28
  • 4 Tahun Lalu Pengawal Botak Raja Salman Terjepit Wanita Cantik di DPR
    4 Tahun Lalu Pengawal Botak Raja Salman Terjepit Wanita Cantik di DPR
    02/03/2021 - 08:10