Kopi TIMES

Menanamkan Kebaikan pada Anak di Dalam Rumah 

Rabu, 24 Februari 2021 - 01:49 | 22.07k
Menanamkan Kebaikan pada Anak di Dalam Rumah 
Wildan Pradistya Putra, Pendidik di Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) Malang.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, MALANG – 'Banyak orang mengatakan bahwa intelektual yang membuat seseorang menjadi ilmuan hebat. Mereka salah. Yang membentuk ilmuan hebat adalah karakter.'

Tiga kalimat dari Albert Einstein itu menyiratkan sebuah pesan bahwa karakterlah yang berpengaruh besar terhadap karir seorang ilmuwan hebat. Jauh berabad-abad sebelum itu, Imam Malik rahimahullah berpesan bahwa “Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu”. Dua pendapat tersebut menempatkan karakter/adab/akhaq di atas ilmu. 

Seorang anak selain mempelajari ilmu di pendidikan formal mereka secara tidak langsung juga dibentuk karakternya. Praktis, minimal ada dua lingkungan yang mendidik siswa, yakni lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga. Akan tetapi, dalam kondisi pandemi saat ini yang mengakibatkan sekolah berubah menjadi daring sejak pertengahan Maret 2020 membuat tugas mendidik anak lebih banyak dilakukan orang tua. Namun sayangnya, setiap orang tua memiliki cara mendidik yang berbeda-beda dan tidak semua orang tua mampu beradaptasi dalam situasi pandemi. 

Harus Dipahami

Sebagai orang tua kita harus memahami perkembangan anak dan memperlakukan anak sesuai dengan umurnya. Setiap anak diusia tertentu memiliki karakteristik sifatnya masing-masing. Seorang psikolog, Lawrence Kohlbert membagi perkembangan moral anak menjadi tiga tahapan, yakni Pra Konvensional (4-10 tahun), Konvensional (10-13 tahun), dan Pasca Konvensional (di atas 13 tahun).

Pada tahap Pra Konvensional, orientasi anak terletak pada kepatuhan terhadap hukuman. Mereka berperilaku berdasarkan reward dan punisment. Pada tahap Konvensional, orientasi anak cenderung ingin memenuhi ekspetasi sosial terhadap dirinya. Terakhir, pada tahap Pasca Konvensional, anak mulai memperhitungkan perbedaan nilai, pendapat, dan kepercayaan orang lain.

Dikutip dari buku yang berjudul “Guru yang Berkarakter Kuat”  yang ditulis tahun 2014 oleh Hawari Aka mengungkapkan bahwa Furukawa Takeji yang merupakan ilmuwan Jepang berhasil menemukan bahwa golongan darah seseorang akan mempengaruhi kepribadian dan karakter orang secara langsung.

Dari penelitian itu disebutkan bahwa orang yang memiliki golongan darah A cenderung orang yang tetap tenang dalam kondisi krisis. Orang dengan golongan darah B merupakan orang yang selalu fokus dengan apa yang dikerjakan. Orang dengan golongan darah O merupakan orang yang penuh semangat dan paling fleksibel. Terakhir, orang dengan golongan darah AB merupakan orang yang sangat sensitif dan penuh perhatian. 

Dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa setiap orang itu unik dan memiliki karakter masing-masing. Pun demikian dengan seorang anak yang memiliki warna karakternya sendiri. Mereka membutuhkan orang tua yang mampu memahami itu. Apalagi di tengah pandemi ini mengharuskan mereka lebih mandiri dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah. 

Menanamkan Kebaikan pada Anak

Ada tiga hal yang dapat dilakukan orang tua untuk menanamkan kebaikan pada anaknya, yakni memberikan perhatian khusus kepada anak, memberi tanggung jawab anak dalam melakukan pekerjaan rumah, dan mengajak anak bersedekah. Pertama, memberikan perhatian khusus kepada anak. Orang tua bisa memberikan perhatian dalam wujud pertanyaan  dengan kemasan mengajak sharing, semisal menanyakan bagaimana tugas sekolah, kabar teman-temannya, atau hobi apa yang sedang dijalani.

Hal lain yang dilakukan orang tua bisa pula dengan memastikan anak setiap hari masuk sekolah dengan mengkomunikasikan langsung dengan pihak sekolah (wali kelas). Dengan begitu, selain merasa ada yang memerhatikan, anak akan merasa ada yang selalu ‘mengawasinya’.    

Kedua, memberi tanggung jawab anak dalam melakukan pekerjaan rumah. Orang tua bisa memberi tugas rutin kepada anak, misalnya anak diberikan tanggung jawab setiap hari merawat tanaman di halaman. Hal ini memang nampak begitu sederhana. Namun, pemberian tanggung jawab ini membuat anak merasa dipercaya dan merasa memiliki peran dalam keluarga.

Ketiga, mengajak anak untuk bersedakah. Seperti kita ketahui bersama, awal tahun 2021 Indonesia mengalami berbagai macam bencana, seperti banjir dan gempa bumi. Orang tua bisa mengajak anak bersedekah untuk membantu sesama. Hal ini secara tidak langsung dapat memupuk sikap empati anak. 

Pandemi yang masih belum diketahui ujungnya ini memang telah mengubah sistem pendidikan di Indonesia. Orang tua perlu memahami sekali lagi karakter anaknya masing-masing. Lalu, menanamkan kebaikan kepadanya dengan penuh kasih sayang. Hal ini perlu dilakukan serentak agar tidak tumbuh lost generation di era pandemi. Kini, semua itu dimulai di dalam rumah. 

***

*)Oleh: Wildan Pradistya Putra, Pendidik di Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) Malang.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Pesawat Penjalajah Mars Mengirimkan Rekaman Suara Desiran Angin
    Pesawat Penjalajah Mars Mengirimkan Rekaman Suara Desiran Angin
    25/02/2021 - 10:56
  • SBY Sebut Moeldoko Rugikan Nama Presiden Jokowi, Ini Komentar Ngabalin
    SBY Sebut Moeldoko Rugikan Nama Presiden Jokowi, Ini Komentar Ngabalin
    25/02/2021 - 10:47
  • Pertamina Gandeng BRI Sosialisasikan Program Pertashop ke 5.000 Agen Brilink
    Pertamina Gandeng BRI Sosialisasikan Program Pertashop ke 5.000 Agen Brilink
    25/02/2021 - 10:39
  • Arema FC Tanpa Jersey Baru di Piala Menpora 2021
    Arema FC Tanpa Jersey Baru di Piala Menpora 2021
    25/02/2021 - 10:31
  • Bupati Jombang: Jurnalis Dapat Prioritas Vaksin
    Bupati Jombang: Jurnalis Dapat Prioritas Vaksin
    25/02/2021 - 10:24

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Iman
    Ngopi Pagi: Iman
    25/02/2021 - 07:56
  • Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
    Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
    24/02/2021 - 16:10
  • Harapan Terhadap Perubahan UU Pemilu
    Harapan Terhadap Perubahan UU Pemilu
    24/02/2021 - 16:06
  • Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
    Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
    24/02/2021 - 13:51
  • Menuju Hubungan Agama dan Negara di Indonesia yang Lebih Baik
    Menuju Hubungan Agama dan Negara di Indonesia yang Lebih Baik
    24/02/2021 - 12:02
  • Ngopi Pagi: Sombong
    Ngopi Pagi: Sombong
    24/02/2021 - 07:00
  • Menanamkan Kebaikan pada Anak di Dalam Rumah 
    Menanamkan Kebaikan pada Anak di Dalam Rumah 
    24/02/2021 - 01:49
  • Kritik dan Kebebasan Berpendapat
    Kritik dan Kebebasan Berpendapat
    23/02/2021 - 21:32

KULINER

  • Brokoli Pasta Solusi Sarapan yang Jadi Favorit Anak
    Brokoli Pasta Solusi Sarapan yang Jadi Favorit Anak
    25/02/2021 - 01:20
  • Ada Citarasa Variatif dan Modern di Limestory Coffee Favehotel Cilacap
    Ada Citarasa Variatif dan Modern di Limestory Coffee Favehotel Cilacap
    24/02/2021 - 13:13
  • Hadirkan Udang Asam Manis ala Restoran di Meja Makan Keluarga
    Hadirkan Udang Asam Manis ala Restoran di Meja Makan Keluarga
    24/02/2021 - 04:15
  • Warung Pecel Pincuk Ngisor Talok di Ngawi Jadi Langganan Pejabat Berburu Kuliner
    Warung Pecel Pincuk Ngisor Talok di Ngawi Jadi Langganan Pejabat Berburu Kuliner
    23/02/2021 - 14:04
  • Rumah Makan Ayam Gepuk Mi Benk Suguhkan Pemandangan yang Asri
    Rumah Makan Ayam Gepuk Mi Benk Suguhkan Pemandangan yang Asri
    23/02/2021 - 14:00
  • Penyidik KPK Bawa 2 Koper Usai Geledah Rumah Politikus PDIP
    Penyidik KPK Bawa 2 Koper Usai Geledah Rumah Politikus PDIP
    25/02/2021 - 00:10
  • Surat Larangan Salat Jumat hingga Paspampres Jokowi Nyungsep
    Surat Larangan Salat Jumat hingga Paspampres Jokowi Nyungsep
    25/02/2021 - 05:30
  • Kasus Dihentikan, Ini Pengakuan 4 Nakes yang Dituduh Menista Agama
    Kasus Dihentikan, Ini Pengakuan 4 Nakes yang Dituduh Menista Agama
    25/02/2021 - 01:22
  • Pamer Video Bareng Widi Vierratale, Kevin Aprilio Sindir Nissa Sabyan?
    Pamer Video Bareng Widi Vierratale, Kevin Aprilio Sindir Nissa Sabyan?
    25/02/2021 - 08:00
  • Kisah Jasmine Crowe, Miliarder yang Kaya dari Bantu Lawan Kelaparan
    Kisah Jasmine Crowe, Miliarder yang Kaya dari Bantu Lawan Kelaparan
    25/02/2021 - 03:01