Ketahanan Informasi

Kementan RI Gandeng Kapten Siapkan Petani Muda Magang Jepang

Senin, 22 Februari 2021 - 18:55 | 14.07k
Kementan RI Gandeng Kapten Siapkan Petani Muda Magang Jepang
Dua tokoh dari Kapten dan BBPP BATU jabattangan Komodo bertanda sepakat sedang di rajut. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BATU – Program ketahanan pangan yang diluncurkan Kementan RI harus mendapat dukungan dari berbagai kalangan termasuk dari kalangan milenial. Dengan Program Petani Milenial diharapkan bisa menciptakan suplai yang konsisten dan berkualitas sekaligus juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Pada awal peluncuran program ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penyiapan tenaga kerja harus dilakukan. "Kita membutuhkan petani milenial yang siap bersaing secara global. Untuk itu, kemampuan tenaga tani harus disiapkan, salah satunya melalui program magang," katanya.

Untuk itu dalam upaya meningkatkan kemampuan para petani milenial, Kementerian Pertanian menggandeng Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia (Kapten) telah bersepakat mengirimkan petani muda untuk magang di Jepang.

Demikian halnya arahan dari Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Prof. Dedi Nursyamsi, Kapten dipilih menjadi mitra karena sudah lama malang melintang di dunia pertanian."Kapten tahu bagaimana mengelola para tenaga magang di luar negeri, apalagi di Jepang. Dan Indonesia memang punya kompetensi dalam mengelola tenaga magang ke negara-negara yang sudah maju, utamanya tentu saja ke negara yang sudah maju pertaniannya misalnya Jepang, Taiwan, Korea dan sebagainya," katanya.

Dedi yakin dengan kerja sama ini kemampuan tenaga tani Indonesia akan meningkat pesat. "Pasti nanti outputnya juga akan meningkat pesat," yakinnya.

Sekarang target Pak Menteri itu 1.000 orang berangkat ke Jepang. Itu istimewa. Sebab kalau tahun-tahun lalu itu paling sekitar 200-an, tapi tahun ini harus 1.000," ujarnya. Dedi berharap akselerasi ini memberikan dampak positif. Karena, sektor pertanian menjadi tumpuan  pembangunan ekonomi nasional.

BBPP BATU

Dalam kondisi Covid-19 sektor lain mengalami kemunduran, tapi sektor pertanian masih mampu tumbuh secara signifikan. "Oleh karena itu, kita harus siapkan petani milenial untuk terjun ke bisnis pertanian, baik level Indonesia maupun di level internasional, salah satu caranya dengan magang ke Jepang.

Hal lain menurut Prof. Dedi, Jepang memiliki etos kerja yang baik dan memiliki budaya kerja keras. "Saya tahu persis bagaimana etos kerja orang Jepang. Bayangkan, tahun 45 Jepang adalah negara paling bangkrut di dunia gara-gara kalah perang dunia ke-2. Jepang dibombardir sekutu di Hiroshima dan Nagasaki akhirnya dia menyerah tanpa syarat. Saat itu utangnya di mana-mana. Tapi 25 tahun kemudian, sekitar  tahun 70-an Jepang sudah menguasai dunia melalui sektor elektronik," terangnya. 

Dedi menilai hal itu dimungkinkan karena memang etos kerjanya luar biasa. Menurutnya, petani Jepang bekerja ke lapangan sebelum matahari terbit dan baru pulang ke rumah setelah matahari terbenam berarti jam kerja kan lebih dari 12 jam."Bukan hanya petaninya, semua pekerjaan pun begitu. Apalagi karyawan di industri-industri karyawan termasuk di pemerintah artinya etos kerjanya luar biasa," jelasnya. 

Sebagai tindak lanjut kerja sama Kementan, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu,  Dr. Wasis Sarjono beserta jajarannya melakukan koordinasi dan sekaligus penandatangan MoU dengan pihak Kapten DPW perwakilan Kapten Jawa Timur yang diketuai oleh Aziz dalam rombongan hadir pula Hudi dari Ponorogo, Untung (Madiun), Edy (Tulungagung), Doni (Kediri), Annas dan Mukhsin (Blitar), Samsul (Surabaya) dan Bagus (Jombang).

Koordinasi berkaitan dengan usaha Peningkatan Kompetensi Petani Muda melalui Program Magang Jepang dan Specified Skilled Worker (SSW).

Sementara Ketua  Dewan Pengurus  Komunitas Penyedia Tenaga Kerja International (Kapten) Jawa Timur, Aziz, mengatakan bahwa Kerjasama kapten dengan Jepang  bukan saja baru tahun 2020 namum sudah dilakukan sejak 1996 melalui Kementerian Tenaga Kerja, dan sampai saat ini kami telah mengirimkan 10 ribu lebih dan dua ribuan telah menjadi wirausahawan.

Selanjutnya menurut Aziz seorang peserta magang Jepang, peserta tersebut harus di bekali teknis tentang komoditi yang akan ditekuni. Penyiapan SDM magang Jepang tentu harus dengan format khusus, dimana bahasa, budaya, fisik, mental, disiplin menjadi menjadi persyaratan penting.
Mereka yang siap bekerja perlu sehat, perlu mental yang bagus dan yang terakhir itu adalah soal bagaimana kesiapan tentang kerohanian. 

Lebihlanjut Aziz menyampaikan bahwa Kapten menyampaikan terima kasih kepada Kementan atas dibangunnya kerjasama dalam hal penguatan SDM. "Kami siap bekerjasama mulai dari hulu hingga hilir, mulai proses pemberangkatan sampai terlibat di bidang pengawasan dan perlindungan di negara penerima." ujarnya. 

Dalam pertemuan itu Kepala BBPP Batu, Wasis Sarjono  menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan magang Jepang merupakan kegiatan super prioritas. "Karena itu perlu kolaborasi dengan pihak terkait, seperti Kapten, perguruan tinggi maupun P4S atau Ikamaja. Sehingga harapan Kementan RI untuk menumbuhkan 1000 petani milenial dapat diwujudkan," tegasnya. (*)



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Serap Aspirasi Warga Musirawas, Bupati Ratna Machmud Akan Blusukan ke Desa
    Serap Aspirasi Warga Musirawas, Bupati Ratna Machmud Akan Blusukan ke Desa
    27/02/2021 - 08:30
  • Rajut Sinergi, YPA-MDR Selenggarakan Forum Komunikasi Humas Daerah
    Rajut Sinergi, YPA-MDR Selenggarakan Forum Komunikasi Humas Daerah
    27/02/2021 - 08:18
  • Yuk Intip, Cara Pembuatan Sambal Terasi Ala Mojang Cirebon
    Yuk Intip, Cara Pembuatan Sambal Terasi Ala Mojang Cirebon
    27/02/2021 - 07:00
  • Senggigi Jazz Listed on Calendar of Event of West Lombok
    Senggigi Jazz Listed on Calendar of Event of West Lombok
    27/02/2021 - 06:37
  • Gumelem Tourism Village, the Batik Paradise in Central Java
    Gumelem Tourism Village, the Batik Paradise in Central Java
    27/02/2021 - 05:43

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Iman
    Ngopi Pagi: Iman
    25/02/2021 - 07:56
  • Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
    Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
    24/02/2021 - 16:10
  • Harapan Terhadap Perubahan UU Pemilu
    Harapan Terhadap Perubahan UU Pemilu
    24/02/2021 - 16:06
  • Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
    Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
    24/02/2021 - 13:51
  • Menuju Hubungan Agama dan Negara di Indonesia yang Lebih Baik
    Menuju Hubungan Agama dan Negara di Indonesia yang Lebih Baik
    24/02/2021 - 12:02
  • Ngopi Pagi: Sombong
    Ngopi Pagi: Sombong
    24/02/2021 - 07:00
  • Menanamkan Kebaikan pada Anak di Dalam Rumah 
    Menanamkan Kebaikan pada Anak di Dalam Rumah 
    24/02/2021 - 01:49
  • Kritik dan Kebebasan Berpendapat
    Kritik dan Kebebasan Berpendapat
    23/02/2021 - 21:32

KULINER

  • Yuk Intip, Cara Pembuatan Sambal Terasi Ala Mojang Cirebon
    Yuk Intip, Cara Pembuatan Sambal Terasi Ala Mojang Cirebon
    27/02/2021 - 07:00
  • Catat, Inilah Resep Pedas dan Gurih Lontong Cap Gomeh
    Catat, Inilah Resep Pedas dan Gurih Lontong Cap Gomeh
    26/02/2021 - 06:27
  • Cold Pressed Juice Clean Label Kaya Manfaat
    Cold Pressed Juice Clean Label Kaya Manfaat
    25/02/2021 - 23:33
  • Jus Honje Produk Ooy Rukoyah Jadi Minuman Khas Pangandaran
    Jus Honje Produk Ooy Rukoyah Jadi Minuman Khas Pangandaran
    25/02/2021 - 16:06
  • Brokoli Pasta Solusi Sarapan yang Jadi Favorit Anak
    Brokoli Pasta Solusi Sarapan yang Jadi Favorit Anak
    25/02/2021 - 01:20
  • Terliar, Ritual Seks Petarung Seksi Ini Bikin Merinding
    Terliar, Ritual Seks Petarung Seksi Ini Bikin Merinding
    27/02/2021 - 00:02
  • KPK Tangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah
    KPK Tangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah
    27/02/2021 - 07:04
  • Curhat Sadis McGregor Takut dengan Ratu Seks WWE
    Curhat Sadis McGregor Takut dengan Ratu Seks WWE
    27/02/2021 - 06:00
  • Kombes Ady Bawa Peti Mati Pratu Rizky, Sampai Polisi Ganggu Farrah
    Kombes Ady Bawa Peti Mati Pratu Rizky, Sampai Polisi Ganggu Farrah
    27/02/2021 - 04:30
  • Babak Baru Kisruh Demokrat: Marzuki Alie Sampai Jhoni Allen Dipecat
    Babak Baru Kisruh Demokrat: Marzuki Alie Sampai Jhoni Allen Dipecat
    27/02/2021 - 04:02