Kopi TIMES

Memaknai Banjir di Tengah HPSN

Minggu, 21 Februari 2021 - 16:30 | 26.99k
Memaknai Banjir di Tengah HPSN
Nadhiroh, S.Sos.I, M.I.Kom. adalah Dosen Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri, Alumni S2 Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

TIMESINDONESIA, WONOGIRI – Bencana banjir kembali melanda beberapa wilayah di Indonesia. Luapan air yang menggenangi rumah warga, jalan dan fasilitas umum terjadi antara lain di sejumlah kota atau kabupaten di Jakarta dan sekitarnya, jalur Pantura seperti Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang dan sejumlah kota/kabupaten lain.

Banjir bisa disebabkan banyak faktor di antaranya, intensitas hujan yang tinggi, berkurangnya daerah resapan air, dan meluapnya air sungai. Salah satu pemicu meluapnya air sungai yaitu saluran-saluran air, baik sungai atau selokan tidak mampu menampung intensitas air hujan yang turun deras beberapa waktu terakhir ini karena mampet oleh sampah.

Banjir membawa dampak yang sangat besar baik materi maupun nonmateri. Tidak sedikit rumah, mobil, motor, sepeda, ternak dan harta benda lainnya terbawa banjir. Yang terparah tentunya jika banjir mengakibatkan korban jiwa. Efek banjir dalam jangka panjang yaitu dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti disentri, penyakit kulit, dan lain-lain.

Pertanyaan yang terkadang muncul di sebagian benak orang adalah mengapa banjir terjadi terus menerus? Apakah tidak bisa diatasi atau ditangani?

Persoalan mengatasi banjir adalah PR dan menjadi tanggung jawab bersama. Sebagai warga negara kita tidak dapat menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Begitu juga sebaliknya, Pemerintah pun tidak akan membiarkan masyarakat mengatasi sendiri. Semua butuh sinergi dan upaya yang berkelanjutan.

Meski kadang dianggap belum maksimal, pemerintah sebenarnya sudah melakukan upaya-upaya pencegahan dan strategi mengatasi banjir. Di antaranya, pembuatan waduk, gorong-gorong, pengerukan sungai-sungai, pembuatan sumur resapan dan sebagainya. Sebagian masyarakat pun sudah semakin sadar untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah di saluran air.

Sebenarnya apa yang salah dengan kita semua sehingga banjir terus melanda? Di samping karena curah hujan yang tinggi, penebangan pohon secara sembarangan, kurangnya daerah resapan air, salah satu penyebab yang kerap menjadi sorotan adalah tentang sampah yang menumpuk atau mengganggu di sungai, kali atau saluran air.

Banjir yang melanda di berbagai wilayah itu bisa jadi merupakan bahasa komunikasi alam atau lingkungan sekitar kita yang ingin diperhatikan dan dijaga bersama.

Peringatan HPSN

Di tengah- tengah peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang bertepatan pada 21 Februari ini, banyak refleksi dan instrospeksi yang bisa kita lakukan bersama-sama.

Langkah-langkah apa saja yang bisa kita kerjakan untuk mencegah banjir jika itu dikarenakan sampah?

Komunikasi pembangunan antara pemerintah dengan masyarakat, pemerintah dengan lembaga swasta dan lain sebagainya perlu dilakukan secara intens dan berkelanjutan. Perlu langkah cerdas dan cermat untuk mengatasi banjir. Di sini, pembangunan tidak hanya fisik. Pembangunan nonfisik seperti menumbuhkan kesadaran masyarakat dan tanggung jawab menjadi bagian yang juga harus mendapatkan perhatian serius.

Baik pemerintah maupun lembaga nonpemerintahan di Indonesia tentunya sudah ada yang pernah melakukan studi banding ke negara-negara yang berhasil mengatasi banjir. Ilmu pengetahuan dan wawasan yang sudah didapat pasti ada yang dicoba untuk diadopsi di Indonesia. Pekerjaan mengatasi banjir bukan sesuatu yang instan apalagi melihat budaya sebagaian penduduk Indonesia yang masih seenaknya memperlakukan sungai sebagai “tempat sampah”.

Perlu upaya yang konsisten dan kontinyu agar masyarakat semakin sadar untuk menjaga lingkungan. Tidak membuang sampah sembarangan apalagi diselokan atau sungai. Sebenarnya beberapa upaya konkrit telah dilaksanakan dari pemerintah dan berbagai elemen masyarakat seperti gerakan bersih-bersih sungai, pembuatan tempat-tempat sampah dan pengolahan sampah.

Terkait pengelolaan sampah, Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Novrizal pada situs resmi http://pslb3.menlhk.go.id/, menyampaikan Peringatan HPSN 2021 mengambil tema “Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi”. HPSN mengingatkan Bangsa Indonesia bahwa persoalan sampah harus menjadi perhatian utama yang melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam pengelolaannya. Persoalan sampah merupakan persoalan serius dan multidimensi, sehingga diperlukan resonansi kepedulian persoalan sampah secara terus menerus. 

Selama 5 tahun terakhir, HPSN menjadi momentum untuk membangun kesadaran publik dalam upaya-upaya pengurangan sampah. Upaya tersebut ternyata membuahkan hasil yang sangat positif.

Upaya pengelolaan sampah dengan maksimal yang bisa membawa berkah tentunya menjadi langkah maju berinovasi agar sampah tidak membawa musibah. Pengelolaan sampah yang membawa nilai ekonomis ini tentunya perlu diiringi dengan kesadaran untuk tidak memperbanyak penggunaan barang-barang atau benda-benda yang berpotensi menjadi sampah.

Sebagai warga negara Indonesia, tentu sangat miris dan sedih jika melihat sungai-sungai yang kotor atau dipenuhi sampah, baik sampah rumah tangga maupun sampah industri. Untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, kehadiran sungai atau selokan-selokan air bisa lebih dimaksimalkan sebagai ruang publik atau tempat wisata yang perlu dijaga bersama. Sungai bukan tempat sampah. 

Pemerintah bisa menggandeng pihak-pihak swasta untuk mengatasi banjir dengan cara jitu. Keberhasilan negara-negara seperti Tokyo (Jepang), Curitiba (Brasil), Rotterdam (Belanda), Bangkok (Thailand), dan Kuala Lumpur (Malaysia) menanggulangi banjir bisa menjadi rujukan untuk menanggulangi banjir.

Langkah menjadikan sungai-sungai sebagai ruang publik tentunya butuh dukungan dan kerjasama semua elemen masyarakat. Sungai yang ditata dengan apik dan menarik harapannya membawa daya pikat masyarakat untuk merawat bersama-sama. Tempat-tempat yang selama ini rawan banjir juga bisa dikelola menjadi danau buatan yang potensial menjadi tempat wisata. 

Di samping itu semua, satu hal yang perlu diingatkan kepada masyarakat terus-menerus yaitu kesadaran menjaga sungai, tidak membuang sampah ke sungai atau selokan dan tanggung jawab moral menjadikan sungai sebagai aset yang harus dijaga bukan untuk dirusak. Pemerintah juga supaya lebih tegas memberlakukan aturan dengan memberikan hukuman bagi siapa saja yang melanggar membuang sampah di sungai atau di tempat-tempat fasilitas umum. (*)

* Penulis Nadhiroh, S.Sos.I, M.I.Kom adalah Dosen Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri, Alumni S2 Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Matangkan Piala Menpora 2021, Besok PT LIB akan Gelar Managers Meeting
    Matangkan Piala Menpora 2021, Besok PT LIB akan Gelar Managers Meeting
    07/03/2021 - 09:55
  • Artis Aceh Cut Fahra Putri Minta Presiden RI Jokowi Tuntaskan Pandemi Covid-19
    Artis Aceh Cut Fahra Putri Minta Presiden RI Jokowi Tuntaskan Pandemi Covid-19
    07/03/2021 - 09:32
  • Morata Dua Gol, Juventus Pangkas Selisih Poin Dengan Milan
    Morata Dua Gol, Juventus Pangkas Selisih Poin Dengan Milan
    07/03/2021 - 08:53
  • PSSI Ingin Timnas U-23 Serius Jalani Uji Coba Lawan Bali United Malam Ini 
    PSSI Ingin Timnas U-23 Serius Jalani Uji Coba Lawan Bali United Malam Ini 
    07/03/2021 - 08:39
  • Nama Aliong Mus-Ali Ibrahim Mencuat di Pilgub Malut 2024
    Nama Aliong Mus-Ali Ibrahim Mencuat di Pilgub Malut 2024
    07/03/2021 - 08:20

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Ujian
    Ngopi Pagi: Ujian
    07/03/2021 - 07:03
  • Ketuhanan yang Maha Esa, Cinta, Makna dan Corona B117
    Ketuhanan yang Maha Esa, Cinta, Makna dan Corona B117
    06/03/2021 - 11:40
  • Ngopi Pagi: Dzikir
    Ngopi Pagi: Dzikir
    06/03/2021 - 07:08
  • Ngopi Pagi: Bangkit
    Ngopi Pagi: Bangkit
    05/03/2021 - 07:00
  • Ngopi Pagi: Ilmu
    Ngopi Pagi: Ilmu
    04/03/2021 - 08:26
  • Raksasa Baru dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    Raksasa Baru dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    03/03/2021 - 18:17
  • Ngopi Pagi: Riya'
    Ngopi Pagi: Riya'
    03/03/2021 - 07:10
  • Bank Syariah dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    Bank Syariah dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    03/03/2021 - 05:54

KULINER

  • Black Melody Jadi Incaran Penikmat Kopi di Kota Tasikmalaya
    Black Melody Jadi Incaran Penikmat Kopi di Kota Tasikmalaya
    07/03/2021 - 01:34
  • Rawon Sup Terenak se-Asia Versi Taste Atlas
    Rawon Sup Terenak se-Asia Versi Taste Atlas
    06/03/2021 - 15:30
  • Sajikan Ragam Bakso, Udang dan Cumi Jadi Andalan Kedai A.Je Majalengka
    Sajikan Ragam Bakso, Udang dan Cumi Jadi Andalan Kedai A.Je Majalengka
    06/03/2021 - 15:00
  • Shokudo Resto Sajikan Fusion Sushi Nachos
    Shokudo Resto Sajikan Fusion Sushi Nachos
    06/03/2021 - 04:04
  • Bantu Perekonomian Masyarakat, Lesehan Bambu Cah Bagus Resmi Dibuka
    Bantu Perekonomian Masyarakat, Lesehan Bambu Cah Bagus Resmi Dibuka
    05/03/2021 - 22:38
  • Bercinta dengan Posisi Ini Bikin Tidur Makin Nyenyak
    Bercinta dengan Posisi Ini Bikin Tidur Makin Nyenyak
    07/03/2021 - 00:30
  • Selain Model Seksi, 3 Pria Juga Diketahui Jadi Budak Seks Mike Tyson
    Selain Model Seksi, 3 Pria Juga Diketahui Jadi Budak Seks Mike Tyson
    07/03/2021 - 00:08
  • Haris Pertama Dipecat dari Ketua Umum KNPI di Hotel Mewah
    Haris Pertama Dipecat dari Ketua Umum KNPI di Hotel Mewah
    07/03/2021 - 07:28
  • Sadis, Detik-detik Mike Tyson Nyaris Habisi Michael Jordan
    Sadis, Detik-detik Mike Tyson Nyaris Habisi Michael Jordan
    07/03/2021 - 06:04
  • Peristiwa Menyeramkan Saat Mabuk dan Kecanduan Seks Mike Tyson Kumat
    Peristiwa Menyeramkan Saat Mabuk dan Kecanduan Seks Mike Tyson Kumat
    07/03/2021 - 00:00